Fajar

  Breaking News

Bayi Ajaib dalam Sejarah

Ilham Kadir Peneliti MIUMI Pusat; Pimpinan Baznas Enrekang
Opini - 15 Juli 2017, 08:29:45

Sampai detik ini, sebuah peristiwa yang menggemparkan Enrekang masih terus jadi perbincangan, mulai dari sudut-sudut pasar, lapak-lapak ronda, meja warkop, hingga kantor Bupati.

Peristiwa dimaksud adalah lahirnya “bayi ajaib” dari rahim Utje Ramadani (19). Konon sang bayi ketika dilahirkan tidak menangis tetapi justru mengucap salam, "Assalamualaikum" pada orang-orang yang ada di sekitarnya. Yang lebih ajaib lagi, sang ibu hanya mengandung selama tiga jam sebelum akhirnya melahirkan, ia juga menyangkal pernah melakukan kontak kelamin karena memang belum menikah.

Tentu saja cerita di atas jadi heboh dalam hitungan jam. Awak media pun tertarik meliput, orang-orang silih berganti berdatangan menyaksikan bayi dan ibunya. Karena begitu besarnya animo masyarakat untuk tahu persoalan ini sehingga pemerintah turun tangan, baik dari pihak keamanan maupun dari Dinas Kesehatan yang memeriksa dan mendiagnosis sang bayi dan ibunya. Hasilnya, bertolak belakang dari berita serampangan yang berasal dari keluarga Utje Ramadani. Menurut tim medis Puskesmas dan Dinas Kesehatan Enrekang, sang bayi hidup dan lahir normal sebagaimana umumnya, jika ada keinginan ia menangis bukan berbicara, dan ibunya mengandung normal seperti wanita lain, ada bukti-bukti fisik yang mendukung.

***

Dalam sejarah perjalanan umat manusia memang pernah ada bayi ajaib, sebagaimana termaktub dalam sebuah Hadis diriwayatkan Imam Bukhari (1432) bersumber dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “hanya ada tiga bayi yang diberi kemampuan berbicara ketika masih dalam buaian ibunya”. Yang pertama adalah Nabi Isa, sedangkan yang kedua yaitu terkait kisah seorang laki-laki dari Bani Israil bernama Juraij. Ketika dia sedang salat, ibunya memanggil namanya. Juraij bingung apakah harus membatalkan salatnya atau menjawab panggilan ibunya, akhirnya ia melanjutkan salatnya. Ibunya berkata, Ya Allah, jangan engkau matikan dia sebelum memperlihatkan wajah pelacur. Juraij yang selalu melaksanakan ibadah di tempat ibadahnya, suatu ketika datanglah seorang wanita pelacur yang mengajaknya berzina, tetapi Juraij tetap teguh menolak si pelacur. Maka pelacur itu datang menyerahkan dirinya kepada seorang pengembala lalu berzina. Setelah hamil, mengandung, dan melahirkan, pezina itu datang dan mengaku pada orang ramai bahwa bayi itu hasil hubungannya dengan Juraij. Masyarakat datang menghakimi Juraij, mencela, dan menghancurkan tempat ibadahnya. Juraij hanya pasrah, lalu berwudu, dan mendirikan salat. Setelah itu, ia mendatangi bayi itu dan bertanya, “wahai sang bayi, siapakah ayahmu?” Serta merta bayi itu menjawab, Ayahku adalah seorang pengembala. Orang-orang lalu berkata, Kami akan bangunkan kembali tempat ibadahmu dengan emas. Akan tetapi Juraij menolak, tidak perlu, cukup dari tanah, jawabnya.

Bayi yang ketiga juga dari Bani Israil, seorang ibu yang sedang menyusui bayinya lalu lewatlah seorang lelaki yang mengendarai tunggangannya, lelaki itu sangat tampan dan gagah. Ibu bayi itu berdoa, “Jadikanlah anakku seperti dia”. Tiba-tiba sang bayi melepaskan teteknya dan berkata, “Ya Allah, jangan jadikan aku seperti dia”. Lalu dia kembali menyusu. Tidak lama kemudian lewatlah budak perempuan, ibu si bayi berdoa, “Ya Allah jangan engkau jadikan anakku seperti dia”. Bayi itu kembali melepaskan mulutnya lalu berkata, “Ya Allah jadikan aku seperti dia”. Ibunya heran dan bertanya, “Mengapa engkau berkata demikian?” Sang bayi menjawab, “Yang gagah dan menunggang kuda tadi adalah penguasa zalim, sedangkan budak tadi adalah wanita suci yang dituduh mencuri dan berzina padahal dia tidak melakukannya.”

Jika merujuk pada dalil agama yang bersumber dari wahyu di atas, maka hanya ada tiga bayi ajaib. Dan jika dikaji secara cermat, bayi-bayi ajaib yang pernah ada semuanya bersumber dari cerita Bani Israil, karena itu Imam Bukhari meletakkan dalam bab "Ma Dzukira 'an Bani Israil". Artinya tidak pernah ada bayi ajaib dengan mampu berbicara dari umat Nabi Muhammad.

Kecuali itu, setiap bayi ajaib dalam sejarahnya semua terlahir dengan normal, termasuk Nabi Isa, ia dikandung selama sembilan bulan oleh Ibunya, Maryam as, bukan tiga jam. Dan paling terpenting bahwa setiap bayi ajaib datang membawa kebenaran. Ketika Maryam dituduh kaumnya telah melakukan perbuatan munkar (zina) sebab melahirkan bayi tanpa suami. Maka bayi itu menyangkal tuduhan keji. Nabi Isa yang baru lahir itu berbicara, Sesungguhnya aku ini hamba Allah, dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan menjadikan aku seorang nabi, (QS. Maryam [19]:31). Demikian pula kisah Juraij di atas, sang bayi datang membawa kebenaran bahwa tuduhan masyarakat dan si pelacur itu tidak benar. Atau kisah ketiga, sang bayi yang sedang menyusu menyangkal persepsi ibunya yang terlena dengan penampilan dua tipe orang. Bayi itu berbicara demi meluruskan persepsi ibunya yang keliru.

Sebagai kesimpulan, setiap bayi ajaib yang pernah hadir pasti datang membawa kebenaran menyelesaikan masalah yang terkait dengan perzinahan, atau meluruskan kesalahan persepsi yang bisa berakibat fatal. Bukan justru datang membawa masalah, menarik orang ramai agar saling berselisih paham, bantah-bantahan, dan paling bahaya karena telah mengarah pada takhayul dan khurafat yang merupakan awal dari petaka akidah. Jangan ada yang percaya kalau ada bayi ajaib di Enrekang, hanya cerita yang dibuat-buat ajaib sebagai kamuflase untuk menutup aib. Wallahu A'lam! (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Sudah Bayar Rp5 Juta, Warga Pangkep Tak Kunjung Dapat Sertifikat Tanah

FAJARONLINE.COM,PANGKEP - Adanya dugaan pungutan liar (Pungli) disampaikan salah seorang warga Asal Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan...
 

Hendak Buang Air Kecil, Sopir Pikap Ditabrak Truk hingga Tewas

FAJARONLINE.COM,PANGKEP - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Rabu dini hari...
 

UNM Adakan Orientasi Akademik PPG untuk 77 Calon Guru

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kegiatan Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan bersubsidi digelar Universitas Negeri Makassar di...
 

Disiapkan Ganti Markus, Abdillah Natsir Berlapang Dada Tak Maju di Pilkada Pinrang

FAJARONLINE.COM,PINRANG- Keputusan Golkar yang memberi rekomendasi bagi pasangan Abdul Latief-Usman Marham pada Pilkada Pinrang 2018 memupus harapan...
 

Pekan Seni Mahasiswa Unhas Sekaligus Hibur Peserta Pomnas 2017

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR -- Tim Pengembangan Bakat Minat, Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Pekan Seni Mahasiswa Unhas 2017 bertajuk...
 

Satu Medali Emas Pomnas XV di Tangan Karateka Sulsel

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Tim karate Sulsel saat ini sudah mengamankan satu medali emas di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas)...
 

Letkol Pnb Anton Sioux Resmi Jabat Komandan Skadron Udara 11

FAJARONLINE.COM, MAROS-- Letkol Pnb Anton "Sioux" Pallaguna resmi menjadi Komandan Skadron Udara 11 Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Rabu,...
 

Dikritik Setelah Kalah di Markas Manchester City, Pelatih Napoli Bingung

FAJARONLINE.COM, MANCHESTER—Pelatih Napoli, Maurizio Sarri mengaku bingung dengan media dan fans setelah kembali dikritik usai melakukan rotasi...
 

Bareng Sri Mulyani, Nurdin Abdullah Jadi Pembicara tentang Desentralisasi di Kementerian Keuangan

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Di sela-sela kesibukannya maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah...
 

Tak Mampu Kalahkan Spurs, Zidane: Ini Sulit Diterima, Tapi.......

FAJARONLINE.COM, MADRID—Real Madrid tak mampu mengalahkan Tottenham Hotspur di matchday ketiga Liga Champions. Dalam laga yang berlangsung di...
 

REI Sulsel Pererat Silaturahmi dengan Perbankan

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Pengurus baru DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, melakukan silaturahmi ke BNI Wilayah Makassar, Rabu...
 

Gelar Konferensi Ketahanan Pangan, Unhas Hadirkan Enam Pembicara Asing

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Fakultas Pertanian dan Public Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin akan mengadakan konferensi ketahanan pangan....
 

Masih Kader Golkar, Pengamat Sebut Bisa Saja TBL Balik Arah Lawan NA

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR--Pasca Nurdin Abdul (NA) membatalkan berpaket dengan Tanribali Lamo (TBL), maka TBL bisa diincar figur lain untuk...
 

Reuni Akbar, Alumni Universitas Bosowa 45 Pertemukan Angkatan 1986 hingga 2017

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Alumni Universitas 45 Bosowa akan menggelar musyawarah besar (Mubes) untuk pemilihan ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA)....
 

REI Sulsel Bentuk Pokja NPL Tangani Kredit Macet

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, membentuk kelompok kerja (Pokja) khusus kredit macet. Ketua REI Sulsel, HM...
 

TEKNOLOGI PELAYANAN

PERKEMBANGAN teknologi semakin pesat. Terutama dalam bidang informasi. Perkembangannya telah mengubah banyak aspek kehidupan. Lepas dari dampak...
 

Buka Kursus Calon Pengantin, Kemenag Barru Kebanjiran Peserta

FAJARONLINE.COM,BARRU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barru menggelar kursus calon pengantin selama dua hari di aula Kemenag Barru. Panitia...
 

Coba Lihat Gaya Gubernur SYL saat Mattojang di Halaman Rujab

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mencoba memainkan permainan tradisional adat bugis, Mattojang, di halaman rumah jabatan gubernur Jalan Jenderal...
 

Markas Polres Selayar Terbakar, Ini Dia Foto-Fotonya

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Kantor Polres Kepulauan Selayar terbakar sekitar, pukul 04.30 wita dini hari. Kebakaran terjadi di gedung kantor bagian...
 

Pesta Ballo, Warga Maros Tewas Ditikam Teman Minum

FAJARONLINE.COM,MAROS - Warga Dusun Panagi Desa Cenrana, Kecamatan Camba Kabupaten Maros,Hamuddin (40) tewas setelah ditikam Safaruddin (21), Selasa...
 

Deng Ical Tularkan Konsep Smart City di Tidore Kepulauan

FAJARONLINE.COM - Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI tampil sebagai pembicara pada rapat kerja daerah (Rakerda) Pemerintah Kota Tidore...
 

Pengurus Baru REI Sulsel Silaturahmi Pimpinan BNI Makassar

Dari kiri; pimpinan kantor BNI Wilayah Makassar, Edy Awaluddin,Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel M Sadiq, dan Wakil Ketua Simon Rahman...
 

80 Persen, PSM Penuhi Syarat untuk Tampil di Piala AFC dan Liga Champions

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - PSSI akan kembali memanggil enam klub teratas klasemen di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (19/10/2017). Pertemuan ini untuk...
 

Kalahkan Rekor Kemenangan Besar MU, Klopp: Ini Sejarah Indah Liverpool

FAJARONLINE.COM, LIVERPOOL—Liverpool mengalahkan Maribor tujuh gol tanpa balas di matchday ketiga Grup E Liga Champions, Rabu, 18 Oktober,...
 

Sadar PSM Lawan Tangguh, Bhayangkara Fokus Tingkatkan Stamina Pemain

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Tidak hanya PSM yang memiliki persiapan minim memasuki laga pekan ke-30 Liga 1. Tim lawan, Bhayangkara FC juga...

Load More