Fajar

  Breaking News

Siap Ledakkan Mapolsek, Densus Tangkap Tiga Orang Diduga Jaringan ISIS

Salah satu dari 3 terduga teroris yang ditangkap di Bima dibawa ke mapolda NTB, Senin (19/6) (FOTO: Ali Ma'shum/Radar Lombok)
Kriminal - 20 Juni 2017, 02:51:31

FAJARONLINE.COM -- Tiga orang terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dan Satuan Brimob Polda NTB di Bima berafiliasi dengan jaringan ISIS.

Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan pengamatan kepolisian, ketiga orang yang tertangkap ini bisa disebut terafiliasi dengan ISIS.

"Mereka ini membaiat (mengucapkan sumpah setia) kearah ISIS. Tapi detailnya nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjutan," ujarnya dalam konfrensi pers di Mapolda NTB didampingi beberapa pejabat utama (PJU) Polda NTB sebagaimana dilansir Radar Lombok (FAJAR Group), Selasa (20/6).

Dalam kesempatan itu, polisi juga menghadirkan ketiga terduga teroris yang diamankan. Selain itu, seluruh barang bukti yang diamankan ikut juga diperlihatkan. Ketiganya dibawa dari Bima menuju jalur darat dan sampai di Mataram pada Minggu malam (18/6) sekitar pukul 23.30 Wita. Selanjutnya, ketiganya dibawa ke Mapolda NTB sekitar pukul 13.00 Wita untuk diperlihatkan kepada media.

Ketiga terduga teroris yang ditangkap atas nama Kurniawan Bin Hamzah (23 tahun), Nasrul Hidayat (21 tahun). Keduanya warga Desa Dore Kecamatan Palibelo Bima. Sedangkan terduga terakhir yang ditangkap adalah Rasyid Ardiansyah alias Olga (35 tahun) warga Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Kurniawan, kata Wakapolda, sebagai pelaku utama dan berperan merakit bom serta mensurvei Mapolsek Woha Bima. Sedangkan Nasrul Hidayat ini yang berstatus seorang mahasiswa berperan sebagai kurir dan membeli bahan-bahan H2O2 cair.

''Kalau Rasyid Ardiansyah perannya ikut melaksanakan fai (perampokan untuk kegiatan terorisme) di Kantor Pos Giro Ciputat pada tahun 2012," bebernya.

Adapun barang bukti yang ditemukan saat penangkapan berupa satu buah bom rakitan aktif. Bom ini ada pada Kurniawan. Kemudian ada juga barang bukti yang ditemukan di rumahnya terdiri dari 24 item.

Diantaranya, casing pipa paralon sebagai kemasan bom rakitan. Jalur komunikasi system elektronik (switching) yang sudah jadi. Peralatan yang digunakan sebagai switching. Lampu hias yang akan digunakan sebagai inisiator.

Peralatan pembuatan peledak, pupuk urea, bahan peledak sebagai inisiator serta saklar on dan off. Ada juga wadah bahan peledak yang sudah jadi serta samurai dan senapan angin.

"Jadi barang bukti ini ditemukan dan telah memenuhi unsur perbuatan tindak pidana terorisme berupa perencanan penyerangan personel dan Makopolri di wilayah Bima dengan menggunakan bom rakitan," tegasnya.

Dari hasil introgasi yang dilakukan, Kurniawan mengaku sebagai anggota Jamaah Ansarut Daulah (JAD) Bima. Dimana kelompok tersebut disebutnya telah berbaiat kepada ISIS.

"Ia juga mengaku telah merakit bom rakitan dengan bahan peledak TATP primer high exsplosive dan rangkaian elektronik yang sudah dimodifikasi menjadi switching bom rakitan dari HP serta rangkaian jebakan rakitan dari penjepit baju atau anti tarik," jelasnya.

Kurniawan mengaku mendapat ilmu meracik bahan bom rakitan dari internet yang dirilis oleh ISIS melalui link di group telegram Bahrun Naim.

Kepolisian sudah melakukan uji coba dengan meledakkan bahan peledak TATP ( Triacetone Triperoxide) yang disita dari Kurniawan. Daya ledaknya itu cukup tinggi. "Ia juga mengaku telah siap menyerang beberapa tempat dengan cara melumpuhkan anggota Polri yang bertugas di Mapolsek Woha. Tujuannya itu untuk merebut senjata api petugas," jelas Wakapolda.

Setelah itu dia juga berencana akan mengebom Mapolsek Woha dan Polsek Bandara Bima. "Mapolres Kabupaten Bima juga menjadi sasarannya," katanya.

Kurniawan juga mengaku pada tanggal 17 Juni 2017 akan melakukan percobaan peledakan di lintas jalan Dore-Talabiu. "Apabila sukses, ia akan melakukan penyerangan terhadap Mapolsek Woha dengan cara melemparkan bom rakitan. Tapi sebelum beraksi dia sudah tertangkap oleh tim Densus 88 yang bekerja sama dengan Sat Brimob Polda NTB," terangnya.

Kurniawan rupaya mempunyai riwayat panjang jaringan teroris. Ia juga disebut sebagai jaringan kelompok Penatoi dibawah pimpinan Ustad Iskandar dan telah tertangkap pada tahun 2010 lalu.

"Pada tahun 2014 di Poso untuk melaksanakan tadrib (pelatihan militer). Jadi dia juga bergabung dengan kelompok Poso. Kemudian dia kembali ke Bima untuk bergabung dengan jamaah Ansarut Daulah Bima," imbuhnya. (JPG)

Author : awal

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Dapat Gelar Doktor Honoris Causa, Orasi SYL di Kamus Unisza Singgung Polemik Taksi Online

FAJARONLINE.COM -- Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) resmi menerima penganugerahaan gelar doktor honoris causa (DR Hc) dari...
 

Verifikasi UKM Bandeng, BSN Datang Langsung ke Pinrang

FAJARONLINE.COM,PINRANG - Badan Standarisasi Nasional(BSN) berkesempatan mengunjungi salah satu UKM di Pinrang, Sabtu (21/10/2017). Tepatnya di UKM...
 

Setelah Bertahun-tahun, Xavi Hernadez Akhirnya Jelaskan Alasannya Menolak Manchester United

FAJARONLINE.COM, BARCELONA—Mantan kapten Barcelona Xavi Hernandez telah menjelaskan apa alasan dia menolak pindah ke Manchester United. Dia...
 

Inilah Kiat Agar Tulisan Dilirik Penerbit

Penulis buku tak sekadar harus kaya ide. Perlu upaya ekstra agar tulisan yang dihasilkan bisa terpublikasi. Penerbit harus...
 

Kemenag Batasi Dakwah di Media Elektronik, Larang Dai dari Aliran Bermasalah

FAJARONLINE.COM – Para dai tidak bisa seenaknya berceramah di media elektronik seperti televisi, radio, maupun media online. Kemenag menyusun...
 

Kaget Telur Rebus Malah Kenyal, Diduga Palsu

FAJARONLINE.COM - Noermansyah merebus beberapa telur untuk diberikan kepada burung kenarinya. Namun tidak seperti biasa, ada sejumlah telur yang tak...
 

Di Istana Mabeyn, Erdogan Kecup Kepala Jusuf Kalla

FAJARONLINE.COM, ISTANBUL -- Pertemuan bilateral di Istana Mabeyn Istanbul, antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Wakil Presiden RI M....
 

Mantan Kapten Barcelona Ungkap Alasan Mengejutkan Neymar Hengkang ke PSG, Sulit Dipercaya

FAJARONLINE.COM, BARCELONA—Sebuah rahasia diungkap mantan kapten Barcelona, Xavi Hernandez terkait kepindahan Neymar ke klub kaya raya Prancis,...
 

Pemain Madrid Akui Tak Bisa Bersaing dengan Ronaldo untuk Ballon d’Or

FAJARONLINE.COM, MADRID—Selain Lionel Messi, pemain-pemain Real Madrid lainnya dilaporkan bisa menjadi penantang Cristiano Ronaldo dalam...
 

Nenek Ini Punya Kebiasaan Melempar Koin ke Mesin Pesawat, Lihat Apa yang Terjadi

  FAJARONLINE.COM - Melempar koin di tempat-tempat tertentu bisa mendatangkan keberuntungan. Misalnya di Air Mancur Trevi, Roma. Mitos itu...
 

Namanya Ikut Disurvei DBR, AUM Gencarkan Sosialisasi

FAJARONLINE.COM, WAJO -- Purnawirawan TNI Andi Undru Mario (AUM) tetap optimistis bisa bertarung di Pilkada Wajo. Usai namanya diikutkan dalam survei...
 

Tak ada yang Nyangka Dulu Via Vallen, Kini Bikin Mata...

FAJARONLINE.COM -- Gara-gara foto jadul sebelum terkenal beredar, pedangdut Via Vallen malah dituduh melakukan operasi plastik. Dulu penampilannya...
 

Semarak, Pesta Budaya Baringeng Tetap Jadi Ruang Silaturahmi

FAJARONLINE.COM-- Beragam cagar budaya di Indonesia tetap menjadi karakter masyarakat di pelbagai daerah. Salah satunya, "Assorajang" di Desa...
 

Gotong Royong Terbitkan Buku, Giatkan Kelas Literasi

Jika belum bisa bikin buku, minimal tulisan mesti terbit di media cetak. Keduanya merupakan misi yang diusung Paradigma Institute. FAHRIL...
 

Sembunyi di Balik Pintu Mirip di Film Laga, Begini Cara Istri Habisi Ketua DPRD Kolut

FAJARONLINE.COM - Kasus berdarah yang dialami almarhum Ketua DPRD Kolaka Utara (Kolut), Musakkir Sarira pada Rabu lalu, terus didalami pihak...
 

Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Ganda Putra Denmark Open

FAJARONLINE.COM, ODENSE - Sudah pasti ada wakil Indonesia di final ganda putra Denmark Open. Sebab di semifinal, akan terjadi duel Merah-Putih....
 

Sopir Baca SMS Sambil Nyetir, Truk Tabrak Ibu Muda, Bayi dalam Gendongan Selamat

FAJARONLINE.COM - Suasana duka menyelimuti keluarga, saat melihat jenazah Daniarti terbujur kaku di kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus. Isak tangis...
 

Real Madrid Borong Bintang-bintang Muda Brasil

FAJARONLINE.COM, MADRID—Kasus Neymar yang lepas ke tangan Barcelona 2013 silam sepertinya menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid. Tak mau...
 

Milan Beri Montella 2 Pertandingan Lagi, Tidak Menang Langsung Dipecat

FAJARONLINE.COM, FAJAR—Vincenzo Montella tak boleh bersantai lagi. Meski AC Milan belum melengserkannya pasca gagal memenuhi ekspektasi di tiga...
 

Eks PSM Ramai-ramai ke Luwu

FAJARONLINE.COM, LUWU - Anda pernah mendengar nama-nama semisal Samsidar, Ismail Haris, Asmar Abu, Fadli, hingga Sardianata? Kalau Anda penggemar...
 

Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola Sabtu 21 Oktober 2017

Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola   Premier League Sabtu, 21 Oktober 2017 Matchweek Kesembilan Chelsea vs Watford (beIN Sports 1 pukul...
 

Sabun Meledak, Anak 3 Tahun Terluka Parah saat Sedang Mandi

FAJARONLINE.COM, BELFAST—Ini kejadian langka yang bisa menjadi peringatan bagi orangtua agar mengawasi anaknya saat sedang mandi. Seorang anak...
 

Disdukcapil Wajo Cari Warga Tak Ber-KTP-el hingga Lorong Pasar

FAJARONLINE.COM, WAJO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wajo gencar melaksanakan sweeping KTP non elektronik di...
 

Daihatsu dan Komnas Perlindungan Anak Kampanyekan Stop Bullying Anak

FAJARONLINE.COM, JAKARTA -- Daihatsu kembali membuktikan komitmen tanggung jawab sosial di bidang pendidikan anak usia sekolah dasar dengan menggelar...
 

Tiga Tahun Jokowi-JK, Ini Harapan Wagub Agus

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR- Joko Widodo dan Jusuf Kalla memasuki tahun ketiga menjabat Presidan dan Wakil Presiden. Pemerintahan Jokowi dan JK dikenal...

Load More