Fajar

  Breaking News

Mitra Kukar Siapkan Parkir Bus, Pemain PSM Mesti Lebih Kreatif

Mitra Kukar bakal menerapkan parkir bus saat meladeni PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta.

FAJARONLINE.COM - Mitra Kukar akan memainkan skema permainan bertahan saat menantang PSM di Stadion Andi Mattalatta, Senin (7/8/2017). Melalui skema ini mereka berharap dapat mencuri poin.

Kemarin, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Jorge Gotor cs melakukan simulasi bertahan. Pressure ketat, disiplin dalam bertahan dan tidak melakukan kesalahan menjadi fokus utama.

Maklum, Mitra Kukar yang awalnya tampil impresif dan tercatat sebagai tim dengan efektivitas tembakan paling baik dibanding PSM dan Madura United, justru kedodoran di akhir putaran pertama.

Para penggawa tim berjuluk Naga Mekes itu harus kebobolan 32 gol. Atau defisit enam gol. Karena itu, di putaran kedua mereka tidak ingin lagi menjadi bulan-bulanan atau diberondong gol.

"Saya kira pemain sudah banyak mendapat pelajaran di putaran pertama," kata Karteker Mitra Kukar, Sukardhi melalui ponselnya kemarin. Diakuinya, membenahi lini belakang mutlak dilakukan.

Tanpa lini pertahanan yang baik, timnya bisa saja kebobolan lebih banyak. Karena itu, mereka akan fokus bertahan. "Saya sudah bertekad untuk membenahi lini belakang," beber pria yang akrab disapa Kardok ini.

Dikutip dari data JP-Statoskop, performa lini tengah Mitra Kukar memang sangat baik. Dimotori Mohammed Sissoko dan Bayu Pradana, mereka menguasai lapangan 23 persen per laga.

Kedua pemain ini juga sangat disiplin menjaga kedalaman pertahanannya. Bayu Pradana tercatat 21 kali berhasil memotong suplai bola lawan, sedangkan Sissoko melakukannya 19 kali.

Saat bertahan keduanya juga dikenal sangat lugas. Tidak ada kompromi. Terpenting adalah menutup pergerakan lawan. Makanya Bayu Pradana mencatat pelanggaran 47 kali dan Sissoko, 25 kali.

Saat menyerang, Sissoko juga banyak berperan dengan memberi umpan ke lini depan. Total umpan dalam kontribusi tim, 618 kali dan Bayu Pradana dengan 591 kali. Keduanya juga bagus dalam melakukan pemulihan bola. Keduanya juga baik dalam melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Legenda PSM, Syamsudin Umar mengatakan, tim lawan memang berbenah. Hanya saja, laga kontra Mitra Kukar harus menjadi laga move on bagi PSM untuk kembali ke jalur kemenangan.

Kekuatan lini tengah dan kecepatan pemain sayap harus kembali jadi momok mematikan bagi tim lawan. "Kekuatan tim sejak awal musim ada di sektor ini. Kekuatan ini harus dimaksimalkan," harapnya.

Pelatih yang sukses mengantar PSM juara di era perserikatan tahun 1999/ 2000 itu menjelaskan kehadiran Zulham Zamrun bisa menambah kreativitas di sisi sayap tim.
"PSM sudah kuat di tengah tinggal bagaimana sisi sayap membantu untuk memberi ruang gerak pemain lain lepas dari penjagaan. Sekaligus jadi pemain pendobrak membongkar pertahanan lawan," jelasnya. (tam)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Nyaris Kalah, Pep Guardiola Malah Bilang: Ini Salah Satu Hari Terindah

Liga Inggris | 14 menit lalu
 

Ichsan Yasin Limpo Garap Disertasi Doktor di Jepang dan Korea

Pilgub Sulsel 2018 | 55 menit lalu
 

STKIP Muhammadiyah Buka Kursus Bahasa Inggris untuk SD hingga SMA

Barru | 1 jam lalu
 

Setelah NH-Aziz, PPP Djan Faridz Terbitkan Rekomendasi untuk Ilham...

Pilkada Bantaeng 2018 | 1 jam lalu
 

Prajurit TNI AU Se-Makassar Ikut Sosialisasi Manfaat Asabri

Peristiwa | 1 jam lalu
 

VIDEO: Suasana JCH Pangkep yang Rombongannya Meninggal Dunia

Liputan Haji | 2 jam lalu
 

Bek Napoli Khawatir Balotelli Singkirkan Mereka di Liga Champions

Liga Champion | 2 jam lalu
 

PKM Unhas Andalkan Cabai Katokkon di Pimnas 2017

Pendidikan | 2 jam lalu
 

CEO Milan Sudah Akhiri Belanja Milan

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Kamis, Polisi Ungkap Bukti Mengejutkan tentang Ayah Bayi Ajaib di...

Enrekang | 2 jam lalu
 

Dapat Bantuan 10 Paket Buku, Perpustakaan Enrekang Terkendala Dana

Enrekang | 2 jam lalu
 

Wakil Wali Kota Makassar Jadi Pembicara di Bau-Bau

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Pengembangan Peternakan Bone Dapat Rekor MuRI

Feature | 2 jam lalu
 

Hanya Bermodal Satu Kursi, PDIP Enrekang Pungut Biaya Survei Rp8 Juta...

Pilkada Enrekang 2018 | 2 jam lalu
 

PKK Makassar Gelar Lomba Masak Beragam Menu dengan Biaya Maksimal...

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Istri Danlanud Ajak Guru dan Pengurus Yasarini Outbound di Galesong

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Karakterisasi Nilai Juang di Sekolah

Opini | 2 jam lalu
 

Diserang Lewat Media Sosial, Tim NH-Aziz : Mereka Lagi Panik

Pilgub Sulsel 2018 | 2 jam lalu
 

Modal Sosial sebagai Amunisi Pembangunan

Opini | 3 jam lalu
 

Akhir September, Indomarco Gelar Funbike dan Senam Sehat

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Terima PSMTI, Syahrul Minta Ekonomi Dijaga

Peristiwa | 3 jam lalu
 

Enrekang Boyong Sepuluh Atlet ke Pra Porda Tenis Meja

Enrekang | 3 jam lalu
 

Jemaah Haji yang Pingsan di Asrama Sudiang Akhirnya Meninggal di RS...

Liputan Haji | 3 jam lalu
 

Iniesta: Saya Bisa Meninggalkan Barcelona

Liga Spanyol | 3 jam lalu
 

Pemainnya Ngotot ke Juventus, Ini Kata Presiden Lazio

Liga Italia | 3 jam lalu

Load More