Fajar


 Breaking News

Rakor di Mamuju, Kemendag: Harga Daging Beku Paling Mahal Rp80 Ribu

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi (tengah) saat memimpin rakor di D'Maleo Hotel, Mamuju, Sabtu (20/5/2017). (FOTO: EDWARD/FAJAR)


FAJARONLINE.COM,MAMUJU - Kementerian Perdagangan RI menggelar rapat koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (20/5/2017). Rakor yang digelar di D'Maleo Hotel.

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi menjelaskan, berdasarkan nota kesepahaman antara Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan distributor pada 4 April 2017 lalu, telah ditetapkan HET untuk tiga komoditas di ritel modern.

Gula ditetapkan dengan harga Rp12.500/kg, minyak goreng dalam kemasan sederhana Rp11.000/liter, dan daging beku Rp80.000/kg. Ketentuan ini mulai diberlakukan serentak di Indonesia terhitung sejak 10 April 2017.

“Ritel modern merupakan pemimpin harga atau price leader. Jika harga di ritel modern terjaga, dampaknya akan terasa ke pasar rakyat dan warung. HET akan dievaluasi lagi setelah bulan September tahun ini, dan diharapkan akan terjadi keseimbangan harga baru,” kata Sutriono, Sabtu (20/5/2017).

Stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan juga harus didukung oleh komitmen para pelaku usaha distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting dalam menyalurkan barang kepada para pengusaha ritel, terutama ritel modern. Sutriono Edi juga menekankan penerapan Permendag No. 20/M-DAG/PER/3/2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok.

“Setiap distributor, subdistributor, dan agen yang memperdagangkan bapok wajib memiliki Tanda Daftar Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok yang pendaftarannya melalui Sistem Informasi Perizinan terpadu (SIPT) dengan alamat url http://sipt.kemendag.go.id. Selanjutnya, wajib melapor tentang pengadaan dan penyaluran bapok yang diperdagangkan ke Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting melalui SIPT paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya,” ujar Sutriono

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Sulawesi Barat, Bahtiar, dalam rakor ini menjelaskan, rata-rata harga bapok di Provinsi Sulawesi Barat relatif stabil. Harga beras sebesar Rp10.000/kg, minyak goreng sawit Rp11.700/liter, tepung terigu Rp7.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, daging sapi murni Rp120.000/kg, telur ayam ras Rp23.000/kg, kacang kedelai impor Rp8.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, bawang putih Rp48.000/kg, cabe merah keriting Rp20.000, cabe merah besar Rp25.000/kg, dan cabe rawit merah Rp45.000/kg. (edo)



 

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE