Fajar


 Breaking News
  • Polisi Ringkus Dua Pelajar Pelaku Curanmor: FAJARONLINE.COM -- Personel Reserse Mobil (Resmob) Polres Ternate kembali meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) pada Senin (19/6) malam lalu. Mirisnya, kedua...
  • Kasihan... Nenek Tewas Terpanggang Saat Tertidur Lelap: FAJARONLINE.COM -- Kota Gorontalo dihebohkan dengan peristiwa kebakaran menyusul dua peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat (23/6) kemarin. Bahkan kebakaran yang menghanguskan...
  • Tiga ABG Kedapatan Pesta Ngelem: FAJARONLINE.COM -- Polres Seruyan menangkap menangkap tiga anak baru gede (ABG) yang sedang ngelem di Stadion Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Rabu (21/6) pukul 22:00 WIB. Ketiga ABG...
  • Lagi Asik Main Ayunan, Bocah 10 Tahun Tewas Tergantung: FAJARONLINE.COM -- Seorang bocah tewas tergantung di Jalan BPUTK, RT 01, Sangatta Selatan, Kutim, Kaltim, sekira pukul 12.00 Wita kemarin. Bukan bunuh diri. Hal itu disebabkan...
  • Danny Kagum Melihat Kekompakan Tim Relawannya: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Danny Pomanto sangat kagum melihat kekompakan para relawan dan tim pemenangan yang telah menyatu dalam sebuah komitmen untuk menginginkan Makassar Dua...
  • Layanan Selama Ramadan Masih Dikeluhkan: FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Pelayanan Bank Sulselbar Cabang Pinrang selama Ramadan, ternyata masih dikeluhkan. Pengurangan jam layanan selama bulan puasa membuat nasabah merasa...

I Love Monday: Novel Eh.., KaTePe



Negeri antah berantah mengalami kondisi ngeri-ngeri sedap. Di saat Udin tengah menggencarkan program pelayanan terbaik untuk Rukun Teman-teman / Rukun kaWan-kawan (RT/RW}, dia dicekal keluar kampung oleh komunitasnya. Padahal saat itu, pria perlente itu tengah merampungkan penulisan sebuah buku fiksi.


Pada kurun waktu hampir bersamaan, si doski mendapat kabar sangat mengejutkan kalau keluarganya di kampung tiba-tiba didatangi sejumlah orang tak dikenal.

Belum diketahui motif kedatangan orang asing itu. Yang pasti, laporan yang sampai ke telinga Udin adalah, keluarga mereka tak nyaman dengan kehadiran warga tersebut.

Seperti biasanya, anggota komunitas "Udin Sedunia" ini tidak panik. Dia tenang-tenang saja. Sang doi berusaha menyelesaikan persoalan dengan pikiran jernih.

Meski demikian, Udin terus berupaya mencari tahu penyebab banyak orang yang menyambangi rumahnya. Setelah ditelusuri, diketahui kalau mereka adalah pendatang yang hendak mengurus Kartu Tender Proyek alias KaTePe.

Bagaimana dengan persoalan pencekalan dirinya sehingga tak bisa keluar kampung? Udin mencari tahu alasannya, dan ternyata dia dicekal dengan pertimbangan agar dirinya fokus menyelesaikan penulisan novelnya.

Hanya saja, patut disayangkan, karena pencekalan itu nyatanya tak berefek. Novel atau roman yang sejatinya selesai pekan ini, ternyata belum kelar-kelar sesuai rencana.

Tim Udin akhirnya merapatkan hal tersebut. Hasil rembuknya, mereka menyepakati acara peluncuran novel berjudul "Eh KaTePe; Kartu Tender Proyek" ditunda, dengan alasan belum selesai diketik. Pita mesin tik kelihatannya sudah buram akibat keseringan dipakai, dan tak pernah diganti.

Nah lho? (kritik-saran, WA 08124222468)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE