Fajar

  Breaking News

23 Tewas dan 20 Kritis Dalam Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Perbatasan Suriah-Yordania

Bom mobil yang meledak Mei lalu/Albawaba

NASIB, FAJAR—Sebuah bom bunuh diri di Suriah selatan dekat perbatasan Yordania menewaskan lebih dari 23 pejuang pemberontak dan melukai puluhan lainnya. Insiden itu terjadi pada hari Jumat waktu setempat.

 

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, pembom tersebut meledakkan sebuah sabuk peledak di sebuah pangkalan yang digunakan oleh Jaish al-Islam di dekat perbatasan Nasib.
"Sebagian besar dari 23 pemberontak yang tewas berasal dari Jaish al-Islam. Puluhan orang terluka, termasuk 20 dalam kondisi kritis," kata Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman dikutip dari Albawaba.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun militan yang terkait dengan kelompok Negara Islam telah menyerang pemberontak di Suriah selatan.

Sebuah video yang dilihat oleh Reuters, yang tidak dapat diverifikasi secara independen, mengklaim menunjukkan setidaknya belasan orang luka parah di lantai berkarpet.

Jaish al-Islam, yang didukung oleh Arab Saudi, adalah kelompok pemberontak utama dalam konflik tersebut dan telah lama mendominasi daerah pinggiran Damaskus Ghouta Timur. Kota terdekat Nasib adalah bagian dari empat zona "de-eskalasi" yang disepakati pada bulan Mei antara Rusia, Turki dan Iran dalam perundingan damai di Kazakhstan.

Zona tersebut telah ditinggalkan ribuan warga sipil setelah rezim Suriah merebut kembali daerah itu.
Konflik Suriah dimulai ketika rezim Baath, yang berkuasa sejak 1963 dan dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad, menanggapi dengan kekuatan militer demonstrasi damai yang menuntut reformasi demokratis selama gelombang pemberontakan Arab Musim Semi, yang memicu pemberontakan bersenjata yang didorong oleh pembelotan massal dari Tentara Suriah

Taktik brutal yang dilakukan terutama oleh rezim tersebut, yang mencakup penggunaan senjata kimia, pengepungan, eksekusi massal dan penyiksaan terhadap warga sipil telah menyebabkan dilakukannya penyelidikan kejahatan perang. (amr)

Author : amir

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Diundang Kejari Sosialisasi Dana Desa, Begini Respons Kades

Bone | 8 menit lalu
 

Begini Pujian Sultan Palembang Saat Tahu NA Mencalonkan Diri

Pilgub Sulsel 2018 | 19 menit lalu
 

Membangun Kesadaran Pelayan Publik

Opini | 40 menit lalu
 

Serapan Anggaran Rendah, Pemkab Tator Kena Denda Rp5 Miliar

Tana Toraja | 44 menit lalu
 

Geledah Kantor PT Cahaya Insani Persada Tiga Jam, Polisi Dapat Barang...

Peristiwa | 46 menit lalu
 

Berkas Dijemput, e-KTP Diantar ke Rumah

Feature | 49 menit lalu
 

Jonatan Bawa Indonesia Unggul 1-0 Atas Malaysia di Final Bulutangkis...

All Sportif | 55 menit lalu
 

Mahasiswa Ners UIM Siap Bersaing di Dunia Kerja

Pendidikan | 1 jam lalu
 

24 Pengcab Tenis Meja Berebut 11 Tiket ke Porda Pinrang 2018

| 1 jam lalu
 

Kantornya Digeledah, Kepala Kantor Kemenag Sulsel Kaget dan Langsung...

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Pacquiao Prediksi Duel Membosankan dan Mayweather Menang Atas McGregor

All Sportif | 2 jam lalu
 

Selain Kantor Kemenag Sulsel, Kantor Milik PT Cahaya Insani Persada...

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Transaksi Online Bakal Kena Pajak, UMKM Paling Merasakan Dampaknya

Ekonomi | 2 jam lalu
 

Angkutan Umrah Citilink Tumbuh 54 Persen

Ekonomi | 2 jam lalu
 

Mantan Gubernur Sulsel Hadiri HUT PPAU di Makoopsau II

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Mengejutkan, Amanah Kunci 35 Persen Kursi di DPRD Wajo

Pilkada Wajo 2018 | 2 jam lalu
 

Maju di Pilkada Sinjai, Putra HM Roem akan Intens Tudang Sipulung

Pilkada Sinjai 2018 | 2 jam lalu
 

Rafinha Minta Milan Mengeluarkannya dari Camp Nou

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Mahasiswa Sulbar Minta Penangguhan Penahanan terhadap Pelaku...

Mamuju | 2 jam lalu
 

Preview Indonesia vs Kamboja: Tentukan Nasib Sendiri dengan Pesta Gol

Sepakbola Internasional | 2 jam lalu
 

Lulus Seleksi Akademik, 70 Cakep Ikut Diklat di LPMP Sulsel

Luwu Timur | 2 jam lalu
 

Inter Kesulitan Uang, AS Roma Coba Goda Schick

Liga Italia | 2 jam lalu
 

Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel Geledah Kantor Kemenag Sulsel

Peristiwa | 2 jam lalu
 

Pengantar JCH Asal Jeneponto Selalu Membeludak, Katanya Itu Salah...

Liputan Haji | 2 jam lalu
 

Terbukti Menipu, Dimas Kanjeng Divonis Setengah dari Tuntutan Jaksa

Hukum | 2 jam lalu

Load More