Fajar

  Breaking News

Brand Religion Military

Bastian Jabir Pattara Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Dosen, Trainer, dan Konsultan Komunikasi
Opini - 13 April 2017, 12:10:57

Catatan Kembalinya Kodam XIV/Hasanuddin

Keputusan Markas Besar TNI AD, mengembalikan nama Kodam XIV/Hasanuddin yang membawahi tiga provinsi yakni Sulsel, Sultra, dan Sulbar dari Kodam VII/Wirabuana yang sebelumnya membawahi seluruh kepulauan Sulawesi.

Namun pada akhir Desember 2016 lalu, Kodam XIII/Merdeka terlebih dahulu memisahkan diri, dari Kodam VII/Wirabuana dengan membawahi wilayah Sulut, Gorontalo, dan Sulteng. Keputusan tersebut tentu memberikan semangat baru bagi prajurit setempat untuk berbuat lebih baik bagi rakyat.

Pengembalian nama Kodam XIV/Hasanuddin, merupakan momentum sejarah sekaligus upaya mengembalikan semangat Korps Hasanuddin yang menjadi viral di kalangan anak muda Sulawesi pada tahun 1960 hingga 1980-an, dan sekaligus merupakan kebanggaan anak muda Sulawesi saat itu. Korps Hasanuddin merupakan peristilahan yang menggambarkan kebanggaan atas kiprah, prestasi, dan keberanian para tentara pejuang dan keluarga veteran.

Sebelum 1983, Kodam XIV/Hasanuddin menjadi lambang sekaligus nama pusat pengendali keamanan teritorial empat provinsi di Sulawesi saat itu. Ketokohan Sultan Hasanuddin sebagai Raja Gowa yang mempunyai kemashuran yang sangat besar, memiliki ciri-ciri perjuangan tanpa pamrih, membela bangsa dan negara, termasuk daerah Sulawesi, dengan harga diri yang tinggi, keberanian, dan semangat pantang menyerah.

Itulah etos kejuangan Hasanuddin, yang terangkum dalam satu kalimat setia hingga akhir yang menjadi slogan Kodam XIV/Hasanuddin, yang juga sering disampaikan Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti dalam berbagai pertemuan. Etos kejuangan bersama kemanunggulan TNI dan Rakyat. TNI sebagai sahabat rakyat, bersama-sama, berdampingan membangun kesejahteraan rakyat. Berupaya untuk memperkecil jurang pemisah, dan menghilangkan jarak pembatas antara TNI dengan rakyat.

Hasanuddin bukan hanya sekedar nama biasa, Hasanuddin merupakan brand religion. Sebuah brand yang dapat menciptakan spirit persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat khususnya masyarakat Sulawesi Selatan sebagai pusat Markas Kodam XIV/Hasanuddin. Hasanuddin menjadi suatu simbol kepercayaan untuk membangun “ikatan spiritual” dengan masyarakat. Hasanuddin adalah simbol loyalitas untuk berjuang memperkuat bangsa, menjadi negara yang makmur dan berdaulat.

Hasanuddin adalah brand religion military, simbol atau slogan militer yang berusaha mengkomunikasikan pesan-pesan militer dengan pendekatan local wisdom spirit. Pola komunikasi berdasarkan pendekatan tradisi dan adat istiadat setempat atau komunikasi antar budaya, merupakan cara efektif mendekatkan institusi TNI AD secara emosional dengan masyarakat, sehingga institusi TNI menjadi kuat, sesuai slogan TNI selama ini. “Bersama rakyat TNI kuat”.

Untuk bersama rakyat, maka TNI harus memahami tradisi masyarakat setempat, dan melakukan hubungan komunikasi berdasarkan yang masyarakat setempat (komunikan) pahami, bukan hanya berdasarkan keinginan personil TNI (komunikator) semata.

Membuat simbol religi militer memang tidaklah mudah, karena simbol tersebut harus memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Selain itu, bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya dengan nilai-nilai kearifan lokal. Makanya, selain memperhatikan semangat kearifan lokal. Ada dua hal yang penting untuk diperhatikan dalam menentukan simbol religi militer.

Pertama, simbol yang easy listening. Simbol yang sudah akrab di pendengaran. Kedua, simbol yang easy to say. Simbol yang mudah dituturkan oleh masyarakat setempat, sehingga tidak sulit dalam menyosialisasikan. Tentunya simbol religi militer yang dimaksud adalah simbol yang memberikan pesan positif, pesan-pesan perjuangan untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Selain itu perlu dipahami bahwa jantung operasi simbol atau brand adalah integritas dan kredibilitas.

Hasanuddin adalah simbol religi militer yang sangat tepat, selain karena sudah sangat familiar dan mudah diingat oleh masyarakat Sulawesi, juga memiliki semangat perjuangan untuk membela tanah air, dan semangat kesetiaan hingga akhir yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

Namun perlu diperhatikan karena Hasanuddin merupakan simbol religi militer yang lama. Maka untuk membangkitkan simbol lama menjadi semangat baru untuk personil Kodam XIV/Hasanuddin bersinergi dengan mudah bersama masyarakat. Ada tiga hal yang mesti dilakukan dengan maksimal.

Pertama, program-program yang relevan dengan kehidupan masyarakat dewasa ini. Kedua, masyarakat menjadi pusat perhatian yang dominan dari segala tindakan personel Kodam XIV/Hasanuddin. Ketiga, organisasi atau institusi Kodam XIV/Hasanuddin tetap berorientasi pada tugas pokok TNI AD, menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Ditanya Anggaran Saber Pungli, Irwasda Kabur

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Satgas Saber Pungli mengadakan sosialisasi untuk membangun sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi, di Grand...
 

Preview FC Cologne vs Arsenal: Panggung Young Guns

FAJARONLINE.CO.ID, KOLN—Arsenal sudah mengantongi tiket babak 32 besar saat melawat ke markas FC Cologne di matchday kelima Liga Europa....
 

Lovely December 2017, Segalanya tentang Toraja

FAJARONLINE.CO.ID, RANTEPAO - Lovely December 2017 memilih tema Wonderful Toraja. Dimulai 9 Desember hingga 30 Desember mendatang. Bupati Toraja...
 

Rusak Parah, Pemprov Diminta Tuntaskan Jalan ke Seko

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA - Jalan menghubungkan Sabbang menuju Seko masih rusak. Pemerintah belum menyelesaikan pembangunan jalan provinsi menuju...
 

Tolak Ketua Golkar, Politisi Ini Bilang NH Perlihatkan Karakter Khalifah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR---Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PPP Sulsel kubu Djan Faridz, Irwan Intje mengagumi keputusan Ketua Harian...
 

Tanam Sawi di Sekolah, Siswa SMAN 17 Makassar Lebih Bersemangat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Ada aktivitas baru yang dilakoni siswa SMAN 17 Makassar. Tidak hanya belajar di ruang kelas atau mengikuti kegiatan...
 

Ternyata Ini Penyebab RMB Bersedia Dampingi Judas

FAJAROINLINE.CO.ID, PALOPO - Petahana wali kota Palopo, M Judas Amir telah memilih Rahmat Masri Bandaso (RMB) sebagai wakilnya pada Pilkada 2018...
 

Eksekutif Tidak Siap, Pembahasan RAPBD Susah Cepat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Agenda pembahasan RAPBD Sulsel tahun anggaran 2018 sedianya dilakukan sejak Senin awal pekan lalu. Namun terkendala...
 

Murid SD Nurul Fikri Minat Jadi Wartawan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Murid SD Islam Terpadu Nurul Fikri punya keinginan kuat menjadi penulis. Mereka pun memilih Harian FAJAR sebagai wadah...
 

Rusia Desak Prancis Bebaskan Miliarder Mereka yang Ditangkap

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Penangkapan miliarder Rusia, Suleiman Kerimov di Nice pada awal pekan ini memicu protes dari pihak Kremlin. Mereka...
 

Legislator Nasdem-PKB Haramkan THM di Luwu Utara

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA - Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasdem Luwu Utara menolak keras adanya Tempat Hiburan Malam (THM)....
 

PKB Dorong Anwar Sadat, Hanura: Jangan Main Klaim

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO - Setelah PKB menegaskan pasang badan mendorong Anwar Sadat berpaket dr Baso Rahmanuddin (DBR) di Pilkada Wajo, pihak Partai...
 

Tumbangkan Pangkep, Tim Tenis PGRI Barru Tembus 8 Besar

FAJARONLINE.CO,ID, BARRU - Tumbangkan Pangkep di babak penyisihan Porseni PGRI tingkat provinsi Sulsel di Malili, Luwu Timur, tim tenis PGRI Barru...
 

Mahar Rp300 Ribu, Kakek Ini Nikahi Perawan 17 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID - Anda pemuda dan belum nikah-nikah? Badu, kakek berusia 56 tahun di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mungkin bisa memberi...
 

Salah Tangkap dan Dipenjara 20 Tahun, Pria Ini Dapat Ganti Rugi Rp200 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, BALTIMORE—Sabein Burgess menghabiskan hampir dua dasawarsa atau sekitar 20 tahun di penjara karena didakwa membunuh...
 

Allegri Merasa Aneh dan Salah Prediksi di Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, TURIN—Langkah kurang mulus dijalani Juventus di Liga Champions musim ini. Jika sebelumnya mereka tak terkalahkan hingga...
 

Messi Dicadangkan Lawan Juventus, Pelatih Barca: Ini Masalah Internal

FAJARONLINE.CO.ID, TURIN—Lionel Messi untuk kali pertama harus duduk manis di bangku cadangan saat Barcelona menghadapi Juventus di matchday...
 

Pentingnya Data Sensus Penduduk 2020

Perbedaan konsep kependudukan antara BPS dan Kemendagri (data registrasi penduduk), menjadi latar belakang kerja sama kedua instansi dalam...
 

Punya Pasukan Berkuda, Belajar Tiga Jenis Lontara

* Cara A'bulo Sibatang Menjaga Budaya Makin ngeri melihat modernisasi. Kecintaan terhadap budaya kian tersisih. Alih-alih merawatnya, sekadar...
 

Bintang Arema Hadir di Final, STIMED Makassar Incar Posisi Kelima

FAJARONLINE.CO.ID, MALANG - Torabika Campus Cup 2017 memasuki fase final Kamis (23/11/2017) hari ini. Tiga pemain Arema FC; Ahmad Bustomi, Beny...
 

Akhirnya “Tupai” Terjatuh Juga

Sepandai-pandai tupai melompat pasti dia akan jatuh juga. Pepatah ini sesuai betul dengan liku-liku perjalanan hidup Setya Novanto (SN), yang begitu...
 

Semalaman di Bali, Rossa Pasang Tarif Segini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Penyanyi solo Rossa bakal bermalam tahun baru di The Patra Bali Resort & Villas, Bali. Pelantun lagu Tegar itu tak...
 

Utusan PBB: Pemerkosaan Wanita Rohingya Mungkin Merupakan Kejahatan Perang

FAJARONLINE.CO.ID, RAKHINE—Utusan PBB tentang kekerasan seksual dalam konflik, Pramila Patten mengatakan bahwa kekejaman yang meluas terhadap...
 

Langsung Dipecat Nasdem, Ini Kata Indira

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Partai Nasdem memastikan tidak akan main dua kaki di Pilwalkot Makassar. Dukungan partai hanya mendukung Ketua DPC...
 

Fokus Perbaikan Jalan, Jalan Andi Djemma Dianggakan Rp60 Miliar

Proyek infrastruktur 2018 fokus pada perbaikan jalan. Salah satunya di ruas Jl Andi Djemma (eks Jl Landak Baru). Anggaran proyek jalan bintang lima...

Load More