Fajar


 Breaking News
  • IJTI Silaturahmi ke Redaksi Harian FAJAR: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulsel berkomitmen membangun sinergitas. Tak hanya sesama jurnalis televisi, tapi ke media cetak juga.Malam...
  • Harian Fajar Dapat Penghargaan Bawaslu Sulbar Award: FAJARONLINE.COM, MAMUJU--- Harian FAJAR mendapatkan penghargaan dalam Bawaslu Sulbar Award 2017 yang diselenggarakan di D'Maleo Hotel, Kamis malam 25 Mei. Media terbesar...
  • Waspada... Persegres Tahu Kelemahan PSM: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Persegres Gresik United bersiap menghadapi lawan berat pada lanjutan Liga 1, PSM Makassar, di Stadion Petrokimia, Gresik, Minggu, 28 Mei, mendatang....
  • Dinas Pertanian Program Sapi Induk Harus Bunting: FAJARONLINE.COM, PALOPO -- Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kota Palopo menggelar sosialisasi Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS-SIWAB) dengan...
  • PKK Khitan 1000 Anak di Palopo: FAJARONLINE.COM, PALOPO -- TP-PKK Kota Palopo dan insan kesehatan menggelar Sirkumsi (khitanan) terhadap 1.000 anak usia Sekolah Dasar (SD), yang dilaksanakan di SMAN 3 Palopo,...
  • Target Kalahkan Gresik, PSM Boyong Pemain Terbaik: FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Menghadapi Persegres Gresik Unted, PSM Makassar memboyong 20 pemain. Sama seperti laga sebelumnya meski hanya menghadapi tim papan bawah, pelatih...

Arsenal Butuh Keajaiban Lolos Liga Champions

Pemain Arsenal butuh keberuntungan untuk finis 4 besar/Daily Mail

LONDON, FAJAR—Gelar Premier League sudah di tangan Chelsea. Setelah Tottenham Hotspur juga memastikan diri sebagai runner up, perebutan dua posisi terakhir di empat besar kini jadi menu khusus pekan terakhir, besok malam.

 

Melihat klasemen sementara, Manchester City yang ada di posisi ketiga dengan poin 75 punya peluang terbesar untuk mendampingi Chelsea dan Tottenham. Di pertandingan terakhir kontra Watford, The Citizens hanya membutuhkan hasil imbang untuk setidaknya finis di posisi keempat atau zona playoff Liga Champions.

 

Bahkan, karena peraturan Liga Inggris menyebutkan selisih gol dan jumlah gol yang dicetak akan jadi penentu jika ada dua kesebelasan yang mengemas poin sama di akhir kompetisi, maka City sebenarnya masih tetap berpeluang besar untuk lolos kendati kalah di markas Watford. Itu karena mereka punya selisih gol yang sangat bagus.

 

Hingga pekan 37, City sudah mencetak 75 gol dan hanya kemasukan 39 gol. Artinya, mereka punya selisih gol 36. Nah, kalau akhirnya mereka kalah dan Arsenal yang ada di posisi kelima menang atas Everton, poin kedua klub akan sama-sama 75. Tapi, dengan selisih gol Arsenal saat ini yang hanya 31, secara otomatis mereka perlu menang besar dan City kalah telak.

 

Kalkulasi sederhana agar Arsenal yang kini punya 72 poin lolos adalah, mereka menang tiga gol atas Everton di Emirates Stadium dan City kalah dua gol menghadapi Watford. Kalau skor seperti ini terjadi, maka Arsenal akan lolos. Meski selisih gol sama-sama 34, namun Arsenal punya keunggulan jumlah gol dimana mereka mencetak 77 gol.

 

Peluang lolos juga tak kalah sulit saat Arsenal harus berebut satu posisi empat besar dengan Liverpool yang kini di peringkat keempat dengan 73 poin. Pasalnya, saat Arsenal harus bisa mengalahkan Everton yang jelas bukan lawan mudah, Liverpool juga harus kalah atau minimal imbang di pekan terakhir.

 

Kalau Arsenal menang dan Liverpool imbang atau kalah, jelas pasukan Arsene Wenger yang akan lolos karena mereka punya poin 75 sementara Liverpool hanya 73 atau 74 jika imbang. Akan tetapi, Arsenal jelas tak boleh berharap terlalu banyak skenario ini akan terjadi karena Liverpool hanya akan menjamu klub yang sudah degradasi, Middlesbrough di Anfield.

 

Lalu, bagaimana jika Liverpool ternyata benar-benar kalah dan Arsenal hanya bermain imbang menghadapi Everton yang membuat poin mereka akan sama-sama 73? Berdasarkan peraturan Premier League, Arsenal bisa lolos. Syaratnya mereka harus menang minimal dua gol atas Everton. Kalau hanya unggul satu gol, dan Liverpool juga hanya kalah sebiji gol, posisi keempat dipastikan jadi milik anak asuh Juergen Klopp karena keunggulan selisih gol yakni 35 berbanding 34.

 

Kemungkinan lainnya, jika selisih gol dan jumlah gol sama, maka akan terjadi playoff untuk menetukan posisi keempat. Skenario playoff terjadi jika Liverpool kalah 0-1 dan Arsenal menang 1-0. Dengan begitu, poin mereka sama-sama 73 dan selisih gol serta jumlah gol dan kemasukan juga sama.

 

Namun, peluang yang sangat kecil itu tak membuat Arsenal patah semangat. Wenger menegaskan ia dan anak asuhnya belum menyerah untuk finish di empat besar. “Kami meraih 71 poin musim lalu dan finish kedua. Sekarang kami punya 72 dan kami ingin menjadikannya 75. Setelah itu Anda akan menghadapi apa yang terjadi. Kami sudah pernah menentukan banyak hal hingga pekan terakhir," kata Wenger di BBC.

 

Sudah menjadi langganan Liga Champions dalam beberapa musim terakhir, kapten Arsenal, Laurent Koscienly berharap keajaiban akan terjadi. "Peluang kami cukup kecil untuk finish di empat besar, namun di sepak bola, Anda tidak pernah tahu, terutama di Inggris. Semua tim bisa menang melawan tim manapun dan kami pertama harus melakukan kewajiban kami dengan menang dan melihat hasil Liverpool dan City,” tegasnya di Goal. (amr)

Berita Terkait