Fajar


 Breaking News

BPBD dan Kodim Data Sawah Terendam Banjir

Ilustrasi. (Int)

FAJARONLINE.COM, SIDRAP -- Badan Pengelola Bencana Daerah (BPBD) Sidrap dan juga anggota Kodim 1420 Sidrap tengah mendata luas areal pertanian yang tergenang banjir, Jumat, (19/5/2017).

Data sementara, terdapat puluhan ribu hektare sawah yang terendam. Lahan pertanian tanaman padi paling banyak terendam, diestimasi terjadi di Kecamatan Dua Pitue. Luas areal pertanian yang terendam banjir di bagian timur Sidrap itu mencapai puluhan ribu hektare

"Itu baru data sementara, kami sementara mencocokkan data yang kami dapat dengan data yang dihimpun pihak BPBD," ujar salah seorang anggota Kodim 1420/Sidrap, Serma Labandung, sesaat lalu, Jumat, (19/5/2017).

Hujan deras yang mengguyur Sidrap dan sekitarnya, sejak Kamis sore, (18/5/2017) itu, juga merendam sejumlah permukiman warga. Daerah terparah dialami warga di bantaran sungai dan pesisir Danau Sidenreng, Di Kecamatan Tellu Limpoe, Panca Lautang serta Watang Sidenreng.

Pemantauan FAJARONLINE.COM, sore tadi, situasi banjir sudah mulai surut, rendaman banjir yang terjadi di sejumlah permukiman warga dan juga lahan pertanian, mulai reda, "Syukurlah, banjirnya sudah surut kembali," ujar Romi, warga Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae. (eby)

Berita Terkait