Fajar


 Breaking News

Dermawan Saudi Sumbangkan Perkebunan Kurma untuk Berbuka, Luasnya Sejauh Mata Memandang

Kebun kurma terluas di dunia milik Sulaiman Ar Rajhi yang disumbangkan untuk berbuka di dua masjid termulia di dunia.


FAJARONLINE.COM -- Kebun kurma terluas terbesar yang dapat dipanen bahkan masuk rekor dunia disumbangkan seorang dermawan. Dia adalah Sulaiman Ar-Rajhi yang memiliki serta mengembangkan kebun ini di daerah Qasim, dekat Riyadh.

Kebun itu seluas 5.466 hektar yang mulai prosesnya di tahun 1993. Setidaknya, ada 200 ribu pohon kurma terbaik siap dipanen di lokasi itu. Kebun ini beserta isinya didedikasikan untuk berbuka sepanjang Ramadan di dua masjid paling mulia, Masjid Nabawi serta Masjidil Haram.

Majalah Forbes menyebutkan, Sulaiman Ar Rajhi kekayaannya sudah melebihi milyaran Dollar dan dengan hartanya yang bernilai triliyunan menjadikan ia salah seorang manusia terkaya di dunia.

Akan tetapi, Sulaiman dikenal tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan glamour dan berlebihan. Dari para tetangga dan warga yang tinggal di lingkungannya disampaikan bahwa konglomerat kelas kakap ini termasuk orang yang selalu datang paling awal ke masjid untuk salat lima waktu berjemaah. Sehingga, jika muazin masjid telat sedikit, maka sang konglomeratlah yang mengumandangkan azan.

Sulaiman Ar-Rajhi

Sulaiman memulai usaha dari nol, kehidupan masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar di masa kanak-kanaknya. Tetapi, dengan ketekunan, hemat, namun ringan tangan, tidak hitungan dalam berderma kepada yang membutuhkan dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah hingga akhirnya dia dan saudaranya memiliki “Kerajaan Bisnis Raksasa” di Kerajaan Saudi Arabia (KSA). Salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi; Bank syariah terbesar di dunia yang ATM-nya tersebar menjamur dan cabangnya terdapat nyaris di semua distrik KSA.

Ar-Rajhi juga dikenal amat sangat dermawan. Ia memiliki yayasan amal "raksasa" yang menyalurkan donasinya ke berbagai negara sebelum dilarang pasca 11 September 2001. Sulit menghitung waqaf Ar-Rajhi dan jumlah masjid yang sudah dibangunnya, serta donasinya untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.

Menurut beberapa sahabatnya, Ar-Rajhi tidak meletakkan kekayaan di hatinya. Malah di masa tuanya, Ar-Rajhi telah menaikkan jumlah sedekahnya dengan membagi sekitar Rp6,7 triliun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin. Hingga diibaratkan ia cuma punya "pakaian yang melekat di badan".

Kenapa Sulaiman Ar Rajhi bisa menjadi demikian takutnya dengan hartanya? Ternyata, Sang Milyuner ini tersentuh kalbunya setelah semakin dekat dengan Alquran. Semakin ia memahami Alquran dan sunnah, semakin ia memahami tujuan dan arti kehidupan di dunia yang fana ini, semakin ia menjadi tawadu.

Ia sangat paham bahwa harta di dunia ini tidak dapat dibawa mati. Kecuali amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang saleh. (*/fajaronline.com)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE