Fajar


 Breaking News

BPJS Bulukumba Serahkan Data PBI


FAJARONLINE.COM, BULUKUMBA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bulukumba, menyerahkan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK). Berlangsung di Kantor Bupati Bulukumba, Senin (10/4/2017).

Kepala BPJS Bulukumba, Oktav Andi Marut menyerahkan langsung kepada lurah, Kepala Desa, dan Kepala Puskesmas untuk dilakukan verifikasi faktual kepada penerima. Sebanyak 142.857 jiwa yang menerima PBI. terbagi atas PBI APBN dan APBD.

Kepala BPJS Bulukumba, Oktav Andi Marut, mengakui sosialisasi ini bertujuan agar Lurah, Kades, dan Kepala Puskemas mendapatkan info terkini, terkait peserta BPJS PBI yang aktif dan yang tidak aktif di tahun 2017.


"Kami berharap, melalui sosialisasi ini memberikan informasi yang jelas siapa warga yang belum mendapatkan kartu JKN, atau peserta JKN yang seharusnya mandiri tetapi menerima PBI," terangnya.

Ia menambahkan, kedepan pihaknya mengupayakan pengalihan status dari PBI menjadi mandiri. Untuk itu, BPJS akan melaksanakan sistem dropbox atau tatacara pendaftaran peserta JKN baru.

Melalui sistem jemput bola dengan menempatkan formulir pendaftaran pada titik pelayanan masyarakat yang ditentukan. Dan, melalui kader JKN yang dibentuk yang berfungsi sebagai agen sosialisasi dan mengumpulkan iuran dari peserta BPJS Mandiri

Sekretaris Daerah Bulukumba, Andi Bau Amal mengatakan, sosialisasi ini menjadi wadah penting dan berguna untuk mendapatkan informasi. Baik data masyarakat yang menjadi peserta PBI JK, mekanisme keikutsertaan, dan pemberian pelayanan masyarakat pada fasilitas kesehatan.

Program strategis dari BPJS Kesehatan seperti program dropbox kepada camat, lurah, dan kepala desa ini dalam rangka mewujudkan sasaran Universal Healt Coverage, yang ditargetkan paling lambat 1 Januari 2019.

Sekda Andi Bau Amal, meminta pihak penyedia data khususnya tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, agar melakukan validasi data sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya. Sehingga program ini dapat tepat sasaran terutama untuk masyarakat lapisan bawah dan kurang mampu. (sir)

Berita Terkait