Fajar

  Breaking News

Hakikat Zakat Memupuk Kepedulian Sosial

Syamsul Rahman Dosen Universitas Islam Makassar (UIM)

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka”. ( AT-Taubah: 103)

Salah satu kewajiban yang wajib ditunaikan di bulan Ramadan setelah puasa adalah zakat, baik zakat harta (maal) maupun zakat fitrah. Zakat merupakan salah satu rukun Islam ketiga yang diwajibkan kepada setiap muslim. Arti zakat dalam syariat Islam adalah harta yang wajib diberikan kepada orang-orang tertentu, dengan syarat-syarat yang tertentu pula. Secara teknis, zakat berarti menyucikan harta milik seseorang dengan cara pendistribusian oleh seseorang yang mampu, sebagiannya diberikan kepada seseorang yang kurang mampu sebagai hak mereka, dengan pembayaran zakat, maka seseorang memperoleh penyucian hati dan dirinya, serta melakukan tindakan yang benar, dan memperoleh rahmat dan hartanya akan bertambah. Sesudah mengeluarkan zakat seseorang telah bersih (suci) dirinya dari penyakit kikir dan tamak, hartanya juga telah bersih karena tidak ada lagi hak orang lain pada hartanya itu. Sedangkan kepedulian sosial adalah perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain, di mana seseorang terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat lebih kental diartikan sebagai perilaku baik seseorang terhadap orang lain di sekitarnya.

Nilai Sosial dalam Zakat
Syariat zakat terhitung sebagai suatu paket hukum pertama yang mengatur jaring keamanan sosial, dan dapat mengembalikan keseimbangan dalam hidup bermasyarakat. Dengan ditunaikannya zakat dan kemudian dibagikan kepada orang-orang yang berhak, masalah-masalah yang timbul akibat adanya kesenjangan sosial dalam lapisan masyarakat bisa diminimalisasi, sehingga terwujudlah keseimbangan antara elemen-elemen masyarakat. Sebagaimana zakat juga dapat mengatasi permasalahan munculnya pengemis, gelandangan, dan membuka lapangan pekerjaan serta sebagai jaminan kehidupan.

Zakat juga dapat menebarkan benih-benih kasih sayang, karena jiwa manusia secara lahiriah akan merasa sayang kepada orang yang berbuat baik kepadanya. Dalam konsep zakat juga terwujud nilai-nilai persaudaraan dalam agama, dan melalui pendidikan zakat ini, nafsu akan terbiasa dengan sifat memberi dan terlatih untuk melaksanakan amanah serta menyalurkan harta zakat kepada mereka yang berhak. Selain manfaatnya yang bisa dirasakan oleh yang menunaikan zakat, para penerima zakat juga akan merasakan manfaat. Mereka akan terhindar dari meminta-minta, kehinaan, dan perasaan malu. Selain itu, zakat juga akan menghilangkan sifat dengki dan dendam dari jiwa orang-orang miskin terhadap orang kaya, sehingga diantara mereka hanya akan ada rasa persaudaraan.

Hubungan zakat dan kepedulian sosial itu sangat erat, karena zakat pada dasarnya ditujukan untuk kesejahteraan manusia, termasuk dalam bidang sosial menjunjung tinggi tolong menolong, saling menasihati tentang hak dan kesabaran, kesetiakawanan, egaliter (kesamaan derajat), tenggang rasa, dan kebersamaan.

Dalam zakat juga mengajarkan kepada kita senantiasa berbagi kepada orang yang membutuhkan. Inilah yang menjadi sebuah bukti nyata bahwa melalui zakat yang kita tunaikan dapat memberi kemanfaatan bagi penerimanya.

Dengan menunaikan zakat maka kita sudah bisa dikatakan sebagai seseorang yang peduli dengan sesama. Kepedulian sosial juga tidak hanya sekadar materi saja yang diberikan terhadap umat, manakala kita bisa memberi dengan ikhlas maka sudah bisa dikatakan sebagai peduli. Ketika materi tidak bisa diberikan maka kita peduli dengan sebuah tindakan atau perbuatan, kadang banyak orang yang selalu mengatakan bahwa peduli hanya ditunjukkan dengan materi saja, padahal dengan doa juga bisa menjadi sebuah bentuk dari sebuah kepedulian sosial yang bersifat non material

Nilai pendidikan dalam zakat senantiasa memberikan sebuah jalan yang sangat baik bagi umat. Dalam zakat, mengajarkan untuk saling berbagi serta saling menghargai dengan sesama. Dari sisi sosial, zakat akan menyucikan masyarakat dan menyuburkannya, melindungi masyarakat dari bencana kemiskinan, kelemahan fisik, maupun mental dan menghindarkan dari bencana-bencana kemasyarakatan lainnya. Sejalan dengan hal tersebut Dr. Yusuf Qardhawi, ulama fikih kontemporer dari Mesir menyatakan bahwa zakat adalah sistem keuangan dan ekonomi umat Islam, yang sekaligus sebagai sistem sosial karena berusaha menyelamatkan masyarakat dari berbagai kelemahan terutama kelemahan ekonomi. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Klasemen Terbaru La Liga Spanyol: Real Madrid Pertama, Villareal ke-18

Liga Spanyol | 18 menit lalu
 

Kembali Curi Poin di Etihad, Koeman Puji Pemain Muda Ini

Liga Inggris | 29 menit lalu
 

Imbang di Kandang, Pep Guardiola Marah pada Wasit

Liga Inggris | 30 menit lalu
 

Ajak Mahasiswa Belajar Vampir, Dosen Psikologi Ini Diajukan ke...

Peristiwa | 1 jam lalu
 

Perolehan Medali Sementara SEA Games 2017: Indonesia Turun ke Posisi 4

All Sportif | 1 jam lalu
 

Kapten Madrid Jadi Pengoleksi Kartu Merah Terbanyak, Marcelo Anggap...

Liga Spanyol | 2 jam lalu
 

Klasemen Pekan 2 Premier League Inggris: Klub Promosi Tempel MU

Liga Inggris | 2 jam lalu
 

Jamaah Calon Haji Asal Sulteng Gelar Upacara HUT RI di Tanah Suci

Liputan Haji | 2 jam lalu
 

Dua Kartu Merah, Laga Manchester City Kontra Everton Berakhir Imbang...

Liga Inggris | 2 jam lalu
 

Pelaku Teror Barcelona Akhirnya Tewas Diterjang Peluru

Internasional | 2 jam lalu
 

Bu Susi: Kenyataannya, Lebih 10 Ribu Kapal yang Tangkap Ikan Secara...

Nasional | 2 jam lalu
 

Tak Kuat Disiksa 4 Tahun, Anak Polisikan Ayah Kandungnya

Kriminal | 3 jam lalu
 

Ini Alasan Elektabilitas Bupati Cantik Ini Rendah

Politik | 4 jam lalu
 

Khusus Dewasa: Mr P Gagal Berikan Orgasme Buat Pasangan, Ini Tujuh...

Kesehatan | 4 jam lalu
 

Ketua Pemuda Muslimin Maros Siap Pimpin KNPI

Metropolis | 5 jam lalu
 

300 Siswa Belajar Jadi Pengusaha

Pendidikan | 6 jam lalu
 

PPP Serahkan Surat Dukungan ke NH-Aziz

Pilgub Sulsel 2018 | 7 jam lalu
 

Bersyiar Lewat Film Nyai Ahmad Dahlan

Hiburan | 7 jam lalu
 

Surati Asprov PSSI, Sidrap United Minta Semi Final di Kandang

Sepakbola Nasional | 8 jam lalu
 

CJH Pangkep Kloter 30, Dominan Perempuan

Pangkep | 8 jam lalu
 

Film Nyai Ahmad Dahlan, Peran Penting Perempuan dalam Keluarga dan...

Hiburan | 8 jam lalu
 

Anjing Pidbull Tewas Ditembak, Gigit Enam Warga di Sidrap

Sidrap | 9 jam lalu
 

Polres Pangkep Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Kriminal | 9 jam lalu
 

Hindari Temuan BPK, Pengurus Parpol Sidrap Diajari Cara LPj Bantuan...

Sidrap | 9 jam lalu
 

Dua Polwan Cantik Dapat Reward

Metropolis | 11 jam lalu

Load More