Fajar

  Breaking News

Rancangan Pajak Progresif Sisa 0,25 Persen

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Revisi pajak progres pajak progresif mulai digodok di DPRD Sulsel. Tarifnya diturunkan dari satu persen menjadi 0,25 persen tiap pembelian kendaraan.

Legislator Fraksi PAN, Usman Lonta mengatakan, tarif itu memang mesti diturunkan. Nilainya terlalu tinggi. Bahkan, disebut-sebut tertinggi di Indonesia.

"Rancangannya 0,25 persen saja," sebut Usman kepada FAJAR, Jumat (19/5/2017).

Adapun aturan pajak daerah sebelumnya dituangkan dalam Perda Nomor 10/2010. Rencana revisinya dibahas sekaligus dengan Ranperda Perubahan Kedua RPJMD 2013-2018 kemarin, dalam rapat paripurna.

Ranperda itu merupakan inisiatif pemprov sendiri. Alasannya, jika pajak progresif setinggi itu, wajib pajaknya tak patuh. "Katanya, wajib pajak bahkan menyembunyikan kendaraan. Begitu asumsinya, butuh dibuktikan," ungkap Usman.

Legislator Fraksi Partai Hanura, Wawan Mattaliu mengungkapkan, pajak progresif memang harus dievaluasi. Realisasinya tak sesuai lagi dengan target dalam regulasi.

"Ilustrasi sewaktu Perda-nya diketuk dapat meningkatkan pendapatan daerah. Tapi, nyatanya tidak. Karenanya, perlu direvisi," tutur dia. (ril)

Author : awal

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Dosen UIM Makassar Ikut Kongres APACPH di Korea Selatan

Pendidikan | 4 menit lalu
 

Mamuju Utara Fokus Benahi Wajah Ibu Kota

Mamuju Utara | 55 menit lalu
 

Anak Prajurit Semarakkan Kemerdekaan dengan Pawai Sepeda Hias, Begini...

Metropolis | 1 jam lalu
 

Orang Gila Kembali Bikin Heboh, Parangi Mertua dan Anak Tiri di Gowa

Peristiwa | 1 jam lalu
 

Isu Follower Artis Porno, Calon Wali Kota Ini Justru Ingatkan Bahaya...

Nasional | 1 jam lalu
 

Satu Hati Satu Indonesia Wujud Honda Rayakan HUT RI 72

Metropolis | 2 jam lalu
 

Pasang Nomor Lambung, Jipmen Siap Berpetualang

Enrekang | 2 jam lalu
 

Kondogbia ke Valencia, Cancelo ke Inter Milan

Liga Spanyol | 2 jam lalu
 

Politisi Demokrat Jelaskan Pertemuan Penting SBY-Mega dan Jokowi

Nasional | 2 jam lalu
 

PMI Target Stok Darah Capai 50 Kantong Setiap Event

Metropolis | 2 jam lalu
 

BTPN Wow Perkenalkan Laku Pandai di FAJAR

Ekonomi | 2 jam lalu
 

Ratusan PNS di Tana Luwu Pensiun, BPKSDM Minta CPNS Lebih Dua Ribu...

Luwu Utara | 2 jam lalu
 

Setelah PAN dan PPP, Dua Parpol segera Gabung ke IYL-Cakka

Pilgub Sulsel 2018 | 2 jam lalu
 

Enrekang Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Kopi Nasional

Enrekang | 2 jam lalu
 

Dikira Kakak Tora Sudiro, Meme Calon Wagub Jawa Tengah Jadi Ramai di...

Politik | 2 jam lalu
 

Mahasiswa KKN Unifa Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Soppeng

Citizens Report | 2 jam lalu
 

HUT Wara Ke-54 Diperingati di Makassar, Purnawirawan Dapat Tumpeng

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Bertemu Aziz, Palaguna Cerita Kenangan Bersama Kahar Muzakkar

Pilgub Sulsel 2018 | 3 jam lalu
 

Ramaikan HUT RI, Anak-anak Jeneponto Hidupkan Permainan Tradisional...

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Lucu dan Unik, Beginilah Tampilan Prajurit Ikut Lomba Agustusan

Foto | 4 jam lalu
 

225 ASN di Luwu Timur Dapat Satyalancana Karya Satya

Luwu Timur | 4 jam lalu
 

Cuaca Ekstrem, Susi Air Batal Terbangkan Tujuh Anggota DPRD Luwu...

Luwu Utara | 4 jam lalu
 

XL Axiata Bangun Karakter Pelajar Makassar lewat Youth Leadership...

Peristiwa | 4 jam lalu
 

La Baratang Lawan Korupsi dengan Pesantren

Feature | 4 jam lalu
 

Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 Berbarengan, Ini yang Harus Dilakukan KPU

Politik | 4 jam lalu

Load More