Fajar


 Breaking News

BPBAP Takalar Kawal Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti



FAJARONLINE.COM, TAKALAR -- Balai Perikanan Budi Daya Air Payau (BPBAP) Takalar sebagai salah satu Unit pelaksana teknis Direktorat jenderal Perikanan Budidaya secara terus menerus mengawal kebijakan ibu Susi Pujiastuti (Menteri kelautan dan Perikanan RI). Salah satunya adalah menjaga ketersediaan sumber daya ikan di perairan umum yaitu dengan restocking.

Sejalan dengan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan, restocking ikan diyakini mendukung upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan restocking sendiri bertujuan untuk: (1) meningkatkan keanekaragaman jenis ikan, (2) peningkatan stok ikan yang dapat ditangkap oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya, (3) pelestarian sumber daya benih ikan dan (4) pemanfaatan sisa-sisa kotoran organik yang dihasilkan dari kegiatan pembudidayaan ikan.

Pada hari ini, kamis 18 Mei 2017, BPBAP Takalar kembali melaksanakan kegiatan restocking di Kabupaten Barru, tepatnya di Teluk Awerange, Desa Lawallu, Kec. S0ppeng Riaja. Benih yang direstocking adalah benih bandeng sebanyak 200.000 ekor dan benih ikan kakap putih sebanyak 5.000 ekor dengan total 205.000 ekor benih.

Kegiatan Restocking ini dihadiri oleh Kepala dinas Perikanan dan kelautan kab. Barru, unsur muspida, camat Soppeng riaja dan kelompok pembudidaya. Ir. Nono Hartanto, M.Aq selaku kepala BPBAP Takalar mengatakan kegiatan restocking ini adalah kegiatan rutin BPBAP Takalar dalam rangka mengawal Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pelestarian sumberdaya ikan di perairan umum.

Di mana bulan sebelumnya kegiatan restocking dilaksanakan di kabupaten Pangkep dengan menebar kepiting rajungan dan benih Ikan bandeng. Kegiatan ini secara bergiliran akan dilaksanakan dibeberapa kabupaten sebagai upaya menjaga kelestarian sumberdaya ikan. Diharapkan juga kerjasama dari para stake holder setempat untuk mendukung dan memantau kelanjutan dari restocking ini agar bisa dipertahankan stok yang ada.

Disamping restocking, BPBAP Takalar juga memberikan bantuan kepada 10 kelompok pemnbudidaya yaitu dengan jumlah benih yang diberikan sebanyak 85.000 ekor benih dengan rincian 60.000 ekor benih bandeng (6 Kelompok pembudidaya, masing masing 10.000/kelompok) dan 25.000 ekor kakap putih (untuk 4 kelompok pembudidaya).

Bantuan ini juga merupakan kegiatan rutin yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya dan memberikan stimulan agar kegiatan budidayanya bisa berkelanjutan.

Di samping pemberian bantuan benih, para kelompok pembudidaya juga didampingi dalam kegiatan teknis dan dipantau secara terus menerus agar bisa berjalan dengan baik. Jadi bukan hanya memberikan bantuan dan setelah itu ditinggalkan tetapi dilakukan pendampingan mulai dari persiapan lahan, penebaran, sampai dengan panen. Secara rutin tenaga teknis (fungsional pengawas budidaya dan fungsional pengendali hama Penyakit ikan) akan melakukan pendampingan secara periodik. (rls)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE