Fajar


 Breaking News

Wadduh... Limbah RS Menyatu dengan Irigasi, Sawah Warga di Bungi Terancam Tercemar

Suasana di halaman depan RS Pratama.


FAJARONLINE.COM, PINRANG -- Para petani di kawasan Desa Bungi Kecamatan Duampanua mulai khawatir dengan kehadiran RS Pratama. Letak rumah sakit ini persis di tengah area persawahan.

Mereka takut Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) rumah sakit tersebut merusak sawah mereka. Pasalnya, aliran untuk limbah cair menyatu di irigasi sawah.

Itu diungkapkan oleh Haris, salah seorang perwakilan warga setempat. Kata dia, sejauh ini operasional rumah sakit tersebut terhambat karena masalah ini.

Instalasi pengolahan air limbahnya belum optimal. Pasalnya, outputnya masih terlihat menyatu di saluran irigasi sawah petani.

"Tentu ini akan mengganggu aktivitas pertanian warga. Bukan main kalau limbah medis dan larutan obat kimiawi menyatu di iriagasi. Sawah warga rusak," ungkapnya.

Dia pun berharap ini menjadi perhatian Dinas Kesehatan. Berhubung, rumah sakit tersebut belum dioperasionalkan, masih ada kesempatan untuk melakukan pembenahan. "Apalagi, saya dengar IPAL-nya belum tuntas. Kita berharap ini segera dibenahi," tambahnya.

Terpisah, Kepala Desa Bungi, Badillah, yang dikonfirmasi FAJARONLINE juga membenarkan hal itu. Awalnya, masyarakat memang protes soal limbah yang outputnya ke salurah irigasi warga.

Kata dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan terkait hal tersebut. "Kami tentu berharap petani tak dirugikan akan limbah rumah sakit itu. Apalagi, ada ratusan hektare sawah di Bungi," tambahnya. (ful)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE