Fajar


 Breaking News

Aru atau Rudal, Pengamat: Rekomendasi Pincam Harus Dihargai


FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Teka-teki siapa yang bakal mendapat tandatangan basah dari Ketua DPD I Partai Golkar maju mengendarai Golkar di Pilwalkot Makassar belum kelar. Dua sosok yakni Farouk M Betta (Ketua Golkar Makassar) dan Rusdin Abdullah (Bendahara) masih berpeluang dipercaya. Namun jika Nurdin Halid salah memilih kader, maka Golkar bisa seperti mobil mogok.

"Dua sosok ini harus bicara dari hati ke hati. Aru atau Rudal kader potensial Golkar. Sama-sama memiliki kelebihan. Tapi kalau bicara organisasi, Aru adalah pemegang rekomendasi seluruh pimpinan cabang (pincam) Golkar Makassar yang sah sebagai calon walikota Makassar. Nah keputusan pimpinan cabang Golkar ini butuh pengakuan dan legitimasi di atasnya. Kalau tidak lalu untuk apa berorganisasi. Kan begitu," kata Pahir Halim, pengamat sosial kemasyarakatan sekaligus Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel, Jumat 19 Mei 2017.

Sejauh ini Farouk telah mensosialisasikan dirinya sebagai calon walikota yang direkomendasikan seluruh Pimcam kota Makassar dari hasil rapat kerja daerah DPD II Partai Golkar Kota Makassar. Dia giat mensosialisasikan Nurdin Halid sebagai calon gubernur Sulsel dimana keputusan mencalonkan diri NH atas rekomendasi yang diambil mulai dari pincam dan DPD II di daerah. Jadi harus diberlakukan sama.

"Pak Rudal harus ditanyai serius apakah betul mau maju di pilwali Makassar. Kalau terlalu banyak Golkar mau maju bingung jadinya kader di bawah. Saya kira begitu," terang Pahir usai membawakan materi di arena pelatihan Workshop Kehumasan Pemprov Sulsel di Hotel Grand Imawan.

Sementara itu kedatangan sejumlah pengurus PDIP Makassar menyodorkan formulir pendaftaran ke Rusdin Abdullah, Kamis 18 Mei kemarin menambah semangat Rudal maju di Makassar.

Rusdin Abdullah mengatakan, dengan kedatangan PDIP menjadi semangat baru untuk dirinya bertarung di Pilwalkot Makassar.

"Keinginan saya maju sebagai calon yang tadinya masih 25 persen setelah kedatangan PDIP saya semakin semangat dan keinginan saya bertambah menjadi 50 persen," ungkap Rudal, akronim Rusdin Abdullah.

Ketua DPC PDIP Kota Makassar, Bahar Machmud, juga mengungkapkan alasan pihaknya mendatangi Rudal Center untuk menyerahkan formulir pendaftaran karena dinilai Rusdin Abdullah salah satu figur yang diperhitungkan oleh PDIP.

"Yang lain masih baru. Pak Rusdin abdullah ini punya investasi politik terbukti pernah bertarung lima tahun lalu," kata Bahar Machmud. (**)

Berita Terkait