Fajar

  Breaking News

Erdogan Dukung Jalur Sutra Tiongkok, India Cemas dan HRW Cemaskan Warga Miskin

Internasional - 15 Mei 2017, 10:48:57

 

FAJARONLINE.COM – Di belantara yang menutup pegunungan di Laos, para insinyur Tiongkok mengebor ratusan terowongan dan mendirikan jembatan. Proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan 418 kilometer jalur kereta api: investasi USD 6 miliar atau sekitar Rp78 triliun yang membuat enam negara Asia kian terhubung.

Uang-uang Tiongkok juga digunakan untuk membangun pembangkit listrik di Pakistan. Jalur kereta dari Budapest, Hungaria, menuju Beograde, Serbia, sedang digambar para perencana Tiongkok. Jika terbangun, barang-barang asal Tiongkok yang masuk lewat pelabuhan di Yunani bisa dengan mudah disalurkan ke penjuru Eropa.

Proyek infrastruktur yang sedemikian masif merupakan ambisi Tiongkok dalam membangun jalur perdagangannya. Sedikitnya 65 negara bisa terlibat dalam One Belt One Road, konsep yang ditawarkan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 2013. Mulai kemarin hingga hari ini, 29 pemimpin dunia berkumpul di Kota Beijing, Tiongkok. Mereka berpartisipasi dalam One Belt One Road (OBOR) Summit. Topik utama konferensi di ibu kota Tiongkok itu adalah gagasan Xi Jinping untuk menyatukan tiga benua dalam satu jalur perdagangan. Media menyebutnya Jalur Sutra Baru.

”Ini adalah pertemuan para pemikir hebat,” kata Xi dalam pidato sambutannya. Di antara 29 negara yang berpartisipasi, ada beberapa yang diwakili diplomat tertingginya. Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut), misalnya.

Jalur Sutra Baru akan menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika. Jalur perdagangan tersebut jelas menjadikan Tiongkok sebagai pusatnya. Karena itu, pemerintahan Xi-lah yang sibuk membangun infrastruktur pendukung. Mulai jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, jalan tol, hingga kawasan-kawasan industri.

Sejauh ini, China Development Bank mengeluarkan dana USD 890 miliar atau sekitar Rp11.862 triliun. Total, ada 900 proyek terkait dengan OBOR yang sudah disepakati dan didanai bank berpelat merah tersebut. Sebagian proyek itu telah berjalan. ”Kami sudah menyiapkan dana tambahan USD 124 miliar (sekitar Rp1.652 triliun),” kata Xi.

Di hadapan para peserta konferensi, Xi menyatakan, Jalur Sutra Baru tidak hanya akan menjadi jalur perdagangan, namun juga jalur perdamaian. Asalkan semua pihak tetap menghormati dan menghargai kedaulatan negara serta integritas wilayah satu sama lain. ”Pengucilan hanya akan membuahkan kemunduran,” ungkap suami Peng Liyuan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin optimistis OBOR membawa banyak manfaat positif. Khususnya bagi Rusia. ”Keterbukaan dan perdagangan bebas kini semakin banyak ditolak di berbagai negara. Bahkan oleh negara-negara yang semula menggagasnya,” ucap Putin. Karena itu, OBOR bisa menjadi solusi tepat. Tapi, dia mengimbau semua pihak tidak melupakan asas perlindungan dagang.

Senada dengan Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang juga hadir dalam forum itu menyebut OBOR sebagai bentuk kerja sama yang positif. Sebab, selain perdagangan, negara-negara yang terlibat dalam megaproyek Tiongkok tersebut bisa menjalin kerja sama keamanan. Terutama dalam menangkal terorisme. ”Inisiatif Tiongkok ini akan mengakhiri terorisme,” ujarnya.

Kemarin, setelah membuka konferensi, Xi melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa negara. Salah satunya adalah Rusia. Pertemuan itu berlangsung di Diaoyutai State Guesthouse. Kemarin Putin memamerkan kemampuannya bermain piano di sana. ”Sambil menunggu kedatangan Presiden Xi, Presiden Putin memainkan beberapa komposisi piano lawas tentang Moskow dan St Petersburg,” lapor Kantor Berita TASS.

Kendati demikian, tidak semua peserta konferensi mendukung 100 persen gagasan Xi. Kemarin India mengaku cemas dengan kehadiran jalur perdagangan lintas benua di wilayahnya. Sebab, China-Pakistan Economic Corridor yang merupakan salah satu titik penghubung OBOR juga menghubungkan wilayah sengketa. Yakni, kawasan Gilgit di India dan Baltistan di Kashmir wilayah Pakistan.

Selain India yang mengkhawatirkan status perbatasan dan stabilitas keamanannya, Human Rights Watch (HRW) mencemaskan nasib warga miskin di wilayah yang dilintasi jalur OBOR. Terutama di negara-negara Asia Tengah. ”Kami khawatir masyarakat miskin yang di wilayahnya akan dibangun infrastruktur OBOR menjadi kian tersisih,” tulis HRW dalam masukan resminya untuk Tiongkok.

Terlepas dari kritik yang muncul, peran Tiongkok sebagai negara dengan kue ekonomi terbesar di dunia memang kian penting. Terutama ketika Amerika Serikat (AS) justru memagari negaranya dengan tembok proteksionisme. Dengan menyediakan jalur perdagangan yang bisa diakses tak kurang dari 60 persen populasi dunia, Tiongkok memang bakal mengocok ulang tata ekonomi global. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Heboh... Beredar Percakapan Jual Beli Undangan Pernikahan Bobby-Kahiyang Seharga Rp400 Ribu di...

FAJARONLINE.CO.ID -- Di tengah hiruk pikuk persiapan acara ngunduh mantu yang digelar besan Presiden Joko Widodo (Jokowi), beredar kabar ada oknum...
 

Pelajar Sering Dibully, Dendam Berujung Maut

FAJARONLINE.CO.ID -- Motif pengeroyokan yang berujung kematian Rayhan Jamal Akram (17), pelajar klas XII SMK Lodaya Sukabumi, akhirnya terkuak. Dua...
 

Jelang Pendaftaran Independen, Demokrat Serahkan Rekomendasi ke IYL-Cakka

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat secara resmi mengusung pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur...
 

Veteran SEP TC Amankan Dua Gelar di NH Anniversary

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Petenis Sinar Energi Prima Tenis Club (SEP TC) berhasil mengamankan dua gelar juara di ajang kejuaraan daerah...
 

Wow... Ahli Bedah Saraf Ini Mengklaim Sukses Lakukan Transplantasi Kepala Manusia

FAJARONLINE.CO.ID -- Seorang ahli bedah saraf Italia bernama Sergio Canavero mengklaim, dia telah menyelesaikan transplantasi kepala mayat manusia...
 

Zion Pertontonkan Kelasnya di Invitasi Bola Basket Smansa XVI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelajar SMA Zion Makassar mempertontonkan kelasnya bermain basket di ajang Invitasi Bola Basket SMA Negeri 1 Makassar...
 

Petenis Putri Pegadaian TC Juara di NH Anniversary

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Petenis putri Pegadaian Tenis Club (TC) berhasil mengamankan gelar juara pada kejuaraan daerah (Kejurda) tenis antar...
 

Ini Dia Calon Penantang Tafadal di Bone

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Petahana di Kabupaten Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, bersama pasangannya Ambo Dalle (Tafa'dal) bakal mendapat...
 

Jelang HUT Korpri, Ini yang Dilakukan PNS TNI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Menjelang peringatan HUT ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), anggota KORPRI sub unit TNI di Makassar...
 

Husler Harapkan Kualitas SAKIP Luwu Timur Lebih Baik

FAJARONLINE.CO.ID, LUWU TIMUR -- Untuk meningkatkan kualitas laporan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), Bupati Luwu...
 

Mulur, Polisi Dilema Paparkan Hasil Tes DNA Bayi Ajaib

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Proses pengungkapan hasil tes DNA dari keluarga bayi yang diklaim ajaib dari Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan...
 

Teka-teki Penantang dan Pendamping MB Bakal Ketahuan 46 Hari

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Kandidat yang bakal meramaikan pesta demokrasi di Pilkada Enrekang 2018 masih samar-samar. Meski begitu, semuanya...
 

Besok Dibuka, Outfest Makassar Juga Hadirkan Wahana Bermain 

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Gelaran pameran peralatan oudoor internasional atau International Indonesian Outdoor Festival (Outfest) yang...
 

Usai Deklarasi, Danny Pomanto Salam Punggawa

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dukungan petahana Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di Pilgub Sulsel, serta support kubu pemenangan...
 

Mobil Terios Milik Atlet Porseni PGRI Ditimpa Pohon di Malili

FAJARONLINE.CO.ID -- Musibah pohon tumbang terjadi di Malili, Luwu Timur. Hujan deras disertai angin kencang membuat sebuah pohon besar tumbang dan...
 

Begini Cara Komunitas Arpal Ringankan Derita Korban Kebakaran

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Pagi tadi, Si Jago Merah mengamuk dan melahap satu unit rumah warga yang terletak di Rangas, Kecamatan Simboro....
 

Diduga Serangan Jantung, Anggota Kontingen PGRI Luwu Meninggal Saat Bertanding

FAJARONLINE.CO.ID -- Anggota kontingen Porseni PGRI asal Luwu meninggal dunia di Malili. Anggota Kontingen bernama Samsul Alam yang merupakan guru...
 

Begini Suasana Rumah Makan Raja-raja Bugis Melayu di Kepulauan Riau

FAJARONLINE.CO.ID, KEPULAUAN RIAU -- Di Kepulauan Riau, tepatnya di jalan Jl Sultan Mahmud Tanjung Pinang, ada salah satu rumah makan yang merupakan...
 

Baru Selesai Dikerja Bangunan Sudah Runtuh, Ketua Komisi C: Black List Saja Rekanan yang Macam-macam

FAJARONLINE.CO.ID, BULUKUMBA -- Pos taman kota yang berlokasi di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, ambruk. Padahal, pos itu baru saja selesai...
 

Dinas Perikanan Dorong Budidaya Lobster di Pulau

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep terus mendorong budidaya lobster jenis mutiara di beberapa pulau di Kabupaten...
 

Yang Suka Tawuran, Anak Muda Palsu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- "Yang Suka Tawuran = Anak Muda Palsu" begitu tulisan pada salah satu kalender yang disebmat Polsek Rappocini di...
 

Tak Lagi di Parepare, Panwaslu Siapkan Bimtek di Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Enrekang sementara menggodok persiapan penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek)...
 

Tegur Siswa Bawa Busur, Guru SMP Muhammadiyah Malah Dikeroyok, Begini Kronologinya...

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dunia pendidikan di Kota Makassar kembali tercoreng dengan ulah oknum siswa dan keluarganya. Oknum siswa itu mengadu...
 

Deklarasi Maju Berpaket Danny Pomanto, NasDem Pecat Indira

Bertepatan dengan Deklarasi DIAmi Rabu (22/11/2017) di Anjungan Pantai Losari Makassar, nasib Indira Mulyasari Paramastuti juga disikapi langsung DPD...
 

Unggahan Video Vidi Ciuman Leher Pacar Jadi Tranding di Medsos

FAJARONLINE.CO.ID -- Nama Vidi Aldiano bukan nama baru di industri musik Tanah Air. Penyanyi yang juga kakak dari Vadi Akbar ini dikenal sebagai...

Load More