Fajar


 Breaking News

Gunakan Data BPS-SIPBM, Pemkab Mamuju Acuhkan Data Dinsos

BPS Sulbar


FAJARONLINE.COM, MAMUJU -- Pemkab Mamuju mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar dan Sistem informasi pendidikan berbasis masyarakat (Sipbm) dalam menyalurkan bantuan bagi warga miskin. Alasannya, akurasi kedua sumber data itu sudah tidak diragukan.

Apalagi pemerintah pusat juga mengacu pada sumber data itu dalam menyalurkan bantuan di kabupaten ini. Penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Keluarga Indonesia Sehat (KIS) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) misalnya.

Pemerintah pusat mengambil data dari BPS. "Begitu juga JKN-KIS yang dibiayai pemerintah daerah, beras sejahtera (rastra) dan bantuan lain yang ada di daerah ini," kata Bupati Mamuju, Habsi Wahid, Rabu (17/05/2017).

Menurut Habsi, Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju juga memiliki data. Namun, pemamfaatan kedua sumber data itu sebagai acuan penyaluran bantuan sudah menjadi tradisi yang sudah berlangsung sejak dirinya belum menjabat sebagai Bupati.

"Di Dinsos juga ada. Tapi data ini yang selalu menjadi acuan pemerintah pusat, maka dari itu kami selaku pemerintah daerah juga menggunakan data dari sumber serupa," ucapnya.

Apalagi dari kedua data itu, rutin diperbarui setiap tahun. Ditambah lagi masing-masing pendataannya menggunakan beragam indikator yang benar-benar bisa dipastikan status warga itu, apakah miskin atau rawan miskin. "Alasan lainnya karena memang data ini rutin diupgrade dan bisa dipertanggungjawabkan," tutup Habsi. (edo)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE