Fajar


 Breaking News

Cekik Marc Klok, Manahati Dihukum Tiga Laga dan Denda Rp10 Juta

Manahati Lestusen (kiri) dipegang bek PSM Zulkifli Syukur, usai mencekik Marc Klok, Senin (15/5/2017).

 

FAJARONLINE.COM,JAKARTA – Belum juga hukuman kepada kapten PS TNI Abduh Lestaluhu selesai dijalani, kini sanksi lain dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada kapten kedua, Manahati Lestusen. Dia dijatuhi larangan bermain tiga laga plus denda Rp10 juta.

Sanksi itu dijatuhkan lantaran insiden mencekik gelandang PSM Makassar Marc Klok ketika kedua tim bertemu pada 15 Mei lalu. Saat itu, wasit Handri Kristanto hanya memberikan kartu kuning. Namun, karena tayangan langsung dan rekaman video begitu cepat menyebar membuat insiden itu jadi perhatian Komdis PSSI.

Karena itu, sidang Komdis, Kamis (18/5/2017), memutuskan bahwa dia terhukum dan mulai absen ketika PS TNI dikalahkan Madura United 1-4 malam tadi. Dalam sidang yang dipimpin ketua Komdis Asep Edwin itu memutuskan 12 perkara. Salah satunya yakni kasus Manahati.

Menurut Asep, semangat PSSI untuk memberikan efek jera sudah terlihat saat putusan sidang sebelumnya terkait insiden Abduh Lestaluhu (PS TNI) dan Ferdinand Sinaga (PSM Makassar). ”Tapi, memang kondisi ini kembali terulang,” katanya.

Selain kasus tersebut, Komdis juga mengukum sejumlah klub yang suporternya menyalakan flare alias cerawat. Termasuk Persebaya yang terkena denda Rp15 juta karena penonton menyalakan flare ketika menjamu Persepam Madura Utama (11/8).

Di sisi lain, sekretaris PS TNI Yandri menyesalkan bahwa putusan tersebut berlaku dalam hitungan jam sebelum timnya main. ”Kami tidak alergi hukuman, tapi harusnya Komdis bisa lebih komunikatif,” sebutnya. Padahal, Manahati masuk dalam kerangka tim yang disiapkan melawan Madura United kemarin. (jpg)

Berita Terkait