Fajar

  Breaking News

Pancasila dan Keutuhan Bangsa

M. Fadlan L Nasurung Koordinator Jaringan GUSDURian Makassar & Anggota Kaukus Penulis Aliansi Kebangsaan
Opini - 16 Mei 2017, 09:04:45

Ernest Renan, seorang pemikir kebangsaan awal mengatakan "bangsa adalah lokalitas", membincangkan bangsa adalah membincangkan entitas-entitas lokal dalam unitas nasional.

Kemajemukan etnik; Bugis, Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Ambon, Papua, Arab, Tionghoa dan ratusan lainnya, dengan kodrat rasial, berikut agama-agama yang dianut oleh masyarakat, adalah subjek-subjek yang membentuk identitas kolektif bernama Indonesia. Artinya, nasionalitas (kebangsaan) Indonesia, adalah lokalitas majemuk yang bertemu pada satu titik (kalimatun sawa), karena adanya dasar bersama (common platform) sebagai cita-cita kolektif, melalui sebuah perjanjian moral-politik. Dalam konteks keindonesiaan hasil perjanjian moral-politik tersebut kemudian melahirkan Pancasila.

Berbagai kelompok suku, agama, ras, dan antargolongan yang kemudian disingkat SARA, telah mendiami kepulauan nusantara sejak berabad-abad lamanya. Terpinggirkannya lokalitas dengan keragaman SARA, menandai terjadinya krisis kebangsaan. Karena lokalitas dengan segenap kekayaan kultural di dalamnya, adalah basis spiritual-material dari identitas kebangsaan kita.

Persoalan SARA
SARA adalah ibu kandung negara-bangsa Indonesia, ia adalah rahim di mana bangsa Indonesia berasal. Olehnya, ia adalah musabab republik ini ada. Belakangan, SARA justru kerap dikambinghitamkan sebagai biang berbagai persoalan yang ada. SARA menjadi sesuatu yang sangat peyoratif dan sensitif, bahkan tabu dibincangkan di ruang-ruang publik. Membincangkannya selalu saja dikaitkan dengan kecenderungan intoleransi.

Fenomena intoleransi dengan merebaknya sentimen SARA terkait erat dengan kontestasi politik yang berlangsung. Isu SARA memang akan menjadi sesuatu yang sensitif, ketika ia dikendarai kepentingan politik kekuasaan, ia lalu digiring untuk mendelegitimasi hak politik orang/kelompok tertentu, baik melalui kooptasi isu agama maupun lewat sentimen suku/etnik (pribumi-non-pribumi). Pada kondisi ini, keragaman SARA sering dianggap sebagai sumber konflik dan perpecahan, padahal fanatisme karena kepicikan yang ditunggangi kepentingan politiklah yang menjadi biang menguatnya sektarianisme bernuansa SARA.

Meminimalisasi dampak negatif dari merebaknya sentimen SARA, dapat dilakukan dengan memperkuat konsolidasi kebangsaan, disertai ikhtiar bersama untuk keluar dari kemelut persoalan yang terjadi, sambil tetap menjahit semangat dan optimisme bersama menghadapi tantangan menguatnya politik identitas yang bercorak sektarian.

Sebagai imagined community--meminjam istilah Benedict Anderson-- bangsa Indonesia hanya bisa kukuh jika tetap memiliki landasan dan cita-cita bersama sebagai titik berangkat sekaligus arah tujuan. Satu-satunya harapan ada pada Pancasila, ia adalah jiwa bangsa yang menjadi sumber pandangan hidup bersama, sebab ia digali dari inti sari ajaran agama dan nilai-nilai kebudayaan bangsa.

Spirit Pancasila
Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia, sudah sewajibnya menjadi alas pijak pemikiran dalam melihat dan menyikapi berbagai perubahan dan persoalan yang terjadi.

Karenanya, Pancasila harus terus-menerus dihadirkan sebagai diskursus publik (public discourse), agar senantiasa dikaji, dielaborasi, kemudian diinternalisasi ke dalam kehidupan masyarakat, sehingga menemukan konteks dan relevansinya dengan corak kehidupan di berbagai lokalitas yang plural, sebagaimana pandangan Yudi Latif (2015), "Sesungguhnya Pancasila bisa memberikan landasan visi transformasi sosial yang holistik dan antisipatif.

Berdasarkan pandangan hidup Pancasila, perubahan sistem sosial merupakan fungsi dari perubahan pada ranah mental-kultural (sila ke-1, 2, 3), ranah politikal (sila ke-4), dan ranah material (sila ke-5)".

Mendudukkan Pancasila sebagai sumber moral dan pandangan hidup bersama, akan mejauhkan kita dari cara berpikir sektarian dalam merespons berbagai masalah yang terjadi. Sebab, sebagai ideologi terbuka, Pancasila memiliki prinsip-prinsip yang universal, sangat kompatibel dengan realitas keindonesiaan yang kompleks dan majemuk, sehingga berbagai persoalan kebangsaan akan coba diatasi dengan menggunakan pendekatan yang muaranya demi kepentingan bersama, bukan dengan memenangkan kelompok tertentu lalu mengorbankan kelompok lain.

Di momen-momen politik, berbagai anasir kepentingan yang bertarung kerap tidak lagi menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan visi politik untuk keberlangsungan demokrasi yang senapas dengan cita-cita bernegara, politik untuk keadilan dan kesejahteraan bersama.

Dalam sistem demokrasi, kebebasan berekpresi lewat ide dan pemikiran memang dijamin dan dilindungi undang-undang, namun sebagai anak bangsa yang menjadi penentu masa depan negeri ini, hendaknya turut berkontribusi untuk terus merawat simpul-simpul kebangsaan dengan menghargai anugerah kebinekaan yang Tuhan titipkan.

Anugerah kebinekaan itu apabila disyukuri sebagai potensi dan dapat dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan bangsa, sebagai basis sumber daya budaya (cultural resources) yang akan berimplikasi positif bagi perikehidupan demokrasi di negeri ini.

Sebaliknya, jika anugerah kebinekaan SARA itu terus-menerus dipolitisasi untuk kepentingan kelompok yang sektarian, lambat laun ia akan menjadi alasan perpecahan dan disintegrasi bangsa.

Semua pilihan itu ada di tangan kita, konsekuensi dari menguatnya sentimen SARA karena intrik politik, tentu akan ditanggung bersama, siapapun yang melakukannya! (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Mohamed Salah Mengamuk di Anfield, Eden Hazard Brace di The Hawthorns

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Premier League. Saat...
 

Mira: Kecepatan Mobil Setya Novanto Hanya 20 km/jam

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Kecepatan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi tersangka korupsi KTP elektronik Setya Novanto dalam insiden tabrak...
 

Milan Takluk di Markas Napoli, AS Roma Menangi Derby Ibu Kota

FAJARONLINE.CO.ID, NAPLES—AC Milan gagal melanjutkan hasil positif mereka di laga tandang. Melawat ke markas Napoli, Rossoneri kalah tipis 1-2....
 

Comeback Pogba, Manchester United Gasak Newcastle United 4-1

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Manchester United menggasak Newcastle United dalam laga pekan ke-12 Premier League, Minggu, 19 November, dinihari...
 

Barcelona Pesta Gol, Derby Madrid Berakhir Imbang

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Barcelona makin kokoh di puncak klasemen La Liga usai berpesta gol ke gawang Leganes. Bermain di Estadio Butarque,...
 

Soal Dukungan ke NH-Aziz, Ketua PKB: Samina Wa Athana

FAJARONLINE.CO.ID -- Arah dukungan PKB kepada pasangan bakal calon Gubernur Sulsel-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar...
 

JAGO Bakal Jadi Pesta Rakyat Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelaksanaan Jalan Sehat Golkar alias JAGO Jilid II di Kota Makassar, Minggu, 19 November, dipastikan berlangsung...
 

EFQR Lantamal Tangkap Nelayan Pengguna Bius dan Bahan Peledak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tim Eastern Fleet Quick Respon (EFQR) Lantamal VI yang dipimpin oleh Letda Laut (P) Hadi Sutoyo telah berhasil...
 

Arsenal Tekuk Spurs 2-0 di Derby London Utara

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Derby London Utara menjadi milik Arsenal. Menghadapi Tottenham Hotspur di Emirates Stadium, The Gunners, julukan...
 

Ini Dia Musisi Paling Senior di Makassar Jazz Festival 2017

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Siapa yang tak kenal musisi jaz andal era 80-an, Idang Rasjidi. Salah satu pengisi acara Makassar Jazz Festival 2017...
 

Wartawan FAJAR Bagi Ilmu Jurnalistik ke Pelajar Smanel Bone

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Animo pelajar untuk mengetahui profesi dan kerja wartawan, sangat tinggi. Terbukti, jumlah peserta Diklat Jurnalistik yang...
 

Warga Maros dan Gowa Siap Serbu JAGO II Partai Golkar

FAJARONLINE.CO.ID -- Ratusan warga dari Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros siap datang beramai-ramai pada pelaksanaan Jalan Sehat Partai Golkar...
 

Setelah Hanura, NH-Aziz Resmi Kantongi Rekomendasi PKB

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah penyerahan rekomendasi usungan Partai Hanura pada pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel,...
 

Bupati Takalar Yakin Pammase Menang

FAJARONLINE.CO.ID WAJO -- Bupati Takalar terpilih, Syamsari Kitta, meyakinkan ribuan warga di acara deklarasi pasangan Amran Mahmud-Haji Amran...
 

Arpal Jalin Keakraban Melalui Lomba Domino

FAJARONLINE.CO.ID -- Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tali silaturahmi antar sesama. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas...
 

300 Ribu Kupon Tersebar, Jago Bakal Membeludak, Panitia Mohon Maklum

FAJARONLINE.CO.ID -- Peserta Jalan Golkar (Jago) Jilid II yang akan dihelat Sabtu (29/11) besok, dipastikan akan lebih semarak dibanding Jago...
 

Penonton Bernostalgia dengan Equinox

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Di tengah rintik hujan, tak menghalangi penasaran dan rasa rindu penonton menyaksikan hari penutup Makassar Jazz...
 

Deng Ical Jadi Dewan Pendamping Fraksi Muda Indonesia

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, mendandatangani surat persetujuan menjadi dewan pendamping Fraksi Muda Indonesia (FMI), di Kantor DPRD...
 

Setelah Timnas U-23, Suriah Juga Kalahkan Boaz Solossa Cs

FAJARONLINE.CO.ID, CIKARANG—Tim nasional U-23 begitu perkasa dalam laga internasional mereka di Indonesia. Setelah mengalahkan timnas U-23...
 

Sah, Rekomendasi Hanura Sampai ke Tangan NH-Aziz

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Partai Hanura resmi mengusung pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz...
 

S3 Sosiologi Unhas Teleconference Perdamaian Dunia HWPL dari Seoul

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mahasiswa S3 Sosiologi PPs-Unhas, Sabtu (18/11/2017) di kampus Unhas Tamalanrea Makassar, melakukan teleconference....
 

Kenang Walmas Berdarah, Pemuda Wija To Luwu Tuntut Pemekaran Luwu Tengah 

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Wija to Luwu menggelar Aksi menuntut Pemekaran Luwu Tengah dengan...
 

Warga Membeludak di Deklarasi Duo Amran

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Deklarasi pasangan yang digelar oleh Amran Mahmud dan Haji Amran (Duo Amran) di Lapangan Merdeka Sengkang dipadati ribuan...
 

Ini Rute JAGO Jilid Dua Partai Golkar, Hadiahnya Rp1 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Panitia Jalan Sehat Partai Golkar (JAGO) jilid dua Kota Makassar, Sulawesi Selatan sudah menyiapkan rute kegiatan yang...
 

Jangan Ketinggalan, JAGO II Kuningkan Makassar Besok

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Rangkaian perayaan hari ulang tahun Partai Golkar ke-53, Kota Makassar akan kembali "menguning". Adalah JAGO (Jalan...

Load More