Fajar

  Breaking News

I Love Monday: Berasa Maknyusss

UDIN selalu ingin merasakan sesuatu yang baru. Oleh karenanya, akhir pekan lalu, dia tak lagi ke warung langganannya yang bisa bayar pakai kas bon.

Karyawan honor di perusahaan di perusahaan Maju Terus Pantang Mundur (Jurus Panjur) ini, mau "naik kelas". Makanya, saat libur, dia bela-belain diri ke restoran yang baru buka di kota tempatnya tinggal.

Saat tiba di resto baru itu, pria perlente bak pengusaha tajir ini disodori daftar menu. Di sini, daftar menunya terdiri dari sepuluh jenis makanan dan minuman. Semuanya mirip bahasa Perancis dan Italia.

Ada menu Tarte Tartin, Chateau de Tartin, Gratin Dauphinois, Creme Brulee, Coq au Vin, Soupe a l'oignon. Tak ketinggalan menu Roujaxe d’Oleque, Café a la Tobruq, Cappuccino D'sarabba, hingga Naxis Geaux Rain.

Pada bagian lain daftar menu tertulis Special Menu Today: Vouz vour que tans Noir. Sementara di bagian paling bawah daftar itu ada tulisan yang cukup mencolok: Hab Maks Jangx Lufx Byaour.

Setelah membaca daftar menu, meski masih bingung, Udin akhirnya memilih Chateau de Tartin, dan Naxis Geaux Rain, serta menu istimewa hari itu; Vouz vour que tans Noir. Hanya sepelemparan batu kemudian, datanglah pesanan dimaksud.

Sebelum makan, Udin terlebih dulu selfie dengan latar belakang pesanannya, lalu meng-upload foto-foto itu ke medsosnya. Banyak yang meresponnya. Rerata membalas dengan gambar jempol.

Nah, karena keasyikan update status, makanan menjadi dingin. Padahal makanan tersebut sangat nikmat jika dimakan ketika masih hangat. So, jadilah makanan maknyussss itu jadi nikmat sebatas jempol.

Di statusnya, Udin tak memersoalkan harga makanan dan minuman (Mamin) yang tiga kali lipat dari harga di warung langganannya. Baginya, yang penting bisa merasakan nikmatnya makan di restoran berkelas.

Usai makan, pelayan resto mendatanginya menanyakan penilaian terhadap pelayanan dan menu yang telah disantap si doi. Menjawab survei itu, gak pake lama alias GPL, Udin langsung menjawab singkat; Berasa Maknyusss.

"Hmmm, sama persis rasanya di warung Ibu Nunnung. Lesat," komennya lagi.
Sepeninggal petugas yang melakukan survei terhadap dirinya, dalam hati Udin bertanya-tanya kemungkinan adanya hubungan antara warung pinggir jalan langganannya dengan resto berkelas Perancis - Italia yang baru buka di kotanya itu.

Setelah tanya kiri - kanan dia akhirnya menemukan jawabannya. Ternyata pemilik warung langganannya, adalah owner resto berkelas itu. Hanya saja, di resto itu tertulis nama owner Non Nun Beatrix, sementara di warung tertulis pemilik Nunnung Beetsy.

Tak hanya itu, belakangan Udin tahu kalau makanan yang dinikmatinya saat itu, nyaris sama persis dengan menu di warung langganannya. Chateau de Tartin adalah sate bakar, Naxis Geaux Rain (nasi goreng), serta menu istimewa Vouz vour que tans Noir, tak lain adalah Ketan Serundeng alias Songkolo Bagadang.

Bahan baku boleh sama, nama menu beda. Pada akhirnya, jika dibandingkan, harga di warung jauh lebih murah ketimbang price di resto. Itulah strategi Non Nun Beatrix, yang di warung tertulis Nunnung Beetsy.

Pantas saja, semua makanan dan minuman di resto "Internasional" itu dirasakan Udin sangat cocok dan berasa maknyusss di lidah dan tenggorokannya.

Tapi eitsss, mau tahu arti tulisan Hab Maks Jangx Lufx Byaour yang terdapat di bagian bawah daftar menu? Ternyata, ini artinya: Habis Makan Jangan Lupa Bayar!
Oh la, la, la... (kritik - saran, WA 08124222468)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Nyaris Kalah, Pep Guardiola Malah Bilang: Ini Salah Satu Hari Terindah

Liga Inggris | 12 menit lalu
 

Ichsan Yasin Limpo Garap Disertasi Doktor di Jepang dan Korea

Pilgub Sulsel 2018 | 53 menit lalu
 

STKIP Muhammadiyah Buka Kursus Bahasa Inggris untuk SD hingga SMA

Barru | 1 jam lalu
 

Setelah NH-Aziz, PPP Djan Faridz Terbitkan Rekomendasi untuk Ilham...

Pilkada Bantaeng 2018 | 1 jam lalu
 

Prajurit TNI AU Se-Makassar Ikut Sosialisasi Manfaat Asabri

Peristiwa | 1 jam lalu
 

VIDEO: Suasana JCH Pangkep yang Rombongannya Meninggal Dunia

Liputan Haji | 2 jam lalu
 

Bek Napoli Khawatir Balotelli Singkirkan Mereka di Liga Champions

Liga Champion | 2 jam lalu
 

PKM Unhas Andalkan Cabai Katokkon di Pimnas 2017

Pendidikan | 2 jam lalu
 

CEO Milan Sudah Akhiri Belanja Milan

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Kamis, Polisi Ungkap Bukti Mengejutkan tentang Ayah Bayi Ajaib di...

Enrekang | 2 jam lalu
 

Dapat Bantuan 10 Paket Buku, Perpustakaan Enrekang Terkendala Dana

Enrekang | 2 jam lalu
 

Wakil Wali Kota Makassar Jadi Pembicara di Bau-Bau

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Pengembangan Peternakan Bone Dapat Rekor MuRI

Feature | 2 jam lalu
 

Hanya Bermodal Satu Kursi, PDIP Enrekang Pungut Biaya Survei Rp8 Juta...

Pilkada Enrekang 2018 | 2 jam lalu
 

PKK Makassar Gelar Lomba Masak Beragam Menu dengan Biaya Maksimal...

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Istri Danlanud Ajak Guru dan Pengurus Yasarini Outbound di Galesong

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Karakterisasi Nilai Juang di Sekolah

Opini | 2 jam lalu
 

Diserang Lewat Media Sosial, Tim NH-Aziz : Mereka Lagi Panik

Pilgub Sulsel 2018 | 2 jam lalu
 

Modal Sosial sebagai Amunisi Pembangunan

Opini | 3 jam lalu
 

Akhir September, Indomarco Gelar Funbike dan Senam Sehat

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Terima PSMTI, Syahrul Minta Ekonomi Dijaga

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Enrekang Boyong Sepuluh Atlet ke Pra Porda Tenis Meja

Enrekang | 3 jam lalu
 

Jemaah Haji yang Pingsan di Asrama Sudiang Akhirnya Meninggal di RS...

Liputan Haji | 3 jam lalu
 

Iniesta: Saya Bisa Meninggalkan Barcelona

Liga Spanyol | 3 jam lalu
 

Pemainnya Ngotot ke Juventus, Ini Kata Presiden Lazio

Liga Italia | 3 jam lalu

Load More