Fajar

  Breaking News

Belajar dari Kekalahan Ahok

Edi Abdullah Widyaiswara Muda PKP2A II LAN
Opini - 20 April 2017, 14:08:26

Hasil quick count sementara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinyatakan menang versi penghitungan cepat lembaga survei. Pasangan ini mengungguli pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Seperti umumnya, hasil quick count lembaga survei tidak akan jauh berbeda dengan hasil rekapitulasi KPU. Kekalahan petahana, Ahok tentunya menarik kita simak beberapa hal, seperti sebelum pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta dilaksanakan, hampir seluruh lembaga survei mengunggulkan Ahok. Prediksi elektabilitas tinggi tersebut membuat Ahok lupa tmenjaga ucapan dan kata-katanya.

Kasus Al-Maidah merupakan momok terbesar yang membuat popularitas Ahok langsung menurun. Ketidakmampuan Ahok mengendalikan diri dari ucapannya merupakan kelemahan terbesarnya, dan kelemahan inilah menjadi celah lawan politiknya menyerang Ahok.

Dan ucapan-ucapan Ahok pulalah yang membuat sebagian masyarakat DKI Jakarta berpaling hati ke pasangan Anies-Sandi. Masyarakat DKI Jakarta menginginkan pemimpin baru yang lebih mampu menjaga sikap tanduknya, sebagai seorang leader yang akan menjadi teladan bagi masyarakat.

Penyumbang lain kekalahan Ahok adalah berbagai kebijakannya yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat, seperti penggusuran yang kadang dilakukannya dengan alasan penataan kota, namun kebijakan yang tidak populis inilah yang membuat masyarakat akhirnya memilih pasangan Anies-Sandi. Belum lagi kasus reklamasi pantai juga turut andil membuat suara Ahok semakin merosot.

Kemampuan berdebat serta mengelola kata dan kalimat memang sebuah kompetensi tertentu yang harus dimiliki seorang paslon kepala daerah, guna mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya.

Kompetensi komunikasi dalam debat tentunya harus dikuasai, karena debat mampu menarik perhatian masyarakat sebagai pertimbangan memutuskan pasangan yang dipilihnya, apalagi jika debat tersebut disiarkan secara live. Inilah senjata Anies yang selalu unggul di setiap debat, tutur kata yang lembut dan sopan, akhirnya mampu menarik simpati masyarakat.

Menjadi pemimpin yang sangat dibutuhkan bukan hanya niat semata, akan tetapi implementasi dari niat yakni tindakan. Dalam ilmu kepemimpinan, secara umum digambarkan sebagai kemampuan seseorang mempengaruhi orang lain, sehingga bertindak sesuai keinginan untuk mencapai tujuan. Inilah inti sebuah kepemimpinan yaitu pengaruh. Tanpa pengaruh, maka kepemimpinan menjadi tidak efektif.

Menanamkan pengaruh tidak bisa lepas dari style kepemimpinan, dan tentuya untuk menanamkan pengaruh maka pemimpin harus memberikan contoh, dalam arti pemimpin itu harus mampu memberikan keteladanan.

Jika pemimpin mengarahkan orang yang dipimpinnya tidak korupsi, maka dia harus mampu menjadi sosok yang tidak korupsi. Kapan ucapan tidak sesuai dengan perbuatan, di situlah akhir perjalanan karier seorang pemimpin, karena ucapan dan perbuatan seorang pemimpin harus sejalan.

Siapapun yang menang maka orang tersebut adalah pemimpin yang dipilih mayoritas masyarakat. Pilihan masyarakat tentunya merupakan hak yang dijamin konstitusi dalam berdemokrasi. Kemenangan seseorang dalam pilkada merupakan pengejawantahan suara rakyat, suara tuhan yang harus dihormati.

Bagi pasangan yang menang dalam pilkada, tentunya harus berterima kasih kepada masyarakat dan mesin partai politiknya, dan tak lupa harus mampu merangkul kembali pasangan yang kalah untuk bersama-sama membangun daerah yang dipimpinnya, membangun komunikasi, konsolidasi dengan paslon yang kalah akan mampu meredam gejolak yang mungkin timbul di tengah masyarakat pasca pilkada.

Bagi pasangan yang kalah, tentunya hal ini bukan merupakan akhir dari perjalanan kariernya. Kemampuan menerima kekalahan merupakan sikap seorang ksatria.

Siap menang, siap kalah merupakan komitmen yang harus dijunjung tinggi, dengan hati yang lapang dan ikhlas, maka beratnya beban kekalahan dalam pilkada yang sudah menguras energi dan biaya, akan mampu membuat seseorang tetap berdiri dengan kepala tegak, dan kekalahan jangan dianggap sebagai kegagalan, akan tetapi jadikan sebagai cambuk untuk lebih sukses lagi di pilkada mendatang.

Mengabdikan diri kepada bangsa dan masyarakat bukan hanya bisa didapatkan dari jabatan kepala daerah, tetapi masih banyak lagi cara yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

Ingat gagal dan sukses seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, semakin banyak mengalami kegagalan, maka semakin dekat dengan kesuksesan. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu mengendalikan sikap dan perbuatannya, sikap akan senantiasa ditonton publik. Karena itu, jaga senantiasa reputasi, kehilangan reputasi maka kita akan kehilangan segala-galanya. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Mohamed Salah Mengamuk di Anfield, Eden Hazard Brace di The Hawthorns

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Premier League. Saat...
 

Mira: Kecepatan Mobil Setya Novanto Hanya 20 km/jam

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Kecepatan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi tersangka korupsi KTP elektronik Setya Novanto dalam insiden tabrak...
 

Milan Takluk di Markas Napoli, AS Roma Menangi Derby Ibu Kota

FAJARONLINE.CO.ID, NAPLES—AC Milan gagal melanjutkan hasil positif mereka di laga tandang. Melawat ke markas Napoli, Rossoneri kalah tipis 1-2....
 

Comeback Pogba, Manchester United Gasak Newcastle United 4-1

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Manchester United menggasak Newcastle United dalam laga pekan ke-12 Premier League, Minggu, 19 November, dinihari...
 

Barcelona Pesta Gol, Derby Madrid Berakhir Imbang

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Barcelona makin kokoh di puncak klasemen La Liga usai berpesta gol ke gawang Leganes. Bermain di Estadio Butarque,...
 

Soal Dukungan ke NH-Aziz, Ketua PKB: Samina Wa Athana

FAJARONLINE.CO.ID -- Arah dukungan PKB kepada pasangan bakal calon Gubernur Sulsel-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar...
 

JAGO Bakal Jadi Pesta Rakyat Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelaksanaan Jalan Sehat Golkar alias JAGO Jilid II di Kota Makassar, Minggu, 19 November, dipastikan berlangsung...
 

EFQR Lantamal Tangkap Nelayan Pengguna Bius dan Bahan Peledak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tim Eastern Fleet Quick Respon (EFQR) Lantamal VI yang dipimpin oleh Letda Laut (P) Hadi Sutoyo telah berhasil...
 

Arsenal Tekuk Spurs 2-0 di Derby London Utara

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Derby London Utara menjadi milik Arsenal. Menghadapi Tottenham Hotspur di Emirates Stadium, The Gunners, julukan...
 

Ini Dia Musisi Paling Senior di Makassar Jazz Festival 2017

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Siapa yang tak kenal musisi jaz andal era 80-an, Idang Rasjidi. Salah satu pengisi acara Makassar Jazz Festival 2017...
 

Wartawan FAJAR Bagi Ilmu Jurnalistik ke Pelajar Smanel Bone

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Animo pelajar untuk mengetahui profesi dan kerja wartawan, sangat tinggi. Terbukti, jumlah peserta Diklat Jurnalistik yang...
 

Warga Maros dan Gowa Siap Serbu JAGO II Partai Golkar

FAJARONLINE.CO.ID -- Ratusan warga dari Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros siap datang beramai-ramai pada pelaksanaan Jalan Sehat Partai Golkar...
 

Setelah Hanura, NH-Aziz Resmi Kantongi Rekomendasi PKB

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah penyerahan rekomendasi usungan Partai Hanura pada pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel,...
 

Bupati Takalar Yakin Pammase Menang

FAJARONLINE.CO.ID WAJO -- Bupati Takalar terpilih, Syamsari Kitta, meyakinkan ribuan warga di acara deklarasi pasangan Amran Mahmud-Haji Amran...
 

Arpal Jalin Keakraban Melalui Lomba Domino

FAJARONLINE.CO.ID -- Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tali silaturahmi antar sesama. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas...
 

300 Ribu Kupon Tersebar, Jago Bakal Membeludak, Panitia Mohon Maklum

FAJARONLINE.CO.ID -- Peserta Jalan Golkar (Jago) Jilid II yang akan dihelat Sabtu (29/11) besok, dipastikan akan lebih semarak dibanding Jago...
 

Penonton Bernostalgia dengan Equinox

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Di tengah rintik hujan, tak menghalangi penasaran dan rasa rindu penonton menyaksikan hari penutup Makassar Jazz...
 

Deng Ical Jadi Dewan Pendamping Fraksi Muda Indonesia

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, mendandatangani surat persetujuan menjadi dewan pendamping Fraksi Muda Indonesia (FMI), di Kantor DPRD...
 

Setelah Timnas U-23, Suriah Juga Kalahkan Boaz Solossa Cs

FAJARONLINE.CO.ID, CIKARANG—Tim nasional U-23 begitu perkasa dalam laga internasional mereka di Indonesia. Setelah mengalahkan timnas U-23...
 

Sah, Rekomendasi Hanura Sampai ke Tangan NH-Aziz

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Partai Hanura resmi mengusung pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz...
 

S3 Sosiologi Unhas Teleconference Perdamaian Dunia HWPL dari Seoul

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mahasiswa S3 Sosiologi PPs-Unhas, Sabtu (18/11/2017) di kampus Unhas Tamalanrea Makassar, melakukan teleconference....
 

Kenang Walmas Berdarah, Pemuda Wija To Luwu Tuntut Pemekaran Luwu Tengah 

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Wija to Luwu menggelar Aksi menuntut Pemekaran Luwu Tengah dengan...
 

Warga Membeludak di Deklarasi Duo Amran

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Deklarasi pasangan yang digelar oleh Amran Mahmud dan Haji Amran (Duo Amran) di Lapangan Merdeka Sengkang dipadati ribuan...
 

Ini Rute JAGO Jilid Dua Partai Golkar, Hadiahnya Rp1 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Panitia Jalan Sehat Partai Golkar (JAGO) jilid dua Kota Makassar, Sulawesi Selatan sudah menyiapkan rute kegiatan yang...
 

Jangan Ketinggalan, JAGO II Kuningkan Makassar Besok

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Rangkaian perayaan hari ulang tahun Partai Golkar ke-53, Kota Makassar akan kembali "menguning". Adalah JAGO (Jalan...

Load More