Fajar


 Breaking News


Adnan Tegaskan Guru ASN Tidak Boleh Terlibat di KPPS


FAJARONLINE.COM, GOWA -- Pemkab Gowa menyampaikan kebijakannya melarang guru aparatus ispil negara (ASN) terlibat sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, saat menerima kunjungan anggota komisioner KPU Kab Gowa di ruang kerjanya, Rabu (22/3).

"Kebijakan sebelumnya yang melarang guru ASN untuk ikut sebagai KPPS tetap berlaku. Saya tetap memberlakukannya," ujarnya.

Menurutnya, kebijakan diambil dengan pertimbangan tenaga pendidik yang terbatas. Guru ASN yang Gowa miliki jumlahnya sangat terbatas. "Ketika aktif terlibat dalam KPPS jangan sampai lalai dari tupoksi utamanya sebagai tenaga pendidik. Kegiatan KPPS kan banyak, jangan sampai dengan alasan sibuk dengan tugas sebagai KPPS melalaikan tugasnya sebagai guru," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisioner KPU Gowa, Zainal Ruma, mengiyakan beratnya tugas KPPS. "Memang tugas yang dilakukan KPPS cukup padat apalagi persiapan verifikasi Parpol yang akan dilakukan," urainya, didampingi anggota komisoner Arif Budiman, Sukman, Muhtar Muis, dan Nuzul Fitri.

Selanjutnya, Adnan memberikan saran untuk peningkatan kualitas SDM KPPS bisa melalui pelatihan. "Lakukan pelatihan dan bimtek untuk KPPS, Pemkab punya tempat diklat yang bisa digunakan sebagai tempat pelatihan," tambah mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini.

Dalam pertemuan ini, KPU Gowa juga menjelaskan rencana pelaksanaan sosialisasi pemilih pemula. "Kami akan keliling ke semua SMA di Gowa untuk mengedukasi pemilih pemula yang jumlahnya 30 persen. Jika tahun lalu kami cuma datang ke 14 sekolah rencana tahun ini kita akan mendatangi semua," jelas Zainal Ruma.

Muhtar Muis turut menjelaskan bahwa pemilih pemula ini rata-rata memiliki daya kritis dan mengikuti perkembangan informasi terutama lewat medsos. Cuma perlu diberi pemahaman agar mereka paham kerja-kerja penyelenggara pemilih," tambahnya.

Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah yang menanti di depan mata adalah pemilihan gubernur. Diharapkan melalui perencanaan matang akan menjadikan pelaksanaan Pilkada Gubernur dapat berjalan lancar. (san)

Berita Terkait