Fajar

  Breaking News

Perilaku Abnormal Rentan Sifilis

Ilustrasi

FAJARONLINE.COM  -- Hubungan sesama jenis atau perilaku seksual menyimpan lainnya rentan sifilis. Bahayanya, sebab penyakit yang diistilahkan raja singa ini sulit dideteksi.

PENDERITA sifilis kerap tidak sadar penyakit yang dideritanya. Gejalanya sulit dideteksi, namun umumnya penyakit yang menyerang pria maupun wanita ini berasal dari seks bebas.

Spesialis Urologi Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, Dr dr Azwar Amir SpU, mengungkapkan bahwa umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual seperti seks vaginal, anal maupun oral dengan orang yang terinfeksi.

"Termasuk hubungan seksual sesama jenis (gay,lesbian) yang biasanya melakukan seks anal maupun oral," katanya.

Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui kontak cairan tubuh penderitanya. Berbagi jarum kata dia bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh, (tato dan menindik telinga).

Penderita sifilis bisa dengan mudah menularkan penyakit ini karena banyak di antara mereka yang hanya mengalami gejala-gejala ringan sehingga tidak sadar bahwa mereka telah terinfeksi.

"Gejala sifilis berkembang sesuai dengan tahapan sifilis yang dialami, diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah," tutur dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Hermina Makassar ini.

Pengobatan umumnya adalah dengan menggunakan antibiotik berupa suntikan penisilin. Tetapi tidak ada vaksin untuk mencegahnya. Cara terbaik adalah menghindarkan diri dari kontak fisik intim dengan orang yang terinfeksi secara efektif mengurangi penularan sifilis.

"Begitupun dengan penggunaan kondom, tidak sepenuhnya menghilangkan risiko penularan sifilis," kata dokter yang juga berklinik Kompleks IDI Makassar ini.

Oleh karena itu, Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan hubungan jangka panjang dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi dan menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan risiko perilaku seksual yang menyimpang.

Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Dr Safruddin SpKK (K) MARS FINSDV FAADV memaparkan, gejala sifilis dilihat berdasarkan stadium.

Stadium I berupa luka lecet pada kelamin. Bila dibiarkan bisa sembuh sendiri lecetnya tanpa bekas, tapi infeksinya berlanjut dan bakterinya ada dalam tubuh.

Stadium II biasanya timbul bercak merah terutama pada telapak tangan dan kaki, bisa juga kemerahan pada badan, biasanya timbul setelah enam bulan sampai dua tahun sejak terkena infeksi. Ini disebut juga roseola spot. Jika dibiarkan, bisa berlanjut sampai stadium III yang disebut juga stadium lanjut.

Stadium III berupa luka-luka pada badan, juga bisa mengenai jantung, saraf pusat dan sendi. Ini berlangsung sampai 30 tahun dan bila dibiarkan bisa berlanjut stadium IV.

"Untuk sifilis primer yaitu stafium I dan II bisa disembuhkan dengan pemberian obat antibiotik sedangkan stadium lanjut atau stadium III dan IV sulit di sembuhkan," ujar dokter yang juga berpoli di Private Care Center.

Sifilis stadium III dan IV, lanjutnya, sudah susah disembuhkan apabila sudah timbul cacat pada sendi atau kelainan jantung. Hanya, bakterinya saja yang bisa dimatikan dengan antibiotik.

"Penderita sifilis yang sedang dalam masa pengobatan harus menghindari hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sudah sembuh total," tutur Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Dr Safruddin SpKK (K) MARS FINSDV FAADV.(ica/dni)

Author : Redaksi

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Maknai Proklamasi, Danrem Toddopuli Minta Kukuhkan Agama, Perkuat...

Bone | 2 menit lalu
 

Bupati Indah Bantu Veteran Rp14 Juta

Luwu Utara | 4 menit lalu
 

Siswa SMPN 1 Pangkajene Mendadak Jadi Wartawan di Peringatan HUT RI...

Pangkep | 9 menit lalu
 

Semarakkan Kemerdekaan, Enam Perusahaan Berkolaborasi di Program BUMN...

Metropolis | 19 menit lalu
 

Sejumlah Tokoh dan Ketua Parpol Kecewa Tak Diundang di Upacara HUT RI

Pinrang | 35 menit lalu
 

Remaja Masjid Tak Mau Ketinggalan Momen Kemerdekaan, Begini Semaraknya

Metropolis | 49 menit lalu
 

Petani Enrekang Sudah Uji Coba Delapan Unit Mesin Panen Padi

Enrekang | 1 jam lalu
 

Danny Lebih Pilih Sambangi Posko IYL-Cakka

Politik | 1 jam lalu
 

Kisah Perjuangan Andi Ninnong Terulang di HUT Kemerdekaan RI Ke-72

Wajo | 1 jam lalu
 

Empat Narapidana Rutan Masamba Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan

Luwu Utara | 1 jam lalu
 

Semarakkan Kemerdekaan RI, Kodim 1421 Pangkep Gelar Khataman Alquran

Pangkep | 1 jam lalu
 

Belasan Sepeda Hias Meriahkan Lomba HUT RI di Tamalanrea

Metropolis | 2 jam lalu
 

Bau Tembakau Tercium, Bea Cukai Gagalkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Rumah Pemenangan GNH17 Rupanya Digunakan untuk Ini

Pilgub Sulsel 2018 | 2 jam lalu
 

Masyarakat Enrekang Nikmati HUT RI dengan Menyeruput Aroma Kopi

Enrekang | 2 jam lalu
 

KPU Enrekang Manfaatkan Momen Kemerdekaan untuk Sosialisasi Pilkada

Enrekang | 2 jam lalu
 

Dapat Remisi, Delapan Napi Rutan Pinrang Bebas

Pinrang | 2 jam lalu
 

Perolehan Medali Sementara SEA Games 2017: Indonesia di Peringkat...

All Sportif | 2 jam lalu
 

Siswa Baraka Bentangkan Bendera Sepanjang 350 Meter 

Enrekang | 2 jam lalu
 

Berita Foto: Wow... Begini Penampakan Gogos Terpanjang, Capai 17 Meter

Metropolis | 2 jam lalu
 

Peringati HUT Kemerdekaan RI, Forkopimda Enrekang Ziarahi Makam...

Enrekang | 2 jam lalu
 

Begini Cara Volunteer Dompet Dhuafa Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-72

Gowa | 3 jam lalu
 

Langka... Jokowi-JK Foto Bareng dengan Tiga Mantan Presiden RI

Nasional | 3 jam lalu
 

Bakal Helat Porseni, MTsN 1 Makassar Genjot Kualitas SDM

Pendidikan | 3 jam lalu
 

Rayakan Kemerdekaan, The Rinra Hotel Adakan Donor Darah

Metropolis | 3 jam lalu

Load More