Fajar

  Breaking News

Budaya Melestarikan Pangan Lokal

Astina Mahasiswi Program Studi Sains Agribisnis Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
Opini - 15 Juli 2017, 08:27:23

Pangan merupakan salah satu aspek penunjang dalam menopang keberlangsungan hidup setiap manusia, dan hak setiap individu ataupun keluarga, dalam melakukan akses terhadap pemenuhan pangan.

Itu menjadikan sebuah tuntutan bagi penyedia pangan, untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat. Maka dibutuhkan lompatan terhadap perpaduan teknologi yang tepat dan dapat dilakukan petani dalam memenuhi ketersediaan pangan nasional. Indonesia memiliki banyak sumber pangan dari beras, umbi-umbian, sampai sumber karbohidrat dari biji-bijian. Semua itu dapat dihasilkan petani kita. Hal ini menjadi salah satu keunggulan komparatif dari hasil pertanian yang ada di negeri ini. Semakin meningkatnya angka populasi penduduk menjadikan salah satu faktor yang mendorong adanya peningkatan produksi yang menjadi sumber kebutuhan masyarakat, namun ada beberapa hal yang cukup memprihatinkan bahwa masyarakat belum memahami bagaimana memanfaatkan keterpaduan sumber pangan, sehingga tidak terjadi kesenjangan terhadap pemenuhan kebutuhan sumber pangan yang dipilih.

Beberapa masyarakat beranggapan “ia belum makan jika belum memasukan nasi ke dalam perutnya”, dan asumsi ini menjadikan sumber pangan lain bukanlah sebagai makanan yang dapat mengenyangkan perut. Perlu diketahui, sumber pangan lain memiliki fungsi nilai yang sama terhadap beras seperti umbi-umbian dan kacang-kacangan, jika terjadi keseimbangan konsumsi secara varian yang silih berganti, hal tersebut dapat memperkecil permintaan jumlah beras oleh masyarakat pada umumnya. Pangan lokal Indonesia yang sangat bervariatif menjadikan sebagai modal dalam meningkatkan pemenuhan dan ketersediaan pangan. Jika diperhatikan data produksi beras Indonesia relatif tidak konsisten, namun patut disyukuri dua tahun terakhir ini mengalami peningkatan sebesar 6,7 persen (BPS 2016), meski peningkatan telah diraih, namun jika dibandingkan laju pertumbuhan jumlah penduduk saat ini 1,3 persen (BPS 2017). Saat ini luas lahan persawahan dan areal pertanian mulai berkurang akibat kegiatan konversi lahan atau peralihan lahan sawah dan pertanian, menjadi lahan pemukiman yang dilakukan pemilik lahan. Dapat disimpulkan ini akan membawa masalah pada akhirnya, sehingga dibutuhkan antisipasi sedini mungkin dalam mengelola ketersediaan pangan dalam negeri, sebab masalah pangan cukup memengaruhi keberhasilan pembangunan suatu negara. Angka persentasi kemiskinan Indonesia saat ini berada di kisaran 10,9 persen (World Bank 2017), dan biasanya yang termasuk dalam kategori tersebut sulit mengakses sumber daya pangan untuk pemenuhan pangan maupun kebutuhannya.

Bulan lalu saya melakukan kunjungan ke Thailand sebagai salah satu kegiatan tahunan Program Studi Agribisnis. Thailand merupakan salah satu negara pengekspor beras terbesar di dunia dibandingkan dengan Indonesia sebagai salah satu konsumen terbesar dalam mengonsumsi beras. Negara tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam melakukan ekspor beras karena ketersediaan bahan baku atau produksi beras mereka berlebihan (surplus), produksi mereka mengalami surplus karena adanya dukungan pemerintah terhadap petani pada kegiatan pertanian dan pendanaan mereka, serta mereka juga tidak menjadikan beras sebagai sumber pokok pemenuhan pangan atau makanan satu satunya.

Terkait pangan local, kita juga harus terus melestarikannya dan memaksimalkan meski hanya bisa ditanam atau dihasilkan di sekitar rumah. Tindakan diversifikasi dan sikap terhadap ketergantungan satu jenis makanan pokok harus dihapuskan, dan penomorduaan palawija sebagai sumber pangan bukanlah sebuah pemikiran yang tepat. Justru dengan melakukan diversifikasi pangan akan membawa efek positif terhadap pola konsumsi yang bijak, dan ketersediaan pangan pun dapat konsisten atau terus tersedia, sehingga program swasembada pangan dapat terulang lagi seperti di tahun 70-an.

Pelestarian pangan merupakan suatu proses atau usaha dalam mengembangkan, memperihatikan, melindungi, dan mengelola secara bijaksana dengan menjamin kesinambungan terhadap ketersediaan sumber daya hayati yang dibutuhkan, dalam upaya pemenuhan kebutuhan bahan makanan untuk konsumsi keluarga.yang sejalan dengan Undang-undang No.7 Tahun 1996, “ketahanan pangan adalah terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau”

Sulawesi terdiri dari beberapa bagian dan salah satunya Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), merupakan salah satu wilayah produsen padi dan telah ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional. Bukan berarti, kita hanya berpatokan pada satu jenis pangan tersebut, banyak jenis dan sumber pangan dari sektor palawija yang dapat dikembangkan sehingga lahan persawahan juga tidak mengalami kejenuhan terhadap jenis tanaman, dan perlakuan berulang-ulang serta melakukan penanaman secara bergantian dengan tanaman palawija seperti jagung, dan kacang-kacanagan, sehingga dapat memperbaiki struktur pada tanah. Kepulauan Sulawesi terkenal dengan produksi ubi kayu yang melimpah, sehingga ini menjadi alasan sumber pangan lokal yang kita miliki sangat beragam, namun perlu perhatian khusus dalam pengembangannya.

Dengan dilakukannya diversifikasi terhadap pangan, diharapkan konsumsi terhadap satu jenis bahan pangan berkurang, namun dapat beragam dengan pangan alternatif (non beras) apalagi harganya pun cukup terjangkau. Banyak hal yang telah dilakukan pemerintah dalam mendorong ketersediaan pangan nasional, melalui perbaikan sumber daya dan kualitas. Dikembangkannya infrastruktur sampai pada titik pedesaan, dengan dilakukannya pendampingan terhadap lembaga pertanian melalui pengembangan kelembagaan pertanian di pedesaan. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Sudah Bayar Rp5 Juta, Warga Pangkep Tak Kunjung Dapat Sertifikat Tanah

FAJARONLINE.COM,PANGKEP - Adanya dugaan pungutan liar (Pungli) disampaikan salah seorang warga Asal Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan...
 

Hendak Buang Air Kecil, Sopir Pikap Ditabrak Truk hingga Tewas

FAJARONLINE.COM,PANGKEP - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Rabu dini hari...
 

UNM Adakan Orientasi Akademik PPG untuk 77 Calon Guru

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Kegiatan Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan bersubsidi digelar Universitas Negeri Makassar di...
 

Disiapkan Ganti Markus, Abdillah Natsir Berlapang Dada Tak Maju di Pilkada Pinrang

FAJARONLINE.COM,PINRANG- Keputusan Golkar yang memberi rekomendasi bagi pasangan Abdul Latief-Usman Marham pada Pilkada Pinrang 2018 memupus harapan...
 

Pekan Seni Mahasiswa Unhas Sekaligus Hibur Peserta Pomnas 2017

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR -- Tim Pengembangan Bakat Minat, Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Pekan Seni Mahasiswa Unhas 2017 bertajuk...
 

Satu Medali Emas Pomnas XV di Tangan Karateka Sulsel

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Tim karate Sulsel saat ini sudah mengamankan satu medali emas di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas)...
 

Letkol Pnb Anton Sioux Resmi Jabat Komandan Skadron Udara 11

FAJARONLINE.COM, MAROS-- Letkol Pnb Anton "Sioux" Pallaguna resmi menjadi Komandan Skadron Udara 11 Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Rabu,...
 

Dikritik Setelah Kalah di Markas Manchester City, Pelatih Napoli Bingung

FAJARONLINE.COM, MANCHESTER—Pelatih Napoli, Maurizio Sarri mengaku bingung dengan media dan fans setelah kembali dikritik usai melakukan rotasi...
 

Bareng Sri Mulyani, Nurdin Abdullah Jadi Pembicara tentang Desentralisasi di Kementerian Keuangan

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Di sela-sela kesibukannya maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah...
 

Tak Mampu Kalahkan Spurs, Zidane: Ini Sulit Diterima, Tapi.......

FAJARONLINE.COM, MADRID—Real Madrid tak mampu mengalahkan Tottenham Hotspur di matchday ketiga Liga Champions. Dalam laga yang berlangsung di...
 

REI Sulsel Pererat Silaturahmi dengan Perbankan

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Pengurus baru DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, melakukan silaturahmi ke BNI Wilayah Makassar, Rabu...
 

Gelar Konferensi Ketahanan Pangan, Unhas Hadirkan Enam Pembicara Asing

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Fakultas Pertanian dan Public Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin akan mengadakan konferensi ketahanan pangan....
 

Masih Kader Golkar, Pengamat Sebut Bisa Saja TBL Balik Arah Lawan NA

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR--Pasca Nurdin Abdul (NA) membatalkan berpaket dengan Tanribali Lamo (TBL), maka TBL bisa diincar figur lain untuk...
 

Reuni Akbar, Alumni Universitas Bosowa 45 Pertemukan Angkatan 1986 hingga 2017

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Alumni Universitas 45 Bosowa akan menggelar musyawarah besar (Mubes) untuk pemilihan ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA)....
 

REI Sulsel Bentuk Pokja NPL Tangani Kredit Macet

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, membentuk kelompok kerja (Pokja) khusus kredit macet. Ketua REI Sulsel, HM...
 

TEKNOLOGI PELAYANAN

PERKEMBANGAN teknologi semakin pesat. Terutama dalam bidang informasi. Perkembangannya telah mengubah banyak aspek kehidupan. Lepas dari dampak...
 

Buka Kursus Calon Pengantin, Kemenag Barru Kebanjiran Peserta

FAJARONLINE.COM,BARRU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barru menggelar kursus calon pengantin selama dua hari di aula Kemenag Barru. Panitia...
 

Coba Lihat Gaya Gubernur SYL saat Mattojang di Halaman Rujab

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mencoba memainkan permainan tradisional adat bugis, Mattojang, di halaman rumah jabatan gubernur Jalan Jenderal...
 

Markas Polres Selayar Terbakar, Ini Dia Foto-Fotonya

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Kantor Polres Kepulauan Selayar terbakar sekitar, pukul 04.30 wita dini hari. Kebakaran terjadi di gedung kantor bagian...
 

Pesta Ballo, Warga Maros Tewas Ditikam Teman Minum

FAJARONLINE.COM,MAROS - Warga Dusun Panagi Desa Cenrana, Kecamatan Camba Kabupaten Maros,Hamuddin (40) tewas setelah ditikam Safaruddin (21), Selasa...
 

Deng Ical Tularkan Konsep Smart City di Tidore Kepulauan

FAJARONLINE.COM - Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI tampil sebagai pembicara pada rapat kerja daerah (Rakerda) Pemerintah Kota Tidore...
 

Pengurus Baru REI Sulsel Silaturahmi Pimpinan BNI Makassar

Dari kiri; pimpinan kantor BNI Wilayah Makassar, Edy Awaluddin,Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel M Sadiq, dan Wakil Ketua Simon Rahman...
 

80 Persen, PSM Penuhi Syarat untuk Tampil di Piala AFC dan Liga Champions

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - PSSI akan kembali memanggil enam klub teratas klasemen di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (19/10/2017). Pertemuan ini untuk...
 

Kalahkan Rekor Kemenangan Besar MU, Klopp: Ini Sejarah Indah Liverpool

FAJARONLINE.COM, LIVERPOOL—Liverpool mengalahkan Maribor tujuh gol tanpa balas di matchday ketiga Grup E Liga Champions, Rabu, 18 Oktober,...
 

Sadar PSM Lawan Tangguh, Bhayangkara Fokus Tingkatkan Stamina Pemain

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Tidak hanya PSM yang memiliki persiapan minim memasuki laga pekan ke-30 Liga 1. Tim lawan, Bhayangkara FC juga...

Load More