Fajar

  Breaking News

Mewaspadai Japanese Encephalitis

Supartiningsih Dokter Internship di RSUD Kebumen, Jawa Tengah
Opini - 16 Maret 2017, 12:03:16

Demam pada anak seringkali diremehkan orang tua. Padahal, berisiko menjadi kejang, hingga kematian. Waspadailah Japanese Encephalitis.

Japanese Encephalitis (JE) adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat, yang ditularkan melalui nyamuk yang terinfeksi virus JE. Virus JE termasuk famili flavivirus disebarkan nyamuk Culicine, dengan vektor culex tritaeniorhynchus. Nyamuk ini aktif sore-malam hari, banyak dijumpai di persawahan. Babi dan unggas merupakan hewan utama reservoir virus ini. Virus JE menyerupai virus west nile, ensefalitis St. Louis, dan ensefalitis Murray Valley.

Epidemiologi
Pada 1871 di Jepang penyakit ini pertama kali dikenalkan. Tahun 1924, JE menginfeksi 6.000 orang. Tahun 1934 virus JE pertama kali diisolasi dari jaringan otak penderita ensefalitis yang meninggal. Tahun 1935 pertama kali terjadi kejadian luar biasa (KLB). Setiap tahun, 35.000-50.000 kasus ensefalitis JE melanda Asia. Penyakit ini endemik di daerah Asia, mulai dari Jepang, Filipina, Taiwan, Korea, Tiongkok, Indo China, Thailand, Malaysia, India, hingga Indonesia.

Penelitian di Indonesia dilakukan intensif sejak 1975. Hampir seluruh provinsi endemis JE. Virus ini pertama kali diisolasi dari nyamuk pada 1972 di daerah Bekasi. Di Bali, telah dilakukan penelitian prospektif terhadap populasi yang terdiri dari 599.120 anak antara 2001-2003. Selanjutnya, pada 2005-2006 dilakukan penelitian yang meliputi 15 rumah sakit di enam provinsi terhadap anak berumur kurang dari 15 tahun. Ditemukan 1.496 kasus ensefalitis, 28 di antaranya disebabkan JE. Sebanyak 95 persen kasus dijumpai pada anak berumur kurang dari 10 tahun. Data pasti kasus terbaru memang belum diketahui mengingat banyak yang tidak terdeteksi.

Potret Klinis
Manifestasi klinis penyakit JE bervariasi, mulai dari gejala ringan seperti demam, flu biasa sampai berat, bahkan dapat berujung maut. Masa inkubasi JE bervariasi antara 4-14 hari. Penyakit ini menyerang semua umur. Namun infeksi simtomatis paling sering terjadi pada anak usia 2-10 tahun. Secara umum, ada empat stadium. Stadium prodromal (2-3 hari), mulai timbulnya demam, nyeri kepala dengan/tanpa menggigil, selera makan menurun, batuk, pilek, keluhan saluran cerna (mual, muntah, nyeri ulu hati). Stadium akut (3-4 hari) ditandai demam tinggi. Pasien mengeluhkan kaku leher hingga peningkatan tekanan intrakranial, berupa nyeri kepala, mual, muntah, kejang, penurunan kesadaran dari apatis hingga koma bahkan kematian. Stadium sub-akut (7-10 hari), pasien seringkali menghadapi masalah pneumonia ortostatik, infeksi saluran kemih, dan dekubitus. Gangguan fungsi saraf seperti paralisis spastik (melemahnya otot, dapat disertai kejang), mengecilnya otot, fasikulasi (otot berdenyut), gangguan saraf kranial dan gangguan ekstrapiramidal (wajah menyerupai topeng), kaku otot, dan gerakan tak terkendali pada jari dan anggota gerak tubuh). Stadium konvalesens (4-7 minggu), ditandai kelemahan, mengantuk, gangguan koordinasi, tremor, dan neurosis. Pada stadium ini dapat dijumpai gangguan sistem motorik, perilaku, intelektual, dan gejala persarafan.

Diagnosis
Diagnosis JE ditegakkan menggunakan kriteria World Health Organization (WHO) dan pemeriksaan immune adherence hemaglutinin (IAHA). Secara klinis tidak ada gejala khas untuk JE, maka seringkali diagnosis ditegakkan sebagai ensefalitis tanpa dicari penyebabnya. Adapun pemeriksaan penunjang berupa darah lengkap (leukositosis diikuti leukopenia), level natrium serum, tes fungsi hati (peningkatan AST, ALT), isolasi virus (pemeriksaan baku emas diagnostik JE), Magnetic Resonance Imaging (MRI), CT-scan, Electroencephalography (EEG), Pungsi lumbal (menyingkirkan diagnosis banding penyebab lain dari ensefalitis), pemeriksaan serologik (IgM capture dengan cara ELISA dari serum atau CSS), dan immunoassays (adanya antibodi IgM di dalam CSS). Diagnosis banding JE antara lain: malaria serebral, meningitis bakteri, meningitis aseptik, ensefalitis oleh Flavivirus lain, kejang demam, rabies, sindrom Reye dan ensefalopati toksik.

Penyakit JE dicegah melalui imunisasi. Tatalaksana JE dilakukan secara simtomatik dan suportif. Pemberian obat golongan antipiretik untuk demam, antikonvulsan untuk kontrol kejang, dan analgetik untuk nyeri. Cairan diberikan untuk mengatasi dehidrasi dan menjaga keseimbangan elektrolit. Pemberian obat haruslah seizin dokter. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Jelang Libur Panjang, Kemenhub Siapkan 1278 Kapal Penumpang

FAJARONLINE.CO.ID -- Kementerian Perhubungan bakal mengerahkan ribuan kapal penumpang untuk menyambut libur panjang Natal 2017 dan Tahun Baru...
 

Gara-gara Film, Aurelie Moeremans Suka Slank

FAJARONLINE.CO.ID -- Aktris Aurelie Moeremans mengaku akhir-akhir ini sangat menggemari lagu-lagu Slank. Salah satu faktornya yakni karena peran yang...
 

Kontingen Porsadin Sulsel Tiba di Surabaya, Ini Pesan Kakanwil

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Kontingen Sulsel, sudah bersiap menatap Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) Tingkat Nasional ke III di Kabupaten...
 

Video Istri Gerebek Suami Bersama Wanita Muda di Kamar Hotel Bikin Heboh

FAJARONLINE.CO ID -- Seorang istri menggerebek suaminya yang sedang berada di kamar hotel dengan perempuan muda. Pasangan selingkuh itu kepergok...
 

Fredrich Bantah Setya Novanto Ditahan KPK

FAJARONLINE.CO.ID -- Terkait kabar Setya Novanto resmi berstatus tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi e-KTP dengan...
 

Pindah ke RSCM, Setya Novanto Resmi Ditahan KPK

FAJARONLINE.CO.ID -- Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Golkar, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus...
 

Ditanya Soal Rencana Jenguk Setya Novanto, Jokowi Hanya Tarik Nafas dan Tertawa

FAJARONLINE.CO.ID -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak memberikan komentar saat ditanya soal Ketua DPR RI Setya Novanto oleh awak media, setelah...
 

NH Sentil Kekerasan Terhadap Guru di Gowa dan Bantaeng

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Kekerasan terhadap guru yang pernah terjadi di Kabupaten Gowa dan Bantaeng mendapat perhatian serius dari Nurdin...
 

Begini Keseruan Hari Pertama Makassar Jaz Festival

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Rizky de Kaizer and The Stranger menyusun konsep Jaz Pop Rock, lima lagu sukses dibawakannya pada pembukaan...
 

Juara Mappadendang Unjuk Kebolehan di Hadapan Bupati Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Rangkaian pesta adat Maccera Manurung di Desa Pasang, Kecamatan Maiwa juga menyisipkan lomba-lomba tradisional antar...
 

Maccera Manurung, Perantau Wajib Pulang Kampung

  FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Pesta adat Maccera Manurung dilaksanakan dalam rentang dua tahun. Acara adat itu sekaligus menjadi momentum...
 

Putri Wapres JK Tonton Makassar Jazz Festival di Rotterdam

Putri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Imelda Jusuf Kalla, menyaksikan penampilan musisi jazz pada Makassar Jazz Festival (MJF) 2017 di Benteng...
 

Suasana Deklarasi NH-AZIZ

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Halid dan Aziz Qahar Mudzakkar (NH-AZIZ) deklarasi di Lapangan Karebosi, Jumat, 17 November,...
 

Penampilan Rizcky De Keizer di Makassar Jazz Festival 2017

Musisi Jazz, Rizcky Pradhana De Keizer, tampil pada Makassar Jazz Festival ( MJF) 2017 di Benteng Rotterdam, Makassar, Jumat (17/11/2017) malam...
 

Wasekjen PPP: Kalau Ada Mengatasnamakan PPP Dukung di Luar NH-Aziz, Itu Haram

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wasekjen DPP PPP kepengurusan Djan Faridz, Yunus Razak, ikut bicara pada deklarasi pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar...
 

Tikungan Rusak dan Berlubang, Satu Ekskavator Terbalik di Lewaja

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Satu unit ekskavator terguling di Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang. Eskavator itu tergeletak di pinggir jalan yang...
 

Tim Basket SMPN 4 Makassar Bekuk SMPN 8 Makassar, 42-35

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pebasket Tim A SMPN 4 (Spenpat) Makassar berhasil membekuk Tim A SMPN 8 (Spendel) Makassar, di ajang Invitasi Bola...
 

Begini Aksi Nekat Kepala Dispenda Enrekang Menjajal Ayunan Ekstrem 

  FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Tak hanya warga Desa Pasang yang ikut meramaikan pesta adat Maccera Manurung di Kecamatan Maiwa, Jumat, 17...
 

Mudahkan KPR dengan Relaksasi LTV

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tingginya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dinilai menghambat bisnis properti. Di segmen menengah ke atas,...
 

Wow... Ada Ayunan Ekstrem di Maccera Menurung Desa Pasang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Pernah melihat ayunan ekstrem? Uniknya lagi, ayunan ini tidak dilengkapi dengan safety seperti pada wahana objek...
 

Wagub Sulbar: Sehat Dimulai dari Keluarga

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeni Anwar, mengajak seluruh insan kesehatan untuk merefleksikan kembali sejauh...
 

Mentan Pidato, Anak-anak dan Ibu Pilih ke Belakang Panggung

FAJARONLINE.CO.ID, SOPPENG - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tak kuasa menahan tawa ketika di tengah diskusi dan arahannya di Desa Medde,...
 

TPP Basis IYL Unjuk Kekuatan di Deklarasi NH-Aziz

FAJARONLINE.CO.ID -- Ratusan tim pemenangan pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar...
 

Stan Gratis Pameran UKM di Deklarasi NH-Aziz Perkuat Ekonomi Kerakyatan

FAJARONLINE.CO.ID -- Panitia deklarasi pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar...
 

RMS Sindir Calon yang Hanya Makeup Daerahnya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR-Ketua DPW Partai NasDem Rusdi Masse (RMS) menegaskan dukungannya kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur...

Load More