Fajar


 Breaking News
  • Polisi Ringkus Dua Pelajar Pelaku Curanmor: FAJARONLINE.COM -- Personel Reserse Mobil (Resmob) Polres Ternate kembali meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) pada Senin (19/6) malam lalu. Mirisnya, kedua...
  • Kasihan... Nenek Tewas Terpanggang Saat Tertidur Lelap: FAJARONLINE.COM -- Kota Gorontalo dihebohkan dengan peristiwa kebakaran menyusul dua peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat (23/6) kemarin. Bahkan kebakaran yang menghanguskan...
  • Tiga ABG Kedapatan Pesta Ngelem: FAJARONLINE.COM -- Polres Seruyan menangkap menangkap tiga anak baru gede (ABG) yang sedang ngelem di Stadion Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Rabu (21/6) pukul 22:00 WIB. Ketiga ABG...
  • Lagi Asik Main Ayunan, Bocah 10 Tahun Tewas Tergantung: FAJARONLINE.COM -- Seorang bocah tewas tergantung di Jalan BPUTK, RT 01, Sangatta Selatan, Kutim, Kaltim, sekira pukul 12.00 Wita kemarin. Bukan bunuh diri. Hal itu disebabkan...
  • Danny Kagum Melihat Kekompakan Tim Relawannya: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Danny Pomanto sangat kagum melihat kekompakan para relawan dan tim pemenangan yang telah menyatu dalam sebuah komitmen untuk menginginkan Makassar Dua...
  • Layanan Selama Ramadan Masih Dikeluhkan: FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Pelayanan Bank Sulselbar Cabang Pinrang selama Ramadan, ternyata masih dikeluhkan. Pengurangan jam layanan selama bulan puasa membuat nasabah merasa...

I Love Monday: Wanted Calon Wakil



FAJARONLINE.COM - Negeri antah-berantah hiruk pikuk dengan suasana politik memperebutkan posisi nomor satu di Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkadal). Bahkan di negeri nun jauh itu, adu mulut menjadi pemandangan yang lumrah. Demikian pula aksi saling serang sering menjadi tontonan biasa. Pertunjukan murah meriah.

Di balik kemeriahan tersebut, negeri itu ternyata kesulitan mencari orang nomor dua atau kandidat yang mau jadi ban serep, alias wakil. Entah itu sebagai wakil presiden, wakil gubernur, wakil bupati, maupun wakil camat.

Untuk posisi wakil ketua Rukun Teman-teman / Rukun kaWan-kaWan (RT/RW) saja, panitia pesta demokrasi kerap kesulitan mencari calon yang mau jadi wakil. Semua kandidat maunya menjadi orang nomor satu. Kok gitu ya?

Ya, iyalah. Konon, menjadi wakil itu serba tak enak. Ibarat makanan, jadi pembantu itu, nikmatnya hanya sampai di leher. Mau ditelan tidak bisa, tapi sayang juga jika dimuntahkan. Kondisi itu menyebabkan banyak pejabat yang pecah kongsi dengan wakilnya di tengah jalan.

Pengalaman Udin, pecah kongsi terkadang berawal saat pejabat punya akun di medsos. Nah, kerap terjadi, ketika mereka bertemu di suatu acara, atau duduk satu meja, yang mereka lakukan adalah masing-masing sibuk dengan chatingan. Hubungan mulai renggang, yang kemudian kerap berlanjut pada pembagian kewenangan.

So, "perceraian" mereka bukan karena wakil dianggap hanya sebagai ban serep, atau gegara adanya bini baru, meski antara ban serep dan bini baru punya perbedaan.

Hasil survei menyebutkan, bini baru itu selalu diperhatikan, sementara ban serep itu biasanya diingat pada saat mau dipergunakan.

Nah, jika ada rezeki jadi wakil, maka jadilah wakil yang profesional dan proporsional, agar tak jadi ban serep.

Dan eitsss, jangan lupa bahagia ya. Bahagia itu datang dalam diri melalui rasa syukur, rasa cukup, dan kejernihan hati. Bukan dari harta, takhta. Terlebih, bukan pula dari ban baru, eh, bini baru, karena menurut kabar angin, bini baru itu sering mendatangkan masalah baru. Benar atau tidak, Itu kata orang lho. hehehe.

Yang pasti, kebenaran juga sering berada di tempat yang tidak kita sukai. Nah, sekarang dicari orang yang mau jadi calon wakil untuk maju di Pilkadal. Serius. Wanted! (kritik - saran. WA 08124222468).

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE