Fajar


 Breaking News

Miris, Hidup Sebatang Kara, Janda Tua Ini Buta, Biasa Tak Makan Lima Hari

Janda tua ini hidup sebatang kara dan sudah buta hanya berharap uluran tangan orang lain. (FOTO: RUSMAN/FAJAR)


FAJARONLINE.COM, BARRU -- Memiriskan, seorang janda berusia 71 tahun, Idina, hidup sebatang kara di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja. Bahkan iapun sudah buta sehingga hidupnya sangat tergantung dari bantuan orang lain.

Namun Idina tetap tegar, meski wanita tua ini mengaku kerap kehabisan makanan. Sehingga pernah tidak makan selama lima hari lima malam. Beruntung ada warga yang lewat yang memberinya makan.

Idina mengaku punya anak tiga, salah seorang di antaranya sudah meninggal. Sementara dua lainnya pergi merantau namun tidak ada kabar beritanya. "Saya juga berat minta terus makan sama tetangga," katanya.

Di rumahnya yang berukuran dua kali dua meter pun hanya menumpang di atas tanah milik orang lain. Segala aktivitasnya lebih sering dibantu orang lain. "Kayu bakar juga sering dibawakan orang," katanya. Malam hari rumah sempit ini hanya menggunakan penerangan lampu minyak tanah. Ia bergerak dituntun sebuah tongkat kayu. Sudah puluhan tahun ia hidup sendiri di rumahnya. Rumahnya pun merupakan bantuan orang lain. " Hanya ini yang bisa saya lakukan nak," katanya suaranya agak berat.

Penulis sempat masuk ke dalam rumahnya. Dapur kecilnya hanya ada tungku, beberapa batang potongan bambu tua, juga sebuah wadah kecil berisi garam. Di dekat tungku juga ada tiga piring plastik dan dua panci kecil serta dua buah gelas kaca yang sudah kusam.

Wanita ini mengaku juga sudah terbiasa makan dengan lauk hanya garam. Beruntung, rumahnya sudah direnovasi pihak lain. Sebelumnya atap rumahnya dari tenda terpal. (rus)

Sudah Launching Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Terkait

CLOSE