Fajar


 Breaking News

Bupati Minta Musrenbang Fokus Pada Bidang Sosial

Suasana Musrenbang di Kecamatan Polewali, Jumat (10/3). (FOTO: EDWARD/FAJAR)

FAJARONLINE.COM, POLMAN -- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (10/3). Seperti yang terlihat di kantor kecamatan Polewali, kegiatan ini ramai dihadiri oleh para pejabat, baik dari lurah, dinas, bahkan Bupati.

Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM) hanya meninjau dari luar kegiatan. AIM berharap agar keputusan Musrenbang tidak perlu terlalu muluk-muluk. Pasalnya hampir semua program kelurahan dan desa sudah dicover oleh Dinas.

"Saya mau musrenbang tidak perlu berpikir jauh-jauh. Seperti di Polewali ini hampir semua kelurahan tercover di SKPD yang ada. Tinggal kita tambai saja apa yang kurang bagus," katanya.

Ia justru menyoroti pembangunan jalan setiap kantor, seperti jalan masuk kantor kecamatan Polewali. Tidak perlu terlalu jauh berpikir kemana-mana, yang perlu saja diperbaikilah, karena pembangunan infrastruktur di Polman tidak ada masalah. Ia berharap Musrenbang tertuju pada kehidupan sosial masyarakat. Bukan tanpa alasan, sebab hal itu menyangkut pada pembangunan manusia.

"Yang terpenting kehidupan sosial masyarakat kita, karena katanya kita masih tertinggal. Saya mau tahu yang mana yang tertinggal," jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi Satu DPRD DPRD Polman, Jamar Jasin Badu menyatakan hal sama. Ia meminta pemerintah bersama jajarannya untuk lebih memperhatikan usulan masyarakat desa/kelurahan.

"Tadi saya sampaikan, kita ini desa dan kelurahan tidak memiliki kuasa penuh untuk menentukan skala prioritas pembangunan. Dia hanya memiliki usul, namun usul itu belum tentu diamini", kata Jamar disela Acara.

Politikus Partai Amanat Nasional ini menyebut hal itu sebuah kendalanya. Karena masyarakat hanya diberi garis kebijakan tetapi tidak memiliki kuasa menetukan skala prioritas pembangunanya sendiri. "Ini harus menjadi underline oleh pihak pengambil kebijakan dalam hal ini Bupati. Bagaimana mereka melihat irama keinginan masyarakat yang tidak sejalan dengan kebutuhannya", bebernya

Jamar menambahkan akan melihat sejauh mana visi pembangunan Bupati di tahun kedepan. Visi pembangunan Bupati selama lima tahun harus tercermin pada peta geografis pembangunan, baik fisik maupun nonfisik.

"Kalau nonfisik bagaimana pendidikan, bagaimana kesehatan dan kemiskinan. Kalau ini masih rendah bisa membuat IPM kita juga rendah, jelasnya. Jumlah penduduk Polman yang terbilang banyak memungkinkan pendidikan dan kesehatan akan menjadi skala prioritas yang harus diselesaikan dengan baik," tandasnya. (edo)

Berita Terkait

🎬Populer Hari ini