Fajar


 Breaking News
  • Golkar Makassar Rakerda I di Hotel Novotel: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - DPD II Partai Golkar Kota Makassar menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I di Hotel Novotel, Minggu, 26 Maret. Rapimda ini digelar untuk...
  • Roem: Pilwalkot Barometer di Pilgub: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menjelang Pilwalkot Makassar partai semakin mengencang mesin partai, salah satunya Partai Golkar. Hal itu dilakukan karena pilwalkot membawa pengaruh...
  • 128 Peserta Ikuti Kursus Pelatih dan Wasit Voli Indoor: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 128 Peserta yang terdiri dari 61 Pelatih dan 67 Wasit, mengikuti Kursus Pelatih dan Wasit Bolavoli indoor tingkat Provinsi Sulselbar 2017,...
  • Himatansi Gelar Basic Training: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR-- Pengurus Himpunan Mahasiswa D3 akuntasi (HIMATANSI) mengadakan Basic Training dengan tema Kehumasan dan keredaksian di Kampus Universitas Fajar...
  • Respons Masalah Transportasi Warga, NH Luncurkan Mobil Karya: FAJARONLINE.COM,  MAKASSAR – Persoalan masyarakat selalu menjadi titik tolak bagi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid untuk bertindak. Masalah yang dihadapi...
  • GERMAK Salut Langkah Proaktif RMS: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sikap proaktif Ketua DPW NasDem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) atas pencabutan sejumlah atribut Partai NasDem di Makassar oleh Pemkot Makassar...

Calon Ayah Cemas Jelang Persalinan Istri, Ternyata Ini Penyebabnya

ILUSTRASI

FAJARONLINE.COM - Cemas menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL) tak hanya dirasakan calon ibu. Calon ayah juga merasakan hal yang sama, bahkan cemasnya bisa bertambah dibandingkan wanita.

Hari perkiraan lahir merupakan hari yang sangat ditunggu. Menjelang HPL tak jarang membuat ayah semakin cemas dan mantap untuk mempersiakpan diri menghadapi persalinan istri.

Jika melakukan operasi caesar calon ayah lebih mudah mempersiapkan segala sesuatunya. Namun jika sang istri memilih untuk menjalankan persalinan normal, yang prosesnya belum tentu pas dengan perkiraan HPL.

Saat seperti itulah calon ayah merasa cemas dan panik. Saat istri menunjukkan tanda melahirkan dan bingung setelah bayi lahir.

Psikolog sosial dan perkembangan anak, Kurniati Zainuddin mengungkapkan, rasa khawatir yang dirasakan calon ayah terhadap istrinya merupakan hal yang sangat wajar. Asalkan hal itu tidak berlebih dan tidak membuat persiapan menjadi ayah terbengkalai.

"Cemas karena belum tahu ingin ngapain, istri melahirkan seperti apa, apalagi jika di trisemester terakhir istri mengandung banyak keluhan menjelang persalinan, sehingga membuat suami terbawa rasa cemas," kata dosen psikologi Universitas Negeri Makassar ini, Jumat (17/3/2017).

Lanjutnya, hal yang harus dilakukan calon ayah jangan cuek. Harus mengetahui keadaan istri dan calon anaknya. Mengurangi rasa cemas dengan membantu istri melakukan persiapan lahiran.

Setelah melahirkan pun rasa cemas kembali datang. Apalagi jika suami mendampingi istri bersalin, melihat dan merasakan kesakitan sang istri. Maka perubahan akan terjadi, mulai dari perubahan pola tidur untuk menjaga anak, mempersiapkan materi yang banyak untuk memenuhi kebutuhan tambahan.

"Persiapan kurang matang, tidak bisa menerima perubahan setelah menjadi ayah maka semakin membuat suami terbawa perasaan (baper)," ujarnya.

Menurut, dosen psikologi klinis Universitas Hasanuddin, Istiana Tadjuddin, khawatir suami kepada istri merupakan wujud kepedulian suami. Untuk menghilangkan rasa cemas, sebaiknya ayah menyelesaikan masalah persoalan yang membuatnya cemas kepada sang istri.

"Misalnya menyediakan ruangan agar nyaman untuk istrinya yang melahirkan, nyaman untuk anaknya, serta jadilah ayah yang bersedia membantu ibu melakukan tugas pengasuhan, seperti mengganti popok, mencuci pakaian kotor bayi," paparnya. (ica)

 

Berita Terkait