Fajar


 Breaking News

Dosen Asal Sidrap Jadi Korban Perampokan di Jayapura

Dr Suwandi semasa hidup.


FAJARONLINE.COM - Kabar duka datang dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Jayapura, Papua. Salah seorang warganya, Dr Suwandi tewas dalam perjalanan menuju rumahnya Kamis dini hari (11/5/2017) sekitar pukul 00.30 WIT.

Dia tewas di kawasan rawan kriminal Buper Waena, Kota Jayapura. Seperti dikutip dari Harianpapua.com, korban sehari-hari bekerja sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih.

Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang menggunakan motor Honda CBR 150. Di tengah jalan, korban diadang dua orang tak dikenal dan langsung melakukan penganiayaan dengan senjata tajam. Lokasinya persis di dekat Gedung Pramuka.

Usai menganiaya korban kedua pelaku langsung melarikan diri dengan membawa motor milik korban dan meninggalkan barang bukti sebilah parang dan satu helm berwarna hitam di TKP.

Kejadian itu diketahui polisi setelah salah seorang saksi mata, Ronald Waimbewer (18)melapor ke Pos Polisi Sub Sektor Heram. Polisi menemukan korban dalam keadaan kritis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dian Harapan.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Suwandi tewas akibat luka bacokan di bagian punggung, lengan, hingga kepala yang parah. Daerah Buper Waena selama ini memang dikenal sebagai kawasan rawan kriminal.

Sekjen Pengurus Besar Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) M Saleh Mude mengatakan, dirinya mendapat informasi dari Ketua Kebugis Papua Dr Akhmad Kadir. Korban meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Seorang anaknya tengah kuliah di Universitas Brawijaya Malang.

Menurut Saleh, Suwandi termasuk salah seorang penggagas Kebugis Kota Jayapura. Ketua Umum PB Kebugis M Said Saile dan Sekjen Saleh Mude menyatakan duka mendalam atas kepergian Suwandi. "Semoga saudara kita dimudahkan jalan ruhnya menghadap pengadilan Allah dan keluarganya diberi kesabaran dan ketabahan," kata Saleh. (fo)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE