Fajar

  Breaking News

Dapat Nikmat Palsu, Pria Ini Bayar dengan Uang Palsu Juga

ILUSTRASI

FAJARONLINE.COM - Dono (20), warga jalan Krawangsari, Kelurahan Donan, Cilacap Tengah ini tak menyangka jika harus berurusan dengan polisi. Lelaki yang pada Rabu (29/3) malam sekitar pukul 23.30 berkencan dengan PSK di eks lokalisasi Slarang ini justru masuk bui. Dia ditangkap lantaran membayar PSK tersebut dengan uang palsu.

"RR alias Dono ditangkap saat sedang berada di tempat parkir kendaraan sepeda motor di sekitar eks lokalisasi Slarang," kata Kapolsek Kesugihan, AKP Asep Kusnadi seperti dikutip dari Radar Banyumas (Grup FAJARONLINE.COM), Selasa (3/4/2017).

Dono memang tak menyangka dirinya ditangkap. Buktinya, usai berkencan, dia merasa aman-aman saja dan nongkrong di parkiran lokalisasi. Sayang, PSK yang melayani nafsu Dono merasa kaget dengan hasil uang diterimanya.

Kebetulan, saat itu ada anggota Polsek Kesugihan yang melakukan patroli di eks lokalisasi Slarang di Desa Slarang Kecamatan Kesugihan. Petugas yang langsung mendapatkan laporan pun langsung menangkap pelaku.

Dono tak berkutik saat petugas berhasil menyita uang palsu pecahan Rp50 ribu dengan nomer seri AAU519860 sebanyak lima lembar. Bahkan dia juga punya pecahan Rp20 ribu dengan nomer seri AAP25811 sebanyak delapan lembar.

Dono pun langsung dicecar oleh unit Reskrim Polsek Kesugihan. Dia mengakui uang pecahan 50 ribuan palsu dari AB alias Mad (19), tetangganya. Tak mau kehilangan buruan lainnya, polisi pun langsung menangkapnya.

"Awalnya, uang palsu hanya untuk koleksi. Namun Dono malah minta untuk membayar PSK. Akhirnya saya berikan tiga lembar pecahan 50 ribuan," kata pelaku AB alias Mad yang menceritakan kisahnya hingga terbongkar sendiri.

Pelaku mengakui uang palsu diperolehnya dari kenalannya yang mengaku bernama Tomi, warga Batam, Riau saat bertemu di Salatiga dengan jumlah lima lembar uang kertas palsu pecahan 50 ribuan dan delapan lembar uang kertas pecahan palsu 20 ribuan.

Dono kepada polisi mengakui membayar PSK dengan menggunakan uang palsu karena dirinya tidak mempunyai uang asli untuk membayar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 36 Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomor 07 tahun 2011 tentang mata uang dan atau pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Kakanwil Kemenag Sulsel Minta JCH Ikuti Aturan

Liputan Haji | 13 menit lalu
 

Komisi I DPR Seleksi 21 Orang Calon KIP

Bone | 37 menit lalu
 

Idrus Marham Sindir Punggawa Soal Head to Head

Pilgub Sulsel 2018 | 1 jam lalu
 

Sekda Harus Lepas Jabatan Jika Maju di Pilkada

Politik | 1 jam lalu
 

Atlet Tennis Meja Ikut Pra Porda di Belopa

All Sportif | 2 jam lalu
 

Tim AFP Sulsel Pastikan Tiket Babak 8 Besar Kejurnas FFI 2017

All Sportif | 3 jam lalu
 

30 Ribu Tahun Lalu Manusia Pra Sejarah Indonesia Sudah Pandai Buat...

Pendidikan | 3 jam lalu
 

Begini Perjuangan Istri Aziz Qahhar Mudzakkar Bantu Sosialisasi di...

Pilgub Sulsel 2018 | 3 jam lalu
 

Teliti Jejak Manusia, Tim Peneliti Lakukan Ekskavasi di Leang Bulu...

Pendidikan | 3 jam lalu
 

Lepas CJH Luwu, Cakka Didoakan Terpilih di Pilgub

Liputan Haji | 3 jam lalu
 

Masyarakat Peduli Komitmen Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan...

Metropolis | 3 jam lalu
 

Ditanya Soal Wahab Tahir, Sekjen Golkar : Nurdin Halid Saja Ikut...

Pilwalkot Makassar | 3 jam lalu
 

Dinas Pekerjaan Umum Ekspose Pembangunan Jembatan Terpanjang di...

Pangkep | 3 jam lalu
 

Gubernur Syahrul Hadiri Pembukaan Pimnas di UMI

Pendidikan | 3 jam lalu
 

Wagub Sebut LIRA Bisa Ajak Warga Jadi Pemilih Cerdas

Metropolis | 3 jam lalu
 

Insentif 66 Imam Masjid di Sukamaju Naik Jadi Rp200 Ribu

Luwu Utara | 3 jam lalu
 

Menang 2-0, PSM Puncaki Klasemen Sementara Liga 1

PSM Makassar | 4 jam lalu
 

Idrus Marham Pastikan NH-Aziz Diusung Koalisi Gemuk

Pilgub Sulsel 2018 | 4 jam lalu
 

Wagub Puji Kebersamaan Jemaah Miraatul Khaerat Bangun Masjid

Metropolis | 4 jam lalu
 

Tolak Menpora Lantik Cabor, Ketua KONI Pinrang Marah Besar

Pinrang | 4 jam lalu
 

Trotoar di Pinrang Tak Ramah Bagi Difabel

Pinrang | 4 jam lalu
 

Sering Kecelakaan, Pembatas Jalan di Enrekang Butuh Perbaikan

Enrekang | 4 jam lalu
 

Toyota Team Indonesia Komitmen Majukan Motorsport di Nusantara

Otomotif | 5 jam lalu
 

Sambangi Kampung KB, Satu Rombongan Disdalduk Enrekang Mentok di...

Enrekang | 5 jam lalu
 

Besok,TP4D Kejari Soppeng Sosialisasi Antisipasi Penyelewengan Dana...

Soppeng | 5 jam lalu

Load More