Fajar


 Breaking News

Kedapatan Lirik SPG, Oknum Brimob Malah Aniaya Wartawan

Oknum Brimob menganiaya jurnalis LKBN Antara Ricky Prayoga di sela-sela final Indonesia Terbuka 2017 di JCC, Minggu (18/6/2017).


FAJARONLINE.COM - Seorang jurnalis kembali menjadi korban kekerasan. Kali ini pelakunya, oknum Brimob yang bertugas pada final Indonesia Tebuka 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta.

Korbannya, Ricky Prayoga dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara sempat dicekik salah seorang oknum Brimob bernama Adam. Dia juga sempat melontarkan kata-kata kasar tanpa alasan jelas.

Berikut kronologi kejadian itu versi Ricky:

Pada sekitar pukul 15:00, saat pertandingan pertama final Indonesia Terbuka 2017, karena masih bermain saya berniat menuju ATM dahulu untuk melakukan transaksi. Ketika dalam perjalanan menuju ATM, saya berjalan di belakang SPG-SPG dan para bapak-bapak Brimob yang awalnya melihat ke SPG tersebut, mungkin secara tidak sengaja melihat saya.

Ketika itu saya beradu pandang dengan salah satu petugas bernama Adam, saya berusaha memalingkan pandangan, tetapi ketika saya melihat lagi dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah.

 Saya dalam posisi baru datang mengira ada yang salah dengan penampilan saya langsung bertanya, "Ada apa mas? Apa ada yang salah dengan penampilan saya?" Karena saya berpikir mungkin ada kotoran di wajah saya. Namun, bukan jawaban yang mengenakkan yang saya dapat.

"Apa kau? Ada undang-undangnya jangan melihat? Pukimai kau!! Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia," kata adam tersebut.

 Saya tidak tahu artinya kata-kata tersebut, namun saya konfirmasi. Ketika konfirmasi tersebut, Adam dan tiga orang berusaha mengamankan saya layaknya seorang maling. Saya difiting, berusaha dibenturkan ke tripleks dan berusaha dibanting. Saya berusaha melesapkan diri dan menanyakan, "Apa maksudnya ini?"

Mereka bilang, "Amankan saja. Bikin onar ini orang melawan petugas." Saya tanya melawan apa. A
dam bilang, "Kau nantang-nantang petugas, kukokang juga kau," sambil berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya.

Di situ sudah ada beberapa kawan  media yang sempat melihat dan memvideokan dari Kumparan (Alan), Suara (Adi), Krisna (Metrotvnews), dan Zaenal (Indosport).

Selepas itu, saya berusaha dibawa ke pos polisi, tetapi saya menolak. Akhirnya karena dekat dengan media centre, saya menuju ke sana masih dengan berusaha dipegang-pegang. Di sana saya berusaha didamaikan panitia, namun ketika itu salah satu rekan Adam bilang, "Sikap lu nantangin bro. Ayo kita selesaikan di luar. Lu lepas ID lo dan gue lepas seragam gue."

Keadaan mulai tenang setelah pak Dwi (Brimob senior) yang kemungkinan bertugas di Petamburan datang dan berusaha memediasi. 

Akhirnya saya dan Adam berjabatan tangan setelah saya dengan pak Dwi, namun Adam menyalami saya tanpa melihat saya. Dia dan rekan-rekannya langsung meninggalkan tempat tanpa satu katapun, kecuali pak Dwi dan rombongannya. (fo)

 

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE