Fajar


 Breaking News
  • Polisi Ringkus Dua Pelajar Pelaku Curanmor: FAJARONLINE.COM -- Personel Reserse Mobil (Resmob) Polres Ternate kembali meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) pada Senin (19/6) malam lalu. Mirisnya, kedua...
  • Kasihan... Nenek Tewas Terpanggang Saat Tertidur Lelap: FAJARONLINE.COM -- Kota Gorontalo dihebohkan dengan peristiwa kebakaran menyusul dua peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat (23/6) kemarin. Bahkan kebakaran yang menghanguskan...
  • Tiga ABG Kedapatan Pesta Ngelem: FAJARONLINE.COM -- Polres Seruyan menangkap menangkap tiga anak baru gede (ABG) yang sedang ngelem di Stadion Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Rabu (21/6) pukul 22:00 WIB. Ketiga ABG...
  • Lagi Asik Main Ayunan, Bocah 10 Tahun Tewas Tergantung: FAJARONLINE.COM -- Seorang bocah tewas tergantung di Jalan BPUTK, RT 01, Sangatta Selatan, Kutim, Kaltim, sekira pukul 12.00 Wita kemarin. Bukan bunuh diri. Hal itu disebabkan...
  • Danny Kagum Melihat Kekompakan Tim Relawannya: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Danny Pomanto sangat kagum melihat kekompakan para relawan dan tim pemenangan yang telah menyatu dalam sebuah komitmen untuk menginginkan Makassar Dua...
  • Layanan Selama Ramadan Masih Dikeluhkan: FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Pelayanan Bank Sulselbar Cabang Pinrang selama Ramadan, ternyata masih dikeluhkan. Pengurangan jam layanan selama bulan puasa membuat nasabah merasa...

Dibangun Seharga Rp15 M, Rusunawa Pangkep Ini Hanya Dihuni Hantu

Rusunawa di Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, telah rampung sejak tahun 2015 lalu. Namun, hingga saat ini belum ada satu orang pun yang menghuni rusunawa tersebut. (Foto: Zamsan?FAJAR)


FAJARONLINE.COM, PANGKEP - Rumah Susun dan Sewa (Rusunawa) yang diperuntukkan bagi para PNS golongan menengah ke bawah saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Proyek yang dibangun sejak 2011 lalu dan menghabiskan anggaran APBN sebesar Rp15 miliar tersebut pun saat ini tak kunjung ditempati. Saat malam bangunannya tampak gelap seperti dipenuhi hantu.

Bangunan Rusunawa yang terletak di Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, telah rampung sejak tahun 2015 lalu. Namun, hingga saat ini belum ada satu orang pun yang menghuni rusunawa tersebut.

Bahkan, kondisi bangunan tersebut saat ini cukup mengkhawatirkan. Beberapa kaca jendela terlihat pecah, beberapa sudut bangunan pun terlihat rusak dan plafom mulai bocor.

Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana, menuturkan bahwa terbengkalainya dan tak ditempatinya rusunawa tersebut, dikarenakan pemerintah pusat tak kunjung menyerah terimakan Rusunawa tersebut kepada pemerintah daerah. Sehingga hal tersebut menjadi alasan terbengkalainya bangunan rusunawa tersebut.

Dirinya pun berharap agar proses penerimaan rusunawa tersebut dapat segera dilakukan. Agar pemanfaatan bangunan tersebut dapat segera dinikmati dan bangunan tersebut dapat segera ditempati oleh para PNS.

"Harus segera diberikan kepada Daerah, agar daerah punya hak dan kewenangan untuk merawat dan menggunakan sebagai mana mestinya," ujarnya, Senin (20/3/2017).

"Jangan sampai proyek tersebut tak kunjung dimanfaatkan, ujung-ujungnya nanti malah muncul indikasi korupsi dari proyek tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Pangkep, Sunandar, menuturkan bahwa dirinya dalam waktu dekat ini akan segera mengajukan permohonan kembali kepada pemerintah pusat agar segera dapat memberikan rusunawa tersebut kepada pemerintah daerah.

"Saya sangat prioritaskan untuk proyek yang sudah selesai dibangun agar segera dimanfaatkan. Insya Allah, dalam kurun waktu bulan depan saya akan mengajukan permohonon untuk segera dapat diberikan proyek tersebut kepada pemerintah daerah," imbuhnya.(zam)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE