Fajar


 Breaking News

Penyerahan Lima Ranpeda Ditunda, Ini Sebabnya


FAJARONLINE.COM, POLMAN -- Rapat paripurna DPRD Polewali Mandar (Polman) dengan agenda penyerahan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) batal dilaksanakan, Kamis (18/5). Padahal, sejumlah anggota dewan termasuk pelaksana tugas Ketua DPRD, Busman M Yunus dan Wakil Bupati Polman, M Natsir Rahmat serta unsur forkopinda sudah berada di Kantor DPRD Polman, Kamis pagi (18/5).

Tetapi, saat Wakil Ketua DPRD Polman yang juga pelaksana tugas ketua dewan, Busman M Yunus, akan membuka sidang paripurna. Ada surat penyampaian dari Bupati Polman yang ditujukan ke dewan yang baru diterima, Kamis pagi. Batalnya paripurna penyerahan Ranperda tersebut, lantaran Bupati Polman melayangkan surat ke DPRD Polman.

Surat tersebut kemudian dibacakan Busman M Yunus, isinya penyampaian permohonan maaf Bupati karena tidak dapat mengikuti sidang paripurna penyerahan Ranperda sesuai yang telah dijadwalkan dewan. Sehingga, Pemkab Polman menunda penyerahan lima Ranperda secara resmi ke dewan. Bupati meminta diagendakan ulang penyerahan lima Ranperda ke DPRD Polman.

Busman M Yunus menyatakan, surat dari bupati baru diterima pimpinan dewan sesaat sebelum dibukanya rapat paripurna dewan. Sehingga, Ia memutuskan untuk menunda sidang paripurna dewan penyerahan Ranperda.

Atas kondisi ini, anggota DPRD Polman, M Amin Said, mengusulkan kepada Badan Musyawarah DPRD Polman untuk menjadwal ulang paripurna penyerahan Ranperda. "Kami meminta Bamus menjadwalkan ulang paripurna penyerahan Ranperda. Kemudian disingkronkan dengan agenda bupati sehingga bisa hadir saat penyerahan Ranperda nanti," beber legislator PKS ini.

Menanggapi hal ini, Busman M Yunus menyatakan sesuai tatib dewan Pasal 80 ayat 4, jika terjadi penundaan rapat paripurna maka penjadwalan kembali dilakukan oleh pimpinan dan Bamus.

Wakil Bupati Polman, M Natsir Rahmat, ketika dikonfirmasi atas penundaan mengaku tidak ada masalah. Hanya saja, masih ada draf Ranperda yang perlu disempurnakan dulu sebelum diserahkan secara resmi ke dewan.

"Sebenarnya tidak ada masalah dalam penyerahan Ranperda ini. Hanya dilakukan penundaan karena masih dilakukan penyempurnaan tetapi ini tidak krusial sebenarnya," ujar Natsir Rahmat saat ditemui usai paripurna.

Lima Ranperda yang akan diserahkan eksekutif ke dewan yakni Ranperda tentang Perangkat Desa, Ranperda tentang perubahan Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang Pilkades, Ranperda tentang Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Ranperda Tentang Retribusi Penyedot dan Penggunaan Kakus/WC dan Ranperda tentang perubahan Perda Nomor 12 tahun 2011 tentang Retribusi Parkir. (edo)

Berita Terkait

🎬Populer Hari ini