Fajar

  Breaking News

Apa Jadinya Bumi Tanpa Hutan

Saifullah Masdar Mahasiswa Universitas Hasanuddin/ Anggota Komunitas Sobat Bumi Indonesia
Opini - 20 Maret 2017, 11:18:59

* Peringatan Hari Kehutanan Sedunia, 20 Maret

Pertanyaan di atas tentunya dapat kita jawab dalam persepsi masing-masing hari ini. Namun paling tidak, kita bisa dinyatakan dengan sederhana bahwa tanpa hutan, bumi akan mengalami kegersangan, sumber air semakin sulit ditemukan, cuaca panas yang akan semakin menjadi-jadi dan lain-lain.

Bumi tanpa hutan akan menyebabkan begitu banyak permasalahan, baik menyangkut diri sendiri maupun dalam tataran suatu bangsa dan negara. Ada dua versi tanggal peringatan Hari Kehutanan Sedunia yakni 20 Maret dan 21 Maret. Tulisan ini merefleksikan peringatan yang dilaksanakan pada 20 Maret, karena sesuai ketetapan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

20 Maret diperingati sebagai Hari Kehutanan Sedunia, mencoba memanggil kita untuk bisa sejenak berkontemplasi, memaknai arti pentingnya hutan bagi kehidupan sebagai wujud ciptaan Tuhan yang tidak ternilai harganya. Dengan hal tersebut, kita bisa bergerak bersama dengan ide-ide yang inovatif dan kreatif untuk menjaga dan merawatnya. Kalau bukan diri sendiri, kepada siapa lagi kita berharap dan kalau bukan sekarang, kapan lagi kita memulainya.

Melalui momentum ini, barangkali kita bertanya apa yang bisa kita lakukan? Sebuah pertanyaan klasik yang akan menghasilkan beragam jawaban dan kita semua pun berhak menjawabnya sesuai kapasitas kita.

Paling tidak ada beberapa hal yang bisa kita lakukan di antaranya: Pertama, kita perlu memposisikan diri sebagai bagian yang terintegrasi dengan hutan. Mengapa? Dalam keseharian kita, tentunya kita tidak pernah lepas dari interaksi dengan hasil-hasil hutan.

Contoh kecilnya saja pintu rumah, meja, kursi, lemari, kertas, dan lain sebagainya yang merupakan kerajinan tangan dari hasil olahan hutan. Olehnya langkah pertama yang perlu kita sadari bahwa keberadaan kita di bumi bukan semata-mata menjadi penikmat saja, tetapi memiliki tanggung jawab merawat dan menjaga kelestariannya.

Kedua, Menggalakkan pengelolaan hutan yang berkearifan lokal. Dalam realitasnya, Hutan telah menjadi satu wahana paling banyak dieksploitasi. Beragam hasil hutan, baik produk kayu maupun non kayu, digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Bahkan, ada sekitar 1,6 miliar orang di dunia bergantung pada hutan untuk mata pencaharian mereka.

Namun sangat disayangkan pengelolaanya yang seyogyanya bertanggung jawab kerap terabaikan. Akibatnya, data dari nationalgeographic.co.id saat ini deforestasi global terus berlanjut pada tingkat yang mengkhawatirkan: 13 juta hektare hutan hancur setiap tahunnya.

Olehnya perlu merestorasi gerakan pengelolaannya menjadi pengelolaan hutan yang berbasis kearifan lokal. Hal tersebut masih dapat kita temukan dan pelajari di era globalisasi saat ini. Misalnya masyarakat adat Kajang di Kabupaten Bulukumba. Mereka sangat meyakini hutan bagian yang tidak terpisahkan dengan diri mereka, sehingga merusak hutan sama halnya dengan merusak diri sendiri (Pawennari Hijjang & Basrah Gising dalam buku Kerifan Lingkungan Sulawesi, 2010).

Dengan hal tersebut, sistem pengetahuan yang sarat akan kearifan lokal seperti di atas, akan membuat kita lebih berhati-hati dalam memperlakukan hutan dan tentunya akan sangat bermanfaat dalam prospek pembangunan hutan lestari yang saat ini digalakkan pemerintah.

Ketiga, berpatisipasi aktif baik dalam gerakan-gerakan penanaman pohon maupun ikut dalam mengawal dan mengawasi isu dan kebijakan pemerintah dalam mengelola hutan nasional.

Beragam hasil hutan, baik produk kayu maupun non kayu, dapat digunakan memenuhi kebutuhan hidup manusia, sehingga dalam pengaplikasiaanya sarat dan rentan dengan kebijakan dan kepentingan yang tidak pro lingkungan.

Selanjutya dengan ikut terlibat dalam gerakan penanaman pohon, merupakan langkah konkret yang dapat ditempuh sebagai perwujudan aksi nyata melestarikan hutan.

Dalam konteks ini, pemerintahlah yang menentukan kebijakan seperti apa yang perlu dilakukan, namun bukan berarti kita harus menutup mata dengan kebijakan tersebut. Kita berhak mencermatinya, karena hutan bukan sekadar kumpulan pohon, tetapi juga tempat berikhtiar hidupnya makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon pernah mengatakan, “Untuk membangun masa depan yang berkelanjutan dan berketahanan iklim, kita harus berinvestasi pada hutan-hutan dunia. Hal itu membutuhkan komitmen politik di tingkat paling tinggi, kebijakan-kebijakan yang cerdas, penegakan hukum yang efektif, kemitraan dan pendanaan yang inovatif.”

Sebagai kesimpulan, Peringatan Hari Kehutanan Sedunia tentunya bukanlah sebuah simbolis belaka. Namun, mengandung nilai dan pesan yang sangat dalam. Ada harapan dan cita-cita mulia yang tertuang di dalamnya.

Tugas kita bergerak bersama dengan strategi terbaik dalam melestarikan warisan dunia. Jangan biarkan kami sendiri, kita bisa karena bersama. Selamat Hari Kehutanan Sedunia. #Cintai Bumi, Selamatkan Bumi. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Rektor UIM Bersama Mahasiswa KKN Tanam 1500 Pohon

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Jeneponto. Itu...
 

160 Koperasi di Wajo Bakal Dibubarkan

FAJARONLINE.COM, WAJO -- Dari 444 koperasi di Bumi Lamadukkelleng pada 2017, terdapat 160 koperasi tidak aktif bakal dibubarkan. Itu lantaran mereka...
 

DKI Jakarta Turunkan Karateka Juara Dunia, Ceyco Georgia, di Pomnas XV

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kontingen DKI Jakarta, menurunkan karateka andalannya berlaga di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di...
 

Field Trip The Best Smart Student SDIT Nurul Fikri Makassar

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Siswa SDIT Nurul Fikri Makassar melaksanakan Field Trip di Pantai Losari, Makassar. Siswa yang ikut adalah siswa kelas...
 

Medali Beregu Bulu Tangkis Diborong Atlet Jawa

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Pebulutangkis asal Jawa masih mendominasi perolehan medali pada cabang olahraga bulu tangkis, di ajang Pekan Olahraga...
 

NA: Rekomendasi PKS Terbit Sebelum Deklarasi 

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, kian masif mendapatkan dukungan partai. Setelah PAN, PDIP, dan...
 

Tomy Satria Gabung ke Nasdem Setelah Gagal Jadi Ketua Demokrat

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, memutuskan pindah ke Partai Nasdem. Sebelumnya, Tomy tercatat sebagai...
 

Mahasiswa UNM, Syamsuddin, Borong Dua Medali Emas di Pomnas XV

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Atlet lari, Syamsuddin Massa, sejauh ini sudah memborong dua medali emas untuk kontingen Sulsel di ajang Pekan Olahraga...
 

Tiba di Bekasi, PSM Latihan Kebugaran di Hotel

FAJARONLINE,COM, BEKASI -- Tim PSM telah tiba di Bekasi, Selasa (17/10), siang tadi. Setiba di Hotel Horison, Bekasi, tim langsung memanfaatkan...
 

Ungkap 5 Kg Narkoba di Parepare, Kapolda Akan Pecat Anggota yang Terlibat

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Pasca penangkapan kurir narkoba asal Parepare oleh Polsek KPN Polres Parepare, pada Jumat (13/10) yang diduga melibatkan...
 

Angkatan Muda Muhammadiyah Sulsel No Cagub

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menyikap maraknya media sosial tentang adanya kader Angkatan Muda Muhammadiyah Sulsel (AMM) yang mendukung salah satu...
 

Awal November, Road Race Kejurda Seri Ketiga Digelar di Bulukumba

FAJARONLINE.COM, BULUKUMBA -- Untuk kesekian kalinya Kabupaten Bulukumba menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bupati cup even road race. Kali ini,...
 

Baliho ASN Terpampang di Lokasi Pemberian Rekomendasi Latif-Usman

FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Partai Golkar resmi mengusung Abdul Latif dan Usman Marham. Keduanya dipasangkan untuk menghadapi pilkada Pinrang...
 

Ajak Makan Malam di Rujab, Deng Ical Apresiasi Pikir 2017

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Pengembangan wawasan dan keilmuan selalu menjadi perhatian Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI. Salah satunya...
 

Festival Massenrempulu, Dispopar Enrekang Sajikan Lomba Dayung

FAJARONLINE.COM, ENREKANG -- Kabupaten Enrekang bakal ramai dengan acara besar akhir tahun ini. Salah satunya, Festival Massenrempulu yang akan...
 

Haidir Basir Rayu Pengusaha Tambang Kalimantan Maju Pilwalkot

FAJARONLINE.COM, PALOPO -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palopo, Haidir Basir dipastikan maju di Pilwalkot Palopo 2018. Haidir Basir...
 

Kusnelia Cs Sumbang Medali Perak di Pomnas XV

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Pesepak takraw putri, Kusnelia Cs, sudah mempersembahkan medali perak di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional...
 

Himab Unhas Siapkan Malam Puncak Milad Ke-31 di Panggung Ilmu Budaya

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Panitia Milad Himpunan Mahasiswa Sastra Asia Barat (Himab) Universitas Hasanuddin (Unhas) bakal menggelar peringatan...
 

Setelah Penelitian di Eropa, IYL-Cakka Tancap Gas di Pilgub

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kandidat bakal calon gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) dijadwalkan tiba di tanah air paling lambat Rabu...
 

Koordinator Kopertis: Dosen Terkenal Karena Penelitian dan Pengabdian

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Bagi dosen, penelitian dan pengabdian pada masyarakat adalah sesuatu hal yang mutlak dilaksanakan. Sayangnya, sampai...
 

Sidang Putusan Kasus Gaji ASN Terpidana, Mantan Sekda Sinjai Divonis Bebas

FAJARONLINE.COM, SINJAI -- Rasa syukur kini dirasakan mantan Sekda Sinjai, Tayyeb A Mappasere, bersama keluarga. Pasalnya, pada sidang putusan kasus...
 

Sulsel Menyalip ke Peringkat Tiga, Geser Jatim dan Jateng

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Tampil di kandang sendiri di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Makassar, tim tuan rumah Sulsel...
 

Inilah 55 Desa di Enrekang yang Bakal Menggelar Pilkades Serentak

FAJARONLINE.COM, ENREKANG -- Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak bakal dilangsungkan di Kabupaten Enrekang, 29 November mendatang. Sebanyak 55...
 

Dua Desa di Enrekang Ini Jadi Fokus Pengembangan Wisata DPMD

FAJARONLINE.COM, ENREKANG -- Program pengembangan desa wisata terus digenjot untuk memaksimalkan berbagai kekayaan alam yang dimiliki oleh beberapa...
 

Mantan Kontestan Pilkada 2013 Dukung DBR

FAJARONLINE.COM, WAJO -- Mantan calon Bupati Wajo 2013 lalu, dr HM Sanusi Karateng memberikan dukungannya kepada bakal calon Bupati Wajo dr Baso...

Load More