Fajar


 Breaking News

Aparat Desa dan Tenaga Kontrak Mamuju Dapat Jaminan Sosial


FAJARONLINE.COM, MAMUJU -- Tenaga kontrak dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju disiapkan jaminan BPJS Ketenangankerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mamuju, Suhuri, mengatakan bahwa tahun 2016 bupati sudah mengintruksikan kepada aparat desa untuk dijamin pada BPJS Ketenagakerjaan.

Ada dua program yang diberikan yakni Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Keselamatan Kerja (JKK). "Ini sementara diperjuangkan untuk Jaminan Hari Tua (JHT) diikuti oleh desa, berupa tabungan untuk berhenti sebagai aparat desa bisa diambil," ungkapnya usai pemberian santunan kepada dua ahli waris aparat desa yang meninggal.

Suhuri mengatakan, ada dua yang diberikan kepad ahli waris sebab aparat desa yakni Kaur Desa dan kepala dusun yang meninggal, masing-masing Rp24 juta.
"Untuk desa masih ada dua kecamatan yang belum terdaftar yakni Kalumpang dan Bonehau," ujarnya.

Selain itu, Suhuri menambahkan, untuk aparat desa menggunakan pembayaran lewat APBDdesa. Sedangkan, untuk tenaga kontrak melalui APBD Mamuju.

"Baru beberapa instansi yang terdaftar yakni satpol PP, dinas kebersihan, dan kebakaran, tahun ini baru kita komunikasikan lagi," ungkapnya.

Bupati Mamuju, Habsi Wahid, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten sudah memberikan perlindungan kepada semua tenaga kontrak agar bisa mendapatkan perlindungan dalam menjalankan tugas.

Jumlahya ada 24 ribu sudah terproteksi oleh BPJS ketenagakerjaan agar terjaga keamanannya. "Ketika misalnya meninggal agar jaminan kepada anaknya, istrinya dan mengurangi beban," ungkapnya. (ham)

Berita Terkait