Fajar


 Breaking News

Teganya, Pria Ini Curi Motor Teman Setelah Gandakan Kuncinya

ILUSTRASI


FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Modus pencurian motor semakin banyak. Salah satunya adalah, dengan menggandakan kunci motor teman sendiri. Seperti yang dialami Rivaldi, pada (31/3/2017) lalu, saat berkunjung ke Anjungan Pantai Losari, motornya tiba-tiba hilang di parkiran saat hendak pulang.
 
Sekira pukul 01.00 Ia pun langsung melaporkan ke SPKT Polsek Ujung Pandang. Dalam pengakuannya, selama 20 menit menikmati suasana Anjungan dan pada saat hendak pulang motor Kawasaki Ninja 4T sudah hilang dicuri.
 
Setelah melapor, Unit Khusus Polsek Ujung Pandang di Pimpin Oleh Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, AKP Laode Ahmad, dan Panit II Reskrim IPDA Mulya Widada mendatangi TKP, dan mengumpulkan informasi pada pukul 02.00 Wita
 
Sekira pukul 03.00 Wita membawa pulang salah seorang teman korban yaitu, Agus Setiawan (21). Setelah itu, kembali ulang di TKP untuk melakukan reka ulang peristiwa hilangnya motor milik Rivaldi. 
 
Saat reka ulang, ada beberapa keganjilan dan tidak adanya persesuaian keterangan antara korban dan saksi sehingga kemudian setelah dilakukan reka ulang dan dilakukan interogasi akhirnya Agus Setiawan mengakui bahwa motor milik korban tersebut dicuri oleh Ramli (34).
 
Pukul 04.00 Wita Unit khusus Polsek Ujung Pandang terus melakukan pencarian, terhadap Ramli dalam Kota Makassar dengan mendatangi beberapa tempat yang biasa di datangi. Sekira pada pukul 05.00 Wita mendapat informasi bahwa Ramli melarikan diri ke kampung istrinya di  Pekkae Matango, Desa Tungke Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone.
 
Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Ananda Fausi Harahap mengatakan, saat mendapat kabar pelaku ada di Bone, ia pun segera berkoordinasi dengan anggota Polsek Lapri, Bripka Syafri dan Kapolsek Lapri AKP Sainuddin.
 
Pada hari Sabtu (1/4) sekira pukul 08.00 Wita Ramli berhasil diamankan oleh anggota Polsek Lapri, pukul 15.00 Wita Ramli dibawa ke Makassar bersama barang bukti motor Kawazaki ninja milik korban.
 
Setiba di Makassar, pukul 00.20 Wita, Ramli dibawa ke TKP di Anjungan Pantai Losari untuk menunjukkan TKP dan reka ulang proses pencurian sepeda motor yang dilakukannya, akan tetapi pada saat di TKP, Ramli memberontak dan menendang salah seorang anggota unit khusus Polsek sehingga anggota tersebut terjatuh.
 
Ramli kemudian mencoba melarikan diri dengan cara mencoba melompat kelaut. Melihat hal tersebut anggota langsung memberikan tembakan peringatan untuk menghentikan aksinya, agar tidak melarikan diri, akan tetapi tidak dihiraukan, sehingga diberikan tindakan tegas dengan tembakan di bagian kaki kiri dan kanan.
 
"Setiap laporan masuk memang langsung dilakukan reka ulang TKP, dari situ muncul kecurigaan kepada temannya sendiri korban," kata Ananda ke FAJAR, Minggu (2/4).
 
Ia menerangkan, untuk sementara TKP dari pengakuannya korban masih di Anjungan Pantai Losari. Korban dijerat pasal 363 dan hukumannya minimal 5 tahun penjara.
 
Berdasarkan hasil introgasi dan keterangan kedua Tersangka, modusnya Agus Setiawan yang merencanakan pencurian motor milik temannya, lalu ia enerima uang DP sebanyak Rp900 ribu, dari Ramli sebagai tanda jadi, dan uang tersebut di gunakan oleh Agus untuk mengajak korban makan di cafe dan ke anjungan. 
 
Setelah berasa di anjungan Agus menghubungi Ramli dan memberitahukan keberadaan dan Posisi Motor korban. Sebelumnya Agus telah menggadakan kunci motor milik korban yang merupakan temannya sendiri.
 
Ramli juga mengakui bahwa dirinya telah mencuri motor milik Rivaldi dengan cara terlebih dahulu Agus menggandakan kunci motor milik korban dan memberikan kunci duplikat tersebut kepadanya. Motor tersebut telah deal dijual kepada seorang penadah di Kabupaten Bone Risal dengan harga Rp12 juta.
 
"Untuk saat ini kedua pelaku sementara berada di Mako Polsek Ujung Pandang untuk proses lebih lanjut, serta Introgasi  lanjutan untuk mengetahui TKP lain dan jaringannya," tutup Ananda. (gun)
Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE