Fajar


 Breaking News

Simak Nih, Kisah Inspiratif Meraih Mimpi Lulus di Kedokteran Unhas

Bahtiar Adnan Kusuma bersama anak-anaknya. (FOTO: IST)

FAJARONLINE.COM--Banyak jiwa dan hati yang tak tersentuh oleh indahnya kata-kata.Tapi, ia bisa tersentuh oleh cahaya keikhlasan. Pilihan sejuta ummat, mungkin inilah kalimat yang layak disematkan untuk Fakultas Kedokteran Unhas. Betapa tidak FK masih menjadi pilihan favorit untuk anak lulusan SMA yang hendak melanjutkan studinya.

"Ayah, insya Allah Dea yakin bisa lulus di FK Unhas." Jawaban itu lagi yang aku dengar. Dea sepertinya semakin yakin dan optimis dengan pilihannya. Ayah, percaya sama Dea. Dea yakin sekali bisa lulus di FK Unhas. Ayah dan ibu bantu Dea dengan doa."

Apa yang dilakukan Dea menghadapi SBMPTN?

Pertama, Usaha sungguh-sungguh. Tak ada hari tanpa belajar, lebih baik mandi keringat dalam belajar daripada mandi air mata gara-gara taj lulus SBMPTN. Menjejak informasi, menelusuri pengalaman dari orang orang yang berhasil lulus di FK Unhas. Dari informasi itulah kami diskusikan dengan Dea sebagai masukan buatnya.

Kedua, Qiyamul Lail, usaha membutuhkan energi dan energi tak melulu didapat dari asupan makanan, tapi ada energi yang berasal dari kekuatan ruhiyah. Coba saja bila Anda punya hajat yang hendak dipenuhi, berdoalah sungguh sungguh dan serahkan sepenuhnya pada Allah. Berdoa yang paling disarankan dengan mencurahkan semua keresahan hati lewat shalat tengah malam. Inilah yang rutin dilakukan Dea dan aku sebagai ayah berdoa lewat Tahajud selama berturut-turut tiap malam selama setahun.

Ketiga, shalat Dhuha. Tradisi melaksanakan shalat dhuha ternyata terinspirasi tatkala Dea melihat kami yang rutin Dhuha. Setiap pagi sebelum memulai pelajaran di kelas, ia transit di masjid sembari dhuha dan berdoa.
Keempat, bersedekah. Bila ingin kaya bersedekahlah dan bila ingin sukses rajinlah memberi. Jauh hari sebelum menghadapi SBMPTN sebagai jalan masuk ke FK Unhas, Dea rutin bersedekah tiap hari. Jumlahnya tak besar, namun menjadi sangat berarti karena rutin diberikan tiap hari. Sedekah adalah pembuka jalan terwujudnya cita-citanya.

Kelima, menjaga wudhu. Setiap menuju ke medan belajar, berwudhu duluan. Salah satu ciri khas orang beriman adalah selalu menjaga wudhunya. Dengan demikian akan menjadi pembuka jalan bagi Allah untuk membentangkan rahmat-Nya kepada hambanya.

Keenam, rutin membaca Al-Quran.Tanpa disuruh, sehabus shalat subuh ia rutin membaca Al-Quran. Kemana saja Dea selalu membawa Alquran dalam tasnya.Di mobil pun begitu. Al-Quran selalu siap ia baca.

Alhamdulillah senang rasanya melihat Dea sekarang kuliah di FK Unhas dan insya Allah pada 2018 bakal KKN dengan meraih IPK terbaik di angkatannya. Semua usaha ia lakukan berbuah manis. Inilah jawaban atas segala pintanya yang acapkali panjatkan di sepertiga malam terakhir. Terbanglah bersama Mimpimu. ***

(Penulis: Bahtiar Adnan Kusuma)

Berita Terkait

🎬Populer Hari ini