Fajar


 Breaking News
  • Roem: Pilwalkot Barometer di Pilgub: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menjelang Pilwalkot Makassar partai semakin mengencang mesin partai, salah satunya Partai Golkar. Hal itu dilakukan karena pilwalkot membawa pengaruh...
  • 128 Peserta Ikuti Kursus Pelatih dan Wasit Voli Indoor: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 128 Peserta yang terdiri dari 61 Pelatih dan 67 Wasit, mengikuti Kursus Pelatih dan Wasit Bolavoli indoor tingkat Provinsi Sulselbar 2017,...
  • Himatansi Gelar Basic Training: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR-- Pengurus Himpunan Mahasiswa D3 akuntasi (HIMATANSI) mengadakan Basic Training dengan tema Kehumasan dan keredaksian di Kampus Universitas Fajar...
  • Respons Masalah Transportasi Warga, NH Luncurkan Mobil Karya: FAJARONLINE.COM,  MAKASSAR – Persoalan masyarakat selalu menjadi titik tolak bagi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid untuk bertindak. Masalah yang dihadapi...
  • GERMAK Salut Langkah Proaktif RMS: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Sikap proaktif Ketua DPW NasDem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) atas pencabutan sejumlah atribut Partai NasDem di Makassar oleh Pemkot Makassar...
  • Polrestabes Usut Pungli Sekuriti GMTD: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Tim penyidik Polrestabes Makassar kini menelusuri karcis yang digunakan Sekuriti GMTD, inisial HS (47) melakukan pungli di Jalan Metro Tanjung...

Sidrap, Maros, dan Wajo Raih Anugerah Literasi

Seremoni pemberian anugerah literasi di Kemendikbud Jakarta, Senin 20 Maret 2017. (Foto: Yusriadi/FAJAR)

FAJARONLINE.COM, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama USAID memberikan anugerah literasi prioritas kepada 19 kabupaten/kota di Jakarta, Senin (20/3/17). Dari 19 daerah tersebut, tiga di antaranya berasal dari Sulsel.

Ketiganya masing-masing, Kabupaten Sidrap untuk ketegori A atau sangat baik, dan dua ketegori B atau baik yakni Kabupaten Maros dan Wajo.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad mengatakan, anugerah ini baru embrio. Ke depan, persoalan literasi akan terus menjadi prioritas Kemendikbud dan juga USAID.

"Ini baru dilakukan pada 92 kabupaten/kota lalu menghasilkan 19 yang meraih anugerah ini. Tentu daerah lain menjadi pekejaan rumah kita," kata Hamid.

Baca Juga: Sidrap Jadi Perbincangan Nasional Soal Literasi

Ia menambahkan, persoalan yang dialami selama ini yakni masih terbatasnya buku bacaan. Ia berharap, peran bupati dalam mendorong ketersediaan buku-buku bacaan tersebut.

"Terima kasih juga kepada USAID yang telah mencetak 8 juta buku untuk disebar kepada 13 ribu sekolah di Indonesia. Ini sangat membantu," pungkasnya. (iad)

Berita Terkait