Fajar


 Breaking News

Ombudsman Sulbar Paksa MA Nurul Jadid Kembalikan Uang Negara


FAJARONLINE.COM, MAMUJU -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat, membongkar kasus dugaan penyimpangan prosedur pemberian tunjangan guru daerah terpencil dan tunjangan fungsional, di Madarasah Aliyah (MA) Nurul Jadid, Mamuju Utara.

Kasus ini terungkap setelah adanya pengaduan tentang guru atas nama Hendra Tirtawirya yang terdaftar sebagai guru penerima tunjangan. Namun, dia tidak lagi melaksanakan tugas sejak tahun 2011, sehingga proses pembayaran tunjangan tahun 2015 dan 2016 diduga fiktif.

Berdasarkan keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Klarifikasi Ombudsman RI Sulbar, Nomor: 0014/SRT/0016.2017/MMJ-09/III/2017 Kepala Madarasah Aliyah Nurul Jadid, Zulhaidir, Mengakui adanya penyimpangan prosedur pemberian tunjangan yang tidak tepat kepada Hendra Tirtawirya, pada 2015 dan 2016. Pihaknya juga bersedia melakukan pengembalian kerugian negara, serta memperbaiki proses administrasi di Madarasah Aliyah Nurul Jadid Mamuju Utara.

Dana pengembalian senilai Rp. 4.500.000 tersebut, telah dikembalikan ke Kas Negara melalui Bank BNI Cabang Mamuju, pada tanggal 29 maret 2017.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar, mengatakan bahwa melihat nilai yang dikembalikan memang terbilang kecil, sebab modus operandinya cepat terendus. Sehingga praktik ini tidak berlangsung lama. "Bahkan kami menduga kasus serupa juga terjadi di sekolah lain, sehingga kami akan tetap melakukan investigasi secara tertutup," bebernya.

Lukman juga berharap, kasus serupa tidak terulang kembali, baik sekolah di bawah naungan Kementerian Agama atau Dinas Pendidikan. Itu untuk menghindari tindakan yang bisa berkonsekuensi hukum.

“Setelah kasus pengembalian ini, tim kami akan tetap melakukan investigasi secara mendalam di beberapa sekolah lainnya. Tentu untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi di tempat lain. Bahkan secara tegas saya mengimbau agar pihak sekolah tidak melakukan pungutan atau kegiatan fiktif yang bisa berdampak hukum di kemudian hari,” Terang Lukman Umar, Jumat (7/04/2017) siang tadi. (edo)

Berita Terkait

🎬Populer Hari ini