Fajar

  Breaking News

Duuh... Pak Kepsek Korupsi Dana Bantuan untuk Siswa Miskin

FAJARONLINE.COM -- Hukuman yang harus dijalani mantan Kepala SMPN 24 Bandarlampung Helendrasari bakal bertambah.

Kemarin (18/5), majelis hakim Pengadilan Tipikor Tanjungkarang memvonis terdakwa kasus korupsi dana bantuan siswa miskin (BSM) ini dengan pidana penjara selama tujuh tahun.

Majelis hakim yang dipimpin Novian Saputra juga mengharuskan Helendrasari membayar kerugian negara sebesar Rp900 juta.

’’Jika tidak mengembalikan dalam waktu satu bulan, maka diganti dengan pidana penjara selama empat tahun,” kata hakim seperti ditulis Radar Lampung (Jawa Pos Group), Jum'at (19/5).

Helendrasari juga harus membayar denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

Hakim menyatakan, hal yang memberatkan adalah, terdakwa tidak mau mengembalikan kerugian negara, tidak kooperatif selama persidangan serta memberikan keterangan berbelit. Seluruh pembelaan yang diajukan pengacaranya tidak satupun menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan keputusan tersebut.

Terkait putusan tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Patar Daniel menyatakan pikir-pikir. Pihaknya menunggu langkah selanjutnya dari terdakwa. ”Saat ini kami ambil langkah pikir-pikir. Tapi kalau mereka (terdakwa, Red) ajukan banding, kami juga banding,” kata Patar usai sidang.

Menurut dia, putusan hakim sebenarnya sudah sesuai dengan tuntutan. Dalam sidang sebelumnya, pihaknya menuntut Helendrasari menjalani hukuman tujuh tahun enam bulan penjara. ”Berdasarkan pertimbangan hakim, semua dakwaan jaksa terbukti. Jadi kami akan menunggu saja dari mereka (terdakwa, Red),” urainya. (JPG)

 

Author : awal

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bukan Bill Gates, Konon Inilah Orang Terkaya Sepanjang Masa

Ragam | 12 menit lalu
 

Belajar Perumahan Bersubsidi di Moncongloe

Maros | 27 menit lalu
 

21 PTN Berebut Jadi yang Terbaik, UNM Siapkan Total Hadiah Rp215 Juta

All Sportif | 40 menit lalu
 

Pendaftaran Calon Bintara PK AD Membeludak

Sulawesi Barat | 47 menit lalu
 

NH-Aziz Bersyukur Penumpang dan Kapal PPP Sudah Berlabuh

Pilgub Sulsel 2018 | 52 menit lalu
 

Setelah Pengumuman Presiden AS, Konvoi Militer Diserang di Afghanistan

Peristiwa | 1 jam lalu
 

Sampah Berserakan Usai Agustusan, Begini Solusi Camat Enrekang 

Enrekang | 1 jam lalu
 

Husler Tetap Prioritaskan Kesejahteraan Penyuluh KB

Luwu Timur | 1 jam lalu
 

Harga Pemain Sudah Gila-gilaan, Bayern Munchen Andalkan Akademi

Liga Jerman | 2 jam lalu
 

Kembali Subur Bersama Everton, Rooney Layak Kembali ke Timnas Inggris

Sepakbola Internasional | 2 jam lalu
 

Tidak Disiarkan Televisi, Saksikan Laga PSM v Perseru di Sini

PSM Makassar | 2 jam lalu
 

Diminati Barcelona, Pemain Italia Ini Berterima Kasih dan Bilang...

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Klopp Ingin Liverpool Tunjukkan Dirinya Masih Tetap Raksasa Eropa

Liga Champion | 2 jam lalu
 

Pemkab Lutim Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran

Luwu Timur | 2 jam lalu
 

Geruduk Kantor Daerah, Massa Tak Berhasil Temui Bupati Enrekang

Enrekang | 2 jam lalu
 

Pra Porda Cabor Balap Motor Digelar di Sirkuit RMS Sidrap

All Sportif | 2 jam lalu
 

Dana Desa Rawan Diselewengkan, Kejari Bone Panggil 328 Kades di Bone

Bone | 2 jam lalu
 

PKM Wara Barat Dikunjungi Tim Penilai Lomba Puskesmas

Palopo | 2 jam lalu
 

Tuan Rumah Kejurnas Dansa, Sulsel Turunkan Atlet PON XIX

All Sportif | 2 jam lalu
 

Sambut Perhelatan Pilkada, Gerindra Sulsel Konsultasi ke KPU

Politik | 3 jam lalu
 

Milla Minta Pemain Jangan Remehkan Kamboja

Sepakbola Internasional | 3 jam lalu
 

Kamboja Bukan Lawan Menakutkan, Indonesia Sering Skor Telak

Sepakbola Internasional | 3 jam lalu
 

UPP Bulukumba Ditunjuk Jadi Tempat Pendaftaran Kapal, Juragan Tidak...

Bulukumba | 3 jam lalu
 

Hore.. Subsidi Bertambah, Tarif Listrik Tidak Naik

Ekonomi | 3 jam lalu
 

Minibus Antarkan Buku dan Cerita ke Anak-anak di Desa

Feature | 3 jam lalu

Load More