Fajar

  Breaking News

OPINI: Bahasa, Kuasa, dan Bulan Puasa

Opini - 13 Juni 2017, 10:38:46

Asri Ismail

Ketua Umum Formaster (Forum Mahasiswa Magister) Sulsel-Malang

 Konstruksi kekuasaan sepertinya memang tak pernah lepas dari ruang dan waktu. Ramadan yang diyakini umat muslim sebagai bulan suci, juga menjadi incaran empuk para penguasa untuk membangun citra. Tak terkecuali Kota Makassar.

Pamflet, spanduk, baliho, dan sejumlah entitas lainnya menjadi wadah yang dinilai efektif untuk memasang perangkat-perangkat kekuasaan. Sepanjang jalan dan sejumlah tempat yang strategis, mata kita tak pernah lepas dengan sajian ucapan “selamat berpuasa” menggunakan redaksi yang berbeda-beda. Sekilas teks tersebut tampak biasa saja, itu jika dipandang dengan kacamata literasi. Namun jika ditelisik lebih dalam, sejatinya terdapat motif pertarungan besar, ada aksi saling sikut demi menarik hati masyarakat, yang terpenting praktik demagogi menjadi tujuan utama dan sejumlah enigma yang hanya dipahami oleh produsen teks. 

Permainan simbolik menggunakan teks dihiasi visualisasi wajah, seakan-akan memperjelas bahwa ada nilai pragmatis tertanam di sana. Terminologi bahasa dan kekuasaan yang hanya dideteksi melalui sombol-simbol verbal berpengaruh terhadap produksi tatanan sosial di masyarakat. Sebab akan semakin menampakkan disparitas antara kaum subordinat dengan kaum yang memiliki otoritas.

Realitas di atas merupakan perwujudan dari praktik wacana dengan menggunakan peranti kebahasaan. Masyarakat yang diposisikan sebagai konsumen teks dengan stereotip "pemangsa" yang siap menelan bulat-bulat setiap wacana, dengan asumsi kesamaan budaya dan keharusan pemerintah atas nama penghormatan dan penghargaan. Tesis tersebut akan menjadi fakta tanpa memikirkan dampak dan tidak perlu melakukan fuminasi (kritikan tajam). Hal ini semakin menguatkan argumentasi bahwa kekuasaan bisa dilakukan dengan bahasa, dan pengguna bahasa menggunakaannya untuk berkuasa dengan memanfaatkan potensi pengetahuan setiap partisipan.

Bahasa sering menjadi aparatus hegemoni dari sebuah sistem kekuasaan melalui dua cara. Pertama, ketika ia tidak memberi ruang hidup bagi bahasa-bahasa lain yang bersifat plural karena dianggap sebagai ancaman. Kedua, ketika ia digunakan untuk menyampaikan informasi atau versi informasi yang sesuai dengan kepentingan kekuasaan (Santoso, 2012). Bagian kedua ini, yang kerap diimplementasikan penguasa untuk meyakinkan konstituen. Baik dalam bentuk pemberitaan, audio-visual, sampai pada strategi yang paling digemari para politikus yakni pemajangan foto melalui baliho dan semacamnya.

Pelegitimasian penggunaan media seperti itu untuk mempresentasikan tujuan setiap pemangku jabatan ataupun yang masih dalam fase "berminat" menjadi pejabat, hampir setiap tahun dianggap sebatas pengaktualisasian diri, sekalipun bagi Abraham Maslow bahwa aktualisasi diri adalah puncak tertinggi dari kebutuhan manusia. Berger & Luckmann, dalam bukunya “The Sosial Construction of Reality (1976)” menyatakan bahwa manusia dan masyarakat adalah produk yang dialektis, dinamis, dan plural secara terus-menerus. Manusia dengan predikat "tidak pernah puas" akan bekerja dan terus melakukan hal-hal yang menjadikan dirinya pusat perhatiannya. Dengan alasan bahwa pujian, tepuk tangan, dan sejenisnya adalah muara  dari usaha.

Penggunaan preposisi dan pemakaian kosakata yang tergantung atau terpasang di setiap ruas jalan dijadikan sebagai ajang unjuk gigi, dengan tujuan memperkenalkan ataupun memantapkan gambaran personal. Menariknya, spanduk yang berisi teks-teks tersebut terkadang mengarah pada eufemisme dengan maksud memenuhi estetis dan menyembunyikan makna sehingga terkesan ambiguitas. Pernyataan Anderson (1990), memaknai bahwa ambiguitas  bahasa yang digunakan lewat bahasa para petinggi negara bukan hanya menyembunyikan atau menciptakan realitas, juga bersembunyi dari realitas dan perilaku yang sesungguhnya. Dengan demikian setiap bahasa tersebut, memerlukan tafsir yang subjektif bergantung kepentingan.

Ideologi tidak bisa dilepaskan dari konteks hubungan antara bahasa dan kekuasaan karena perilaku ideologi hanya dapat diamati dari praktik kekuasaan (Fairclough, 1989). Aspek sosial ini dalam pandangan kritis melihat bahasa secara bersamaan dengan entitas yang melekat pada diri seseorang. Dan Norman Faiclough memandang pengguna bahasa merupakan pelaku praktik sosial yang berkorelasi dengan kekuasaan.

Bulan puasa sepertinya memang telah menjadi tradisi wajib bagi orang-orang yang memiliki kepentingan dalam memuluskan ikhtiar yang dimiliki. Menerobos masuk sedalam-dalamnya ke ruang-ruang yang berlabel agama yang sangat sulit ditemukan distingtif, sebab setiap faksi memiliki pola kerja yang absurd. Jujur, sejauh ini, saya juga belum menemukan kejelasan mengenai genealogi antara politik dan agama. Hanya saja, kita memandang bahwa politik kerap kali menggunakan isu humanisme demi melancarkan apa yang menjadi targetnya. Meski kadang terdapat infelisitas dalam setiap spanduk, dan apapun itu yang sifatnya mengeksplanasi.

Memahami kekuasaan tentu tidak cukup jika hanya melalui narasi yang tertera pada teks. Sebab bagi filsuf Prancis bernama Michel Foucault (1976), kekuasaan itu ada di mana-mana dan tidak dapat dilokalisasi; merupakan tatanan disiplin dan dihubungkan dengan jaringan; memberi struktur kegiatan-kegiatan; tidak represif tetapi produktif. Dan terpenting nan berbahaya ternyata kekuasan memiliki hubungan gelap dengan seks. Setidaknya, itulah yang disampaikan Michel Foucault. Kekuasaan adalah seks, seks adalah kekuasaan. Selamat menjalankan ibadah puasa. Kendalikan nafsu jenis apapun itu. Terutama syahwat di siang hari. (*)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Verifikasi UKM Bandeng, BSN Datang Langsung ke Pinrang

FAJARONLINE.COM,PINRANG - Badan Standarisasi Nasional(BSN) berkesempatan mengunjungi salah satu UKM di Pinrang, Sabtu (21/10/2017). Tepatnya di UKM...
 

Setelah Bertahun-tahun, Xavi Hernadez Akhirnya Jelaskan Alasannya Menolak Manchester United

FAJARONLINE.COM, BARCELONA—Mantan kapten Barcelona Xavi Hernandez telah menjelaskan apa alasan dia menolak pindah ke Manchester United. Dia...
 

Inilah Kiat Agar Tulisan Dilirik Penerbit

Penulis buku tak sekadar harus kaya ide. Perlu upaya ekstra agar tulisan yang dihasilkan bisa terpublikasi. Penerbit harus...
 

Kemenag Batasi Dakwah di Media Elektronik, Larang Dai dari Aliran Bermasalah

FAJARONLINE.COM – Para dai tidak bisa seenaknya berceramah di media elektronik seperti televisi, radio, maupun media online. Kemenag menyusun...
 

Kaget Telur Rebus Malah Kenyal, Diduga Palsu

FAJARONLINE.COM - Noermansyah merebus beberapa telur untuk diberikan kepada burung kenarinya. Namun tidak seperti biasa, ada sejumlah telur yang tak...
 

Di Istana Mabeyn, Erdogan Kecup Kepala Jusuf Kalla

FAJARONLINE.COM, ISTANBUL -- Pertemuan bilateral di Istana Mabeyn Istanbul, antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Wakil Presiden RI M....
 

Mantan Kapten Barcelona Ungkap Alasan Mengejutkan Neymar Hengkang ke PSG, Sulit Dipercaya

FAJARONLINE.COM, BARCELONA—Sebuah rahasia diungkap mantan kapten Barcelona, Xavi Hernandez terkait kepindahan Neymar ke klub kaya raya Prancis,...
 

Pemain Madrid Akui Tak Bisa Bersaing dengan Ronaldo untuk Ballon d’Or

FAJARONLINE.COM, MADRID—Selain Lionel Messi, pemain-pemain Real Madrid lainnya dilaporkan bisa menjadi penantang Cristiano Ronaldo dalam...
 

Nenek Ini Punya Kebiasaan Melempar Koin ke Mesin Pesawat, Lihat Apa yang Terjadi

  FAJARONLINE.COM - Melempar koin di tempat-tempat tertentu bisa mendatangkan keberuntungan. Misalnya di Air Mancur Trevi, Roma. Mitos itu...
 

Namanya Ikut Disurvei DBR, AUM Gencarkan Sosialisasi

FAJARONLINE.COM, WAJO -- Purnawirawan TNI Andi Undru Mario (AUM) tetap optimistis bisa bertarung di Pilkada Wajo. Usai namanya diikutkan dalam survei...
 

Tak ada yang Nyangka Dulu Via Vallen, Kini Bikin Mata...

FAJARONLINE.COM -- Gara-gara foto jadul sebelum terkenal beredar, pedangdut Via Vallen malah dituduh melakukan operasi plastik. Dulu penampilannya...
 

Semarak, Pesta Budaya Baringeng Tetap Jadi Ruang Silaturahmi

FAJARONLINE.COM-- Beragam cagar budaya di Indonesia tetap menjadi karakter masyarakat di pelbagai daerah. Salah satunya, "Assorajang" di Desa...
 

Gotong Royong Terbitkan Buku, Giatkan Kelas Literasi

Jika belum bisa bikin buku, minimal tulisan mesti terbit di media cetak. Keduanya merupakan misi yang diusung Paradigma Institute. FAHRIL...
 

Sembunyi di Balik Pintu Mirip di Film Laga, Begini Cara Istri Habisi Ketua DPRD Kolut

FAJARONLINE.COM - Kasus berdarah yang dialami almarhum Ketua DPRD Kolaka Utara (Kolut), Musakkir Sarira pada Rabu lalu, terus didalami pihak...
 

Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Ganda Putra Denmark Open

FAJARONLINE.COM, ODENSE - Sudah pasti ada wakil Indonesia di final ganda putra Denmark Open. Sebab di semifinal, akan terjadi duel Merah-Putih....
 

Sopir Baca SMS Sambil Nyetir, Truk Tabrak Ibu Muda, Bayi dalam Gendongan Selamat

FAJARONLINE.COM - Suasana duka menyelimuti keluarga, saat melihat jenazah Daniarti terbujur kaku di kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus. Isak tangis...
 

Real Madrid Borong Bintang-bintang Muda Brasil

FAJARONLINE.COM, MADRID—Kasus Neymar yang lepas ke tangan Barcelona 2013 silam sepertinya menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid. Tak mau...
 

Milan Beri Montella 2 Pertandingan Lagi, Tidak Menang Langsung Dipecat

FAJARONLINE.COM, FAJAR—Vincenzo Montella tak boleh bersantai lagi. Meski AC Milan belum melengserkannya pasca gagal memenuhi ekspektasi di tiga...
 

Eks PSM Ramai-ramai ke Luwu

FAJARONLINE.COM, LUWU - Anda pernah mendengar nama-nama semisal Samsidar, Ismail Haris, Asmar Abu, Fadli, hingga Sardianata? Kalau Anda penggemar...
 

Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola Sabtu 21 Oktober 2017

Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola   Premier League Sabtu, 21 Oktober 2017 Matchweek Kesembilan Chelsea vs Watford (beIN Sports 1 pukul...
 

Sabun Meledak, Anak 3 Tahun Terluka Parah saat Sedang Mandi

FAJARONLINE.COM, BELFAST—Ini kejadian langka yang bisa menjadi peringatan bagi orangtua agar mengawasi anaknya saat sedang mandi. Seorang anak...
 

Disdukcapil Wajo Cari Warga Tak Ber-KTP-el hingga Lorong Pasar

FAJARONLINE.COM, WAJO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wajo gencar melaksanakan sweeping KTP non elektronik di...
 

Daihatsu dan Komnas Perlindungan Anak Kampanyekan Stop Bullying Anak

FAJARONLINE.COM, JAKARTA -- Daihatsu kembali membuktikan komitmen tanggung jawab sosial di bidang pendidikan anak usia sekolah dasar dengan menggelar...
 

Tiga Tahun Jokowi-JK, Ini Harapan Wagub Agus

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR- Joko Widodo dan Jusuf Kalla memasuki tahun ketiga menjabat Presidan dan Wakil Presiden. Pemerintahan Jokowi dan JK dikenal...
 

Nyaris Diperkosa 25 Pria, Fotografer Cantik Ini Diselamatkan Penjual Bunga

FAJARONLINE.COM, FLORENCE—Seorang penjual bunga imigran, Hossein Alamgir, menyelamatkan seorang wanita bernama Gaia Guarnotta dari 25 pria yang...

Load More