Fajar

  Breaking News

Teknologi Kesehatan: Deteksi Aneurisme Tak Perlu Lagi Pembedahan Kepala

ILUSTRASI
Kesehatan - 15 Juli 2017, 10:10:42

FAJARONLINE.COM - Aneurisme merupakan terjadinya pembengkakan pada pembuluh darah akibat adanya kerusakan pada struktur pembuluh darah atau karena adanya kelemahan pada dinding pembuluh darah. Jika dibiarkan, aneurisme yang digambarkan seperti mata ikan pada balon ini bisa pecah.

“Kalau lokasinya di dekat batang otak, bisa fatal akibatnya. Stroke misalnya,” ujar dr Nur Setiawan Suroto SpBS, saat ditemui di RSUD dr Soetomo Jumat (14/7). Karena itu penanganan segera diperlukan agar tidak terjadi hal yang membahayakan bagi pasien.

Dokter yang akrab disapa Iwan ini pun menganjurkan untuk setidaknya sekali seumur hidup melakukan MRI. Tujuannya adalah untuk mengetahui jika ada kelainan yang terjadi di otak bisa diketahui dengan cepat. Seperti kasus aneurisme.

Jika dulu penanganan aneurisme membutuhkan pembedahan kepala, seiring perkembangan ilmu pengetahuan, hal itu tidak lagi perlu dilakukan. Cukup dengan melakukan pemasangan flow diverter dari pembuluh darah di pangkal paha, aneurisme sudah dapat di atasi.

“Metode ini minim risiko dan waktunya lebih singkat,” lanjut Iwan. Di Indonesia sendiri, belum banyak rumah sakit yang menerapkan sistem ini. RSUD dr Soetomo sendiri menjadi satu-satunya rumah sakit pemerintah yang sudah dua kali melakukan pemasangan flow diverter tersebut.

Operasi pertama juga dilakukan oleh Iwan pada bulan Oktober 2016 silam. Sedangkan operasi kedua, dilakukan pada Minggu (9/7) lalu. Meski kasusnya hampir serupa, aneurisme yang ditangani anggota Surabaya Neuroscience Institute (SneI) kali ini adalah Giant Aneurisme.

“Aneurisme itu ada tiga tingkatan. Small, Large dan Giant,” tutur Iwan. Aneurisme dikatakan small jika memiliki ukuran di bawah 3 milimeter. Jika ukurannya 10-20 milimeter disebut dengan aneurisme large. Sedangkan jika lebih dari 20 milimeter disebut dengan giant aneurisme.

“Kalau yang ini ukuran diameternya 3,12 cm. Jauh lebih besar dari yang sebelumnya hanya sekitar 1 cm,” lanjutnya. Karena ukurannya yang cukup besar, metode flow diverter pun dianggap sebagai jalan terbaik.

Dengan metode ini, pasien akan disayat kecil pada bagian pangkal paha. Tujuannya untuk memasukkan kateter yang berisi stent. Stent inilah yang nantinya berfungsi sebagai pelindung pembuluh darah agar tidak berbelok masuk ke dalam gelembung aneurisma. “Flow diverter ini tipenya self expendable stent. Jadi begitu dia dilepas dari kateter, bisa langsung mengembang sendiri,” ungkap spesialis bedah saraf tersebut.

Dalam operasi tersebut, dokter menggunakan mesin angiografi untuk melihat pergerakan kateter melalui layar. Angiografi sendiri merupakan sebuah alat untuk melihat bagian dalam tubuh manusia dengan memasukkan pewarna ke dalam pembuluh darah.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, operasi yang dijalani oleh Kartini (53) minggu lalu memang memakan waktu lebih lama. Salah satu alasannya adalah besarnya ukuran aneurisme yang ada. Ukuran ini membuat gambar yang tampak di layar seolah-olah menumpuk sehingga pembuluh darah sulit terlihat.

Selain itu, usia pasien yang sudah cukup lanjut juga menjadi kesulitan tersendiri. Pasalnya, pembuluh darah pada manusia akan semakin berkelok-kelok sehingga agak sulit untuk menyetir kateter dari pangkal paha hingga ke bagian otak.

Kartini sendiri sudah menunggu selama tiga bulan sebelum akhirnya menjalani operasi pada hari Minggu lalu. Dia merupakan pasien rujukan dari Kalimantan Tengah. Tiga hari usai menjalani operasi, Kartini pun diperbolehkan pulang pada hari Rabu (12/7).

“Sekarang saya sudah di Semarang. Lagi di rumah keponakan sebelum kembali ke Kalimantan,” ujar Kartini saat dihubungi melalui saluran telepon. Dia pun menjelaskan jika saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dibanding sebelum melakukan operasi.

“Dulu mata saya sulit untuk membuka. Sekarang ya sudah bisa, walau tetap belum secara penuh,” lanjutnya. Pusing yang dulu sering dirasakannya pun sudah tidak lagi muncul.

Ditanya tentang gejala awal saat didiagnosis aneurisme, perempuan asli Palangkaraya tersebut menjelaskan jika awalnya dia hanya pusing. Lalu lama-lama kelopak matanya menjadi sulit untuk membuka. “Saya cek ke dokter mata nggak ada masalah. Lalu kemudian saya direkomendasikan melakukan CT-Scan di rumah sakit. Dari sana baru tahu kalau ada gelembung di saraf mata,” tutur Kartini.

Karena fasilitas rumah sakit di Kalimantan Tengah masih belum memadahi, Kartini pun dirujuk ke RSUD dr Soetomo. Dia pun tidak membayar satu rupiah pun untuk operasi yang dijalani. Semua dicover oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan dana fungsional RSUD dr Soetomo. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags





Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Nurdin Abdullah Yakin Dukungan PKS Tidak Meleset

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Bakal calon gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah merasa yakin dukungan PKS kepadanya tidak akan meleset untuk...
 

Target Menang di Palopo, Rekomendasi Golkar Jatuh ke Tangan JA

FAJARONLINE.COM, PALOPO -- Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid akan menyerahkan rekomendasi kepada Wali Kota Palopo, HM Judas Amir (JA) di GOR...
 

Ini Ungkapan Sedih Peter Cech untuk Kiper Persela

FAJARONLINE.COM - Choirul Huda telah tiada. Namun nama mendiang kiper Persela Lamongan itu masih saja ditulis banyak orang. Bintang-bintang sepak...
 

Peserta dari Daerah Antusias Ikut Pesta Pelajar Zetizen 2017

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Dua pekan lagi event Pesta Pelajar Zetizen FAJAR akan dilaksanakan. Saat ini, sekolah yang sudah mendaftar sudah...
 

Kepala Inspektorat Ingatkan Pilkada, Tetap Jaga Keamanan

FAJARONLINE.COM,PALOPO - Peringatan Hari Kesadaran Nasional lingkup Pemkot Palopo digelar di halaman kantor gabungan dinas, Jalan Masjaya, Selasa...
 

Pendamping AIM di Polman, Golkar Sodorkan Dua Nama

FAJARONLINE.COM, POLEWALI-Partai Golkar sudah memberikan dukungan ke petahana Andi Ibrahim Masdar (AIM) untuk maju di Pilbup Polman. Namun soal...
 

Nurdin Halid: Paket Latif-Usman Marham Saling Melengkapi

FAJARONLINE.COM,PINRANG - Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid memastikan paket Abdul Latif-Usman Marham sudah final. Pasangan bakal calon bupati...
 

Setor Pajak Rp10,2 Miliar, Angkasa Pura Dapat Penghargaan Pemkab Maros

FAJARONLINE.COM,MAROS - PT Angkasa Pura I (Persero) mendapat penghargaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Maros, Selasa (17/10/2017) di Lapangan...
 

Dijanji Listrik Akhir 2017, Warga Tiga Desa di Pinrang Berharap PLN Tak Ingkar

FAJARONLINE.COM -- Tiga desa terpencil di Kecamatan Lembang bakal diterangi tahun ini. Targetnya, Desember listrik desa-desa di wilayah pegunungan...
 

Setelah Gerindra, Nurdin Abdullah Temui Elite PKS Sulsel

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Jelang kegiatan jalan sehat Sulsel Jaya pada 22 Oktober sekaligus dirangkaikan deklarasi pasangan, Nurdin Abdullah...
 

BPBD Cari Solusi Banjir di Desa Wara

FAJARONLINE.COM,LUWU UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara, Sabtu kemarin memantau beberapa titik yang menjadi...
 

Kiki Farel Tewas Setelah Mabuk-mabukan

FAJARONLINE.COM - Nyawa Kiki Farel tak tertolong. Usai menenggak minuman keras bersama dua rekannya; Jujun Junaedi (17) dan Arifin (16), dia tewas....
 

Peluang Lolos ke Piala Dunia Besar, Ini 4 Calon Lawan Italia di Babak Playoff

FAJARONLINE.COM, TURIN—Italia berpeluang besar lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia tahun depan. Berdasarkan...
 

Peringatan Korea Utara: Perang Nuklir Bisa Terjadi Kapan Saja

FAJARONLINE.COM, WASHINGTON—Korea Utara telah mengirimkan peringatan yang mengkhawatirkan kepada dunia dengan mengatakan bahwa perang nuklir...
 

Tiket Hanya 53 Ribu, Golkar Target Peserta Jago 253 Ribu

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-53 di Makassar, panitia menyiapkan ribuan hadiah hingga miliaran...
 

Kisah Sahabuddin, Polisi Penjinak Orang Gila yang Dapat Penghargaan Kapolri

Awalnya Nyaris Celaka, Kini Enam Belas Orang Sudah Sembuh Jiwa Ragaku demi Kemanusiaan. Motto Korps Brimob ini dipegang teguh Bripka Sahabuddin yang...
 

Serahkan Berkas pada Hari Terakhir, PKPI Optimis Dapat Kursi di DPRD Barru

FAJARONLINE.COM,BARRU - DPK PKPI Kabupaten Barru daftar ke KPU pada detik-detik terakhir. Berkas diantar langsung Ketua DPK PKPI, Herdiman Tabi yang...
 

Singgah Salat Magrib, NH Sumbang Rp100 Juta untuk Masjid Al Fitrah di Sidrap

FAJARONLINE.COM,SIDRAP - Kedermawanan Nurdin Halid kembali diperlihatkan saat singgah salat magrib bersama Bupati Sidrap, Rusdi Masse di Masjid Al...
 

Petugas Avsec Bandara Sulhas Gagalkan Pengiriman Detonator ke Palu

FAJARONLINE.COM,MAROS-- Petugas Avsec kembali mengamankan paket yang diduga berisi detonator bom Senin malam (16/10/2017) di Regulated Agent (RA)...
 

Foto Salam Sulsel Baru Beredar di Grup WA, Tanribali: Saya Masih di NA, Itu Hanya Silaturahmi

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Salam Sulsel Baru identik dengan salam yang digunakan pasangan calon Nurdin Halid (NH)-Aziz Qahar Mudzakkar sebagai Bakal...
 

Ngeri yang Bikin Penasaran

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR--Yuhuuu guys, siapa nih yang doyan ke bioskop? Film bergenre horor tampaknya menjadi tren yang meraup banyak penonton...
 

Atraksi Pakai Motor Listrik, Gubernur SYL Bonceng Tiga Gadis ABG

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mencoba mobil dan motor listrik di kompleks rumah jabatan gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa...
 

Semua Komoditas Ekspor Sulsel Turun

FAJARONLIN.COM, MAKASSAR - Neraca perdagangan Sulsel kembali defisit. Periode Januari-Agustus, defisit Sulsel sebesar USD25,57 atau Rp336 milliar....
 

Siap Menangkan NH-Aziz, Ini Daftar Kepala Daerah yang Berkumpul di Sidrap Tadi Malam

FAJARONLINE.COM,MAKASSAR - Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid (NH) bersama Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) mengumpulkan sejumlah...
 

Gaya Hidup Uang Eletronik Jadi Pendapatan Baru Perbankan

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR — Era uang elektronik tidak bisa ditolak. Pengguna jalan tol mulai “dipaksa” membayar pakai uang...

Load More