Fajar


 Breaking News

Korban Penganiyaan yang Dituduh Begal Tunjuk Dua Security



FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kendati masih trauma pasca penganiayaan dirinya, Sulaeman, salah seorang korban penganiayaan sejumlah oknum tentara dan security di Perumahan The Maple, mendatangi Polrestabes Makassar untuk memberikan kesaksian tiga terlapor security perumahan itu, Jumat malam (21/4).

Bahkan, Sulaeman yang sehari-harinya sebagai tukang odong-odong ini menunjuk dua dari tiga terlapor yang merupakan security. Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya dan dua orang lainnya yang tidak dikenalnya. Itu setelah mereka dituduh sebagai pelaku begal.

Ketiga security tersebut masih dalam pemeriksaan penyidik. Bahkan, penyidik mengamankan double stick yang diduga digunakan security tersebut melakukan penganiayaan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, membenarkan adanya security perumahan yang merupakan terlapor menjalani pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan tersebut. "Kasus ini tetap diproses lebih lanjut," tegasnya.

Tak hanya itu, Sulaeman juga mengungkapkan ada oknum tentara yang menyiram dirinya dengan air panas sehingga mengakibatkan luka melepuh di bagian lehernya. "Ini luka karena disirami air panas oleh oknum tentara," bebernya.

Sementara itu, keluarga korban sudah melaporkan adanya dugaan keterlibatan salah seorang oknum personel TNI AL yang melakukan penganiayaan itu. Bahkan, mereka sudah melaporkannya ke Polisi Militer AL. "Inisialnya RD," kata Andi Mangkona, orangtua salah seorang korban penganiayaan berinisial AA. (eds)

 

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE