Fajar


 Breaking News
  • Polisi Ringkus Dua Pelajar Pelaku Curanmor: FAJARONLINE.COM -- Personel Reserse Mobil (Resmob) Polres Ternate kembali meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) pada Senin (19/6) malam lalu. Mirisnya, kedua...
  • Kasihan... Nenek Tewas Terpanggang Saat Tertidur Lelap: FAJARONLINE.COM -- Kota Gorontalo dihebohkan dengan peristiwa kebakaran menyusul dua peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat (23/6) kemarin. Bahkan kebakaran yang menghanguskan...
  • Tiga ABG Kedapatan Pesta Ngelem: FAJARONLINE.COM -- Polres Seruyan menangkap menangkap tiga anak baru gede (ABG) yang sedang ngelem di Stadion Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Rabu (21/6) pukul 22:00 WIB. Ketiga ABG...
  • Lagi Asik Main Ayunan, Bocah 10 Tahun Tewas Tergantung: FAJARONLINE.COM -- Seorang bocah tewas tergantung di Jalan BPUTK, RT 01, Sangatta Selatan, Kutim, Kaltim, sekira pukul 12.00 Wita kemarin. Bukan bunuh diri. Hal itu disebabkan...
  • Danny Kagum Melihat Kekompakan Tim Relawannya: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Danny Pomanto sangat kagum melihat kekompakan para relawan dan tim pemenangan yang telah menyatu dalam sebuah komitmen untuk menginginkan Makassar Dua...
  • Layanan Selama Ramadan Masih Dikeluhkan: FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Pelayanan Bank Sulselbar Cabang Pinrang selama Ramadan, ternyata masih dikeluhkan. Pengurangan jam layanan selama bulan puasa membuat nasabah merasa...

Modus Sulap, Pelaku Lecehkan Bocah Perempuan

ILUSTRASI


FAJARONLINE.COM, MAROS -- Salah seorang warga Jalan Mappanyuki Makassar, Chairil Rahman harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan di Polsek Mandai karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah perempuan AU (9) warga Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.

Plt Kapolsek Mandai, Ajun Komisari Polisi (AKP) Asgar mengatakan dugaan pelecehan ini dilakukan oleh tersangka, karena pelaku meminta korban untuk memegang kelaminnya saat keduanya baru kembali dari masjid usai melakukan salat magrib.

Pengakuan pelaku kepada polisi dia baru pertama kali bertemu dengan korban.

"Jadi pengakuan pelaku, saat pulang dari salat Magrib, dia ingin mengantar AU ke rumahnya dengan alasan ingin menemui orang tua korban," katanya.

Sebelumnya, kata dia, pelaku menanyakan kepada AU, apakah orangtuanya rajin menjalankan salat lima waktu atau tidak.

"Awalnya pelaku bertanya kepada korban. Apakah oranguanya rajin melaksanakan salat lima waktu dan dijawab oleh AU tidak. Sehingga ini menjadi alasan pelaku untuk mengantar korban karena pelaku berniat untuk mengajak kedua orangtua korban untuk rajin beribadah," jelasnya.

Namun saat dalam perjalanan ia melintasi tempat yang gelap dan pelaku berhenti.

"Saat melintas ditempat yang gelap dia menyampaikan kepada korban, kalau dia akan melakukan sulap. Sehingga keduanya lalu berhenti, Chairil mengambil tangan korban dan menyuruh memegang kelaminnya. Setelah itu pelaku memberikan uang Rp 5.000 kepada korban," jelasnya.

Setelah sampai di rumahnya, AU langsung masuk ke rumahnya dan saat pelaku pulang, AU kemudian menyampaikan kepada ibunya jika dia telah memegang kelamin pelaku.

"Setelah pelaku pulang, AU kemudian menyampaikan kepada ibunya jika ia telah memegang kelamin pelaku atas permintaan si pelaku saat mengantarnya pulang," ungkapnya.

Setelah mengetahui hal itu orangtua korban menjadi marah dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Mandai. (rin)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE