Fajar


 Breaking News

Korban Pencurian Sapi di Sidrap Mengaku Belum Diperiksa Polisi

ILUSTRASI


FAJARONLINE.COM, SIDRAP -- Dua warga korban pencurian sapi, Siduppa dan Laballi, warga asal Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, berharap segera mendapat panggilan dari polisi.

Keduanya, Siduppa dan Laballi mengaku telah lama melapor ke Polres Sidrap, namun hingga kini belum mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. "Kami sebagai korban berharap ada pemeriksaan dari polisi," ujar korban, Siduppa, Selasa (21/3/2017).
 
Sebelumnya, Siduppa melaporkan telah kehilangan seekor sapi miliknya. Demikian halnya Laballi ikut melapor telah kehilangan empat ekor sapi miliknya. Sapi ternak milik kedua korban itu hilang dicuri di kawasan pegunungan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.
 
Perkembangan terkini, lanjut Siduppa, empat ekor sapi sudah dikembalikan orang tak dikenal. Empat ekor sapi yang pernah dicuri itu, dilepas begitu saja di kawasan pegunungan Pabbaresseng.
 
"Kami ingin kasus pencurian sapi kami ini diusut tuntas, kami pun siap beri keterangan untuk bantu polisi ungkap siapa pelakunya," ujar Siduppa.
 
Sebelumnya, Polres Sidrap berhasil meringkus seorang tersangka pelaku pencurian sapi atas nama Rusli alias Selli. Tersangka dicurigai mengambil sapi milik dua peternak sapi di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap beberapa waktu lalu bernama Sukri dan Lacandi. 
 
Kapolres Sidrap, AKBP Anggi menegaskan akan menuntaskan kasus pencurian sapi yang menyeret sekuriti salah satu perusahaan pembangkit listrik tenaga bayu itu. (eby)
Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE