Fajar

  Breaking News

Wasit yang Memimpin Laga Perseru v PSM Akhirnya Dirumahkan

Reinaldo da Costa dikepung pemain Perseru Serui. Reinaldo sempat terkapar saat berhadapan Perseru di Liga 1. (FOTO: TAWAKKAL/FAJAR)

FAJARONLINE.COM,JAKARTA - Jumlah perangkat pertandingan di Liga-1 semakin tereduksi. Itu setelah ada tiga wasit dan lima asisten wasit yang sudah dirumahkan oleh PSSI karena dinilai kurang profesional dalam menjalankan tugasnya. Meski begitu, otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu tidak sedikitpun menunjukan kekhawatiran kualitas pertandingan menjadi merosot. 

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Joko Driyono mengatakan, stok perangkat pertandingan yang mereka miliki masih banyak. Pertimbangannya, dalam melakukan penyegaran wasit awal April lalu di Jakarta, total ada 36 wasit yang dinyatakan lolos tes dan dianggap layak untuk memimpin pertandingan di kompetisi kasta tertinggi tanah air itu. 

"Artinya, kalau ada delapan orang wasit yang kami rumahkan, maka masih tersisa 28 wasit. Dan, itu sudah sangat cukup untuk memimpin pertandingan di setiap pekan," kata Joko. "Toh, setiap minggu kami hanya butuh wasit sekurang-kurangya 18 orang, yaitu sembilan di tengah dan sembilan di pinggir lapangan. Kalau ada 18, pertandingan bisa berlangsung," papar dia. 

Seperti yang diketahui, Senin (15/5) lalu, Executive Committee (Exco) PSSI menggelar rapat evaluasi kompetisi bersama PT LIB (Liga Indonesia Baru). Keputusannya, total ada 21 perangkat pertandingan yang mereka rumahkan. Jumlah itu lebih banyak dari keterangan awal yang diberikan oleh PSSI beberapa saat setelah rapat, yaitu hanya 18 perangkat pertandingan saja. 

Para perangkat pertandingan yang mendapatkan sanksi itu terdiri dari 8 wasit dan asisten wasit di Liga-1 serta 13 wasit dan asisten wasit di Liga - 2. Dari total perangkat pertandingan Liga -1 yang dihukum itu, salah satu di antaranya adalah Fariq Hitaba, wasit asal Jogjakarta. 

Kepemimpinan Hitaba dalam lapangan mendapat sorotan setelah diprotes oleh manajemen PSM Makassar. Protes dilayangkan setelah Hitaba tidak memberikan sanksi kepada M Zanuar, bek Perseru yang melakukan sikutan keras ke wajah striker mereka Reinaldo Elias ketika kedua tim saling bersua di Stadion Marora, Serui, pada pekan ke-4 lalu. 

Padahal, sikutan Zanuar tersebut membuat Reinaldo harus terkapar dan mengalami kejang-kejang. Namun, berapa lama sanksi yang harus dijalani oleh Hitaba, Joko bergeming. Menurut dia, sanksi yang dijatuhkan kepada para perangkat pertandingan itu tidak seragam. "Kami masih akan rapat finalisasi lagi untuk menentukan tingkat kesalahan dan hukuman mereka," jelasnya. 

Dalam perkembangan yang sama, Wakil Ketua Exco PSSI bidang Kompetisi, Hidayat menuturkan bahwa, langkah tegas harus mereka ambil untuk menghukum para pengadil lapangan yang dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya tersebut. "Karena wasit adalah pilar utama kompetisi. Kalau kinerja mereka buruk, maka kualitas pertandingan juga buruk," kata dia. (ben)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Klasemen Terbaru La Liga Spanyol: Real Madrid Pertama, Villareal ke-18

Liga Spanyol | 3 menit lalu
 

Kembali Curi Poin di Etihad, Koeman Puji Pemain Muda Ini

Liga Inggris | 13 menit lalu
 

Imbang di Kandang, Pep Guardiola Marah pada Wasit

Liga Inggris | 15 menit lalu
 

Ajak Mahasiswa Belajar Vampir, Dosen Psikologi Ini Diajukan ke...

Peristiwa | 45 menit lalu
 

Perolehan Medali Sementara SEA Games 2017: Indonesia Turun ke Posisi 4

All Sportif | 1 jam lalu
 

Kapten Madrid Jadi Pengoleksi Kartu Merah Terbanyak, Marcelo Anggap...

Liga Spanyol | 1 jam lalu
 

Klasemen Pekan 2 Premier League Inggris: Klub Promosi Tempel MU

Liga Inggris | 1 jam lalu
 

Jamaah Calon Haji Asal Sulteng Gelar Upacara HUT RI di Tanah Suci

Liputan Haji | 1 jam lalu
 

Dua Kartu Merah, Laga Manchester City Kontra Everton Berakhir Imbang...

Liga Inggris | 1 jam lalu
 

Pelaku Teror Barcelona Akhirnya Tewas Diterjang Peluru

Internasional | 2 jam lalu
 

Bu Susi: Kenyataannya, Lebih 10 Ribu Kapal yang Tangkap Ikan Secara...

Nasional | 2 jam lalu
 

Tak Kuat Disiksa 4 Tahun, Anak Polisikan Ayah Kandungnya

Kriminal | 3 jam lalu
 

Ini Alasan Elektabilitas Bupati Cantik Ini Rendah

Politik | 4 jam lalu
 

Khusus Dewasa: Mr P Gagal Berikan Orgasme Buat Pasangan, Ini Tujuh...

Kesehatan | 4 jam lalu
 

Ketua Pemuda Muslimin Maros Siap Pimpin KNPI

Metropolis | 5 jam lalu
 

300 Siswa Belajar Jadi Pengusaha

Pendidikan | 6 jam lalu
 

PPP Serahkan Surat Dukungan ke NH-Aziz

Pilgub Sulsel 2018 | 7 jam lalu
 

Bersyiar Lewat Film Nyai Ahmad Dahlan

Hiburan | 7 jam lalu
 

Surati Asprov PSSI, Sidrap United Minta Semi Final di Kandang

Sepakbola Nasional | 7 jam lalu
 

CJH Pangkep Kloter 30, Dominan Perempuan

Pangkep | 7 jam lalu
 

Film Nyai Ahmad Dahlan, Peran Penting Perempuan dalam Keluarga dan...

Hiburan | 8 jam lalu
 

Anjing Pidbull Tewas Ditembak, Gigit Enam Warga di Sidrap

Sidrap | 9 jam lalu
 

Polres Pangkep Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Kriminal | 9 jam lalu
 

Hindari Temuan BPK, Pengurus Parpol Sidrap Diajari Cara LPj Bantuan...

Sidrap | 9 jam lalu
 

Dua Polwan Cantik Dapat Reward

Metropolis | 11 jam lalu

Load More