Fajar


 Breaking News
  • Roem: Pilwalkot Barometer di Pilgub: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menjelang Pilwalkot Makassar partai semakin mengencang mesin partai, salah satunya Partai Golkar. Hal itu dilakukan karena pilwalkot membawa pengaruh...
  • 128 Peserta Ikuti Kursus Pelatih dan Wasit Voli Indoor: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 128 Peserta yang terdiri dari 61 Pelatih dan 67 Wasit, mengikuti Kursus Pelatih dan Wasit Bolavoli indoor tingkat Provinsi Sulselbar 2017,...
  • Himatansi Gelar Basic Training: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR-- Pengurus Himpunan Mahasiswa D3 akuntasi (HIMATANSI) mengadakan Basic Training dengan tema Kehumasan dan keredaksian di Kampus Universitas Fajar...
  • Respons Masalah Transportasi Warga, NH Luncurkan Mobil Karya: FAJARONLINE.COM,  MAKASSAR – Persoalan masyarakat selalu menjadi titik tolak bagi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid untuk bertindak. Masalah yang dihadapi...
  • GERMAK Salut Langkah Proaktif RMS: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sikap proaktif Ketua DPW NasDem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) atas pencabutan sejumlah atribut Partai NasDem di Makassar oleh Pemkot Makassar...
  • Polrestabes Usut Pungli Sekuriti GMTD: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Tim penyidik Polrestabes Makassar kini menelusuri karcis yang digunakan Sekuriti GMTD, inisial HS (47) melakukan pungli di Jalan Metro Tanjung...

Mimpi Petani Sidrap Terwujud, Advansia Basmi Hama Pakai Drone

Ilustrasi

FAJARONLINE.COM,SIDRAP -- Setelah sekian lama dimimpikan, PT Advansia akhirnya segera mewujudkan harapan petani di Sidrap untuk membasmi hama secara praktis dan cepat.

Tak lama lagi, PT Advansia akan menghadirkan pesawat terbang tanpa awak alias drone yang bisa digunakan petani untuk melakukan penyemprotan pestisida di sawah dengan cara praktis dan cepat.

Pesawat kecil berbaling-baling banyak itu, kini sedang diupayakan didatangkan PT Advansia ke Indonesia. Uji coba teknologi drone itu akan diujicobakan Advansia untuk lahan pertanian di Sidrap.

Nasional Manager PT Advansia, Ali Syarief Lambang menyebut, impor drone alat semprot hama dari Malaysia itu, sedang dalam proses. Drone yang dimaksudkan memiliki kemampuan menyemprot lebih cepat dari cara biasa, "Dalam satu hektar, selesai disemprot 20 menit saja," ujar Ali Syarief, Minggu, (19/3/2017)

Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain sangat mengagumi teknologi drone untuk memudahkan pertanian di daerah itu. Penggunaan drone, kata dia, merupakan suatu langkah maju apabila petani di Sidrap mampu menggunakannya kelak.

"Saya kira itu sangat bagus, bukan apa-apa, selama inikan petani kita hanya mengandalkan tangki di pundak untuk menyemprot. Selain melambat, juga tidak efektif karena tidak merata. Nah, kalau pakai drone kan lebih cepat dan praktis," kata Zulkifli.

Karena tertarik, Zulkifli mengaku mendukung penuh kegiatan PT Advansia itu. DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat kata dia bahkan tidak segan bekerjasama dengan perusahaan pestisida nasional itu, guna memfasilitasi para petani mendapatkan drone untuk melakukan pembasmian hama. (eby)

Berita Terkait