Fajar

  Breaking News

Rebutan Tempat Duduk, Orang Tua Paku Tas Anak di Meja Sekolah

Tas dipaku dan lakban di meja sekolah demi mendapatkan posisi bagus.

FAJARONLINE.COM - SDN 1 Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, mendadak ramai dalam beberapa hari terakhir. Sekolah di wilayah timur Cirebon (WTC) tersebut didatangi orang tua siswa.

Bukan untuk mendaftar anak-anak mereka, tapi membooking tempat duduk agar putra-putrinya nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dimulai hari ini (17/7). Mereka juga tak ingin rebutan tempat duduk yang bias terjadi di hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM).

Fenomena tersebut dilakukan orang tua siswa setiap akan memulai masuk sekolah. Para orang tua mengklaim, tempat duduk di kelas yang baru bisa memotivasi putra-putrinya dalam belajar.
“Kalau pertama masuk sekolah itu serba baru. Buku baru, seragam baru, sepatu baru, dan yang jelas tempat duduk juga harus baru,” kata Inayah, salah satu orang tua siswa saat dijumpai Radar Cirebon (Grup FAJARONLINE.COM) bernama Fawaz Isfahan Musyafa, kemarin.

Fawaz yang kini kelas V memilih tempat duduk berbeda saat di kelas IV. Inayah berharap, putra pertamanya itu bisa lebih baik di tempat duduk baru. “Alhamdulillah kemarin ranking 1. Semoga di tempat duduk baru bisa mempertahankan rankingnya,” ujarnya.

Pihak sekolah sendiri sudah terbiasa dengan sikap orang tua siswa yang memilih sendiri tempat duduk anak-anaknya. Salah satu guru SDN 1 Dompyong Wetan, Arief Bahtiar, mengatakan tempat duduk dari kelas I sampai VI dua pekan lalu sudah dibooking orang tua siswa. Para orang tua siswa, kata dia, membawa putra-putrinya ke sekolah sambil membawa tas untuk memilih tempat duduk sendiri.

Setelah menentukan sendiri, tas yang dibawa ditaruh di meja. Agar tempat duduknya tidak disambar siswa lain, orang tua yang datang memaku tas di meja yang dipilih. Tak hanya itu, ada juga orang tua yang menulis nama anaknya pada kertas, lalu di tempelkan pada meja yang dipilih. “Orang tua banyak yang datang untuk booking tempat duduk. Bahkan ada yang sebulan yang lalu sudah pesan tempat duduk,” ungkapnya.

Pantauan hingga tadi malam, masih ada orang tua yang datang ke sekolah sambil membawa anaknya mencari tempat duduk. Seperti yang dilakukan Jaja, orang tua Dara yang duduk di kelas III. “Teman-teman Dara melakukan hal yang sama, memilih tempat duduk di sekolah. Jadi, anak saya ini ikut-ikutan. Ya mau nggak mau harus diturutin. Kalau nggak ya nangis,” katanya.

Selain di SDN 1 Dompyong Wetan, masih ada beberapa sekolah melakukan hal yang sama. Hal itu dilakukan karena para orang tua berharap anak-anaknya rajin belajar di tempat pilihan sendiri.

Hari ini memang menjadi hari pertama di mana anak didik kembali ke sekolah. Bukan hanya anak sekolah saja yang antusias menyambut hari pertamanya masuk sekolah, sederet orangtua juga megaku memiliki persiapan khusus untuk mendukung sang anak masuk sekolah di hari pertama.

Salah satunya dilakukan Itta (30) warga Mundu, Kabupaten Cirebon. Sebelumnya, anak pertamanya telah memasuki pendidikan PAUD, di tahun ini sang anak memasuki jenjang TK. Di awal masuk tahun ajaran baru ini, ia pun berusaha memberikan gambaran kalau TK tidak jauh berbeda dengan PAUD.

Sebisa mungkin ia memberikan cerita positif agar sang anak merasa enjoy. Ia berusaha memberikan pemahaman di TK nanti sang anak masih tetap bisa bermain dan bertemu teman-teman. Di hari pertama masuk sekolah, ia juga memantau sang. "Kalau hari pertama biasanya nemenin, karena pasti dia asing. Tapi sekadar mantau saja, karena kebetulan anak saya juga lumayan berani," ungkapnya.

Hal serupa pun dilakukan oleh Ade Nursupriyatni (39) warga Griya Caraka, Kabupaten Cirebon. Sedari kecil ia membiasakan sang anak untuk berani berbicara di depan banyak orang. Entah itu di depan saudara-saudara ataupun sekadar di depan ia dan sang suami sebagai orang tuanya. Menurutnya, di awal masuk sekolah, setiap anak ada rasa gugup, satu hari sampai dua hari pasti masih harus ditemani orang tua. "Di hari ketiga saya membiasakan anak saya untuk tidak ditemani lagi. Dan menurut saya itu cukup efektif untuk melatih kepercayaan diri kepada anak," tuturnya.

Sementara itu, Iis Siti Aisyah (44) mengaku pengarahan bagi sang anak sangat dibutuhkan ketika akan mengahadapi hari pertama masuk sekolah. Meski di tahun ini sang anak memasuki SMA, ia tetap memberikan pengarahan pada sang anak. Membekali bagaimana harus bersikap di jenjang sekolah yang leih tinggi dari sebelumnya tersebut.

"Saya memberikan pengarahan dan petunjuk bagaimana supaya bisa tenang di lingkungan sekolah yang baru nanti. Di antaranya bagaimana bersikap kepada guru, teman-teman yang baru, dan lingkungan sekolah," pungkasnya. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Agustus, Ancol Sajikan Beragam Kegiatan Menarik

Pariwisata | 4 jam lalu
 

PMII STAI DDI Maros Helat Mapaba

Pendidikan | 4 jam lalu
 

IKA SMADA Rapat Kerja di Hotel Dalton

Metropolis | 4 jam lalu
 

Figur Lama Dominasi Pilwalkot Palopo 

Pilwalkot Palopo 2018 | 5 jam lalu
 

Cewek Ini Mau Saja Sekamar dengan Tiga Pria di Indekosnya, Pakai...

Peristiwa | 5 jam lalu
 

Komunitas Gowa Max Bakal Jajal Kabupaten Bone

Gowa | 5 jam lalu
 

Guru SLBN 1 Wajo Raih Penghargaan Nasional

Pendidikan | 5 jam lalu
 

Polsek Camba Lakukan Patroli, Warga Malah Keluhkan Masalah Listrik

Maros | 5 jam lalu
 

Usai Begal Gojek, Pria Ini Ditemukan Mengapung di Kanal

Peristiwa | 5 jam lalu
 

Sembilan Bakal Calon Bakal Paparkan Visi-Misi di PKB Wajo

Pilkada Wajo 2018 | 6 jam lalu
 

Jelang Iduladha, Lalu Lintas Ternak Diperketat

Maros | 6 jam lalu
 

Stok Hewan Kurban Dijamin Aman Hadapi Lebaran Haji

Maros | 6 jam lalu
 

Empat Klub Sepak Bola Bersaing di Trofeo Labuaja

Maros | 6 jam lalu
 

Prof Tahir Kasnawi: MDGs Indonesia Terkendala Narkoba dan Persoalan...

Nasional | 6 jam lalu
 

Perolehan Medali Sementara SEA Games 2017: Indonesia Posisi 5

All Sportif | 7 jam lalu
 

Warga Masale Juara Sepeda Lambat Harian FAJAR, Ini Keunikannya

Metropolis | 7 jam lalu
 

Endejip Enrekang Siapkan Rute Berlumpur untuk Lintasan Offroad

Enrekang | 7 jam lalu
 

Salim Tantang AIM di Pilbup Polman, Begini Komentar ABM

Sulawesi Barat | 7 jam lalu
 

Lahir saat HUT RI, Diberi Nama M Bilal Dirgantara

Polman | 7 jam lalu
 

Aneh... Habiskan Rp2 Miliar, Gedung Kantor Camat Tinggimoncong Tak...

Gowa | 7 jam lalu
 

Judas Amir: Mari Selesaikan Masalah dengan Diskusi

Palopo | 8 jam lalu
 

Innalillah... Tubuh Pelajar Bone Ditemukan Terbujur Kaku, Begini...

Peristiwa | 8 jam lalu
 

Geram Jalanan Masih Rusak, Warga Sinjai Borong Tanam Pisang di Tengah...

Peristiwa | 8 jam lalu
 

Bakal Maju di Jateng, Mantan Menteri ESDM Kritik Kondisi Politik Saat...

Politik | 8 jam lalu
 

Arebal Kontra Amin Polhut 62 Berakhir Imbang

Sepakbola Nasional | 8 jam lalu

Load More